- 5 Sep 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 14 Feb
NAMANYA Frans Bisman. Dia bukan asli Sulawesi Utara. Hanya saja pada awal tahun 1946 dia sedang berada di Manado. Dengan berseragam hijau militer sebagai bintara tentara kolonial yang sedang dibangun kembali, Koninklijk Nederlandsch Indische Leger (KNIL), Bisman adalah serdadu yang ikut Perang Dunia II.
“Bisman dalam Perang Dunia ke-2 mendapat latihan intelijen di Australia dan sering turut dalam kapal selam Sekutu untuk dilepaskan di perairan daerah musuh untuk mencari tahu kekuatan tentara Jepang,” tulis Ben Wowor dalam Sulawesi Utara Bergolak: Peristiwa Patriotik Merah-Putih, 14 Pebruari 1946 dalam Rangka Revolusi Bangsa Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















