top of page

Teroris Hendak Membajak Pesawat Garuda DC-9 “Woyla” Sampai Sri Lanka

Situasi darurat bernegosiasi dengan pembajak pesawat. Adu siasat mengulur-ulur waktu sementara operasi militer sedang menunggu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pesawat Garuda "Woyla" yang dibajak pada 28--31 Maret 1981. Tampak pimpinan pembajak bernama Mahrizal berdiri di atas pesawat. (Sumber: Suratkabar "The Nation Review", 30 Maret 1981)

15 Jul 2022
4 menit membaca

Diperbarui: 1 Apr

KEPALA Bakin (kini BIN) Jenderal Yoga Soegama berang bukan kepalang. Bagaimana tidak, Pesawat Garuda DC-9 “Woyla” jurusan Jakarta-Palembang-Medan yang sedang transit di Bandara Bayan Lepas, Penang, Malaysia dibajak sekelompok teroris. Celakanya, kedutaan Indonesia di Malaysia sedang kosong sehingga tidak ada yang dapat dihubungi. Kekesalan itu ditumpahkan Yoga kepada B.S. Arifin, Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri.  


“Buatkanlah suatu cara dan kebiasaan menghadapi keadaan darurat. Saya tidak meminta para duta besar harus selalu ada di tempat tugas. Juga wakilnya. Tapi setidak-tidaknya kalau hendak bepergian tinggalkanlah pesan, tinggalkanlah petunjuk di mana mereka bisa dihubungi. Bisa dikontak,” kata Yoga mengeluh seperti dikutip B. Wiwoho dalam Operasi Woyla: Sebuah Dokumen Sejarah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page