- 20 Jul 2022
- 2 menit membaca
Diperbarui: 28 Mar
TIGA teroris ditembak mati. Dalam waktu tiga menit, pasukan antiteror Kopassandha pimpinan Letkol Sintong Panjaitan menyerbu pesawat Garuda DC-9 "Woyla" yang dibajak. Sementara itu, dua pembajak lainnya mencoba kabur di tengah kerumunan penumpang. Bandara Don Mueang pada dini hari 31 Maret 1981 itu dilanda suasana mencekam.
Jurnalis Hendro Subroto dalam biografi Sintong Panjaitan: Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando menyebut pembajak bernama Abu Sofyan menyelinap di antara penumpang. Ia berupaya membaur bersama penumpang yang meninggalkan kabin. Tetapi malang baginya, tiga orang mantan sandera menudingnya sebagai pembajak.
Abu Sofyan berlari menjauh dari pesawat untuk menyelamatkan diri. Salah seorang anggota Kopassandha melepaskan tembakan dengan senapan serbu M16A1. Abu Sofyan langsung tersungkur di apron. Ia tewas seketika.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















