- 9 Jun 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 25 Apr
TAMAN margasatwa pertama di Jakarta adalah Taman Botani dan Zoologi Batavia (Batavia’s Planten en Dierentuin) yang didirikan pada 1864 di Cikini. Raden Saleh, sang empunya tanah partikelir luas di Cikini, menghibahkan pekarangan rumahnya untuk dijadikan Taman Botani dan Zoologi.
Pekarangan rumah Raden Saleh digunakan sebagai taman yang dikenal sebagai wahana pengembangan tumbuhan, hewan, pertanian, holtikultura, dan perawatan hewan. Keasrian Taman Botani dan Zoologi jadi dambaan. “Para pelancong pasti tertarik pada Taman Botani dan Zoologi di Cikini,” tulis Susan Blackburn dalam Jakarta: Sejarah 400 Tahun.
Siang hari para pelancong biasanya menikmati Taman Botani dan Zoologi dengan berjalan-jalan atau sekadar duduk di antara barisan pepohonan besar. Kala senja menyapa, lampu gas, yang sejak 1860-an berhasil mengusir gelap di Batavia, menerangi area Taman Botani dan Zoologi. Menurut tulisan pengunjung yang dikutip Susan Blackburn, malam hari di Taman Botani dan Zoologi hanya terdengar suara jangkrik, roda gerobak yang berputar, dan suara seruling.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















