top of page

Toleransi Beragama Gubernur Jenderal Joan Maetsuycker

Gubernur jenderal ini mengizinkan pembangunan masjid di Batavia meski ditentang Dewan Gereja.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan Joan Maetsuycker (1606-1678), Gubernur Jenderal Hindia Belanda (1653-1678), karya Jacob Jansz. Coeman. (Rijksmuseum/Wikimedia Commons).

25 Mar 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 18 Jun

PULUHAN gubernur jenderal ditunjuk selama masa kekuasaan VOC di Batavia. Dari 37 gubernur jenderal, 34 gubernur jenderal benar-benar terlibat langsung dalam urusan kota yang kini dikenal dengan nama Jakarta.


“Di masa kekuasaan VOC tidak ada jabatan dan fungsi tertinggi dalam administrasi pemerintahan kota. Semuanya harus dilaporkan kepada pemerintah pusat yang dijabat oleh Gubernur Jenderal bersama-sama dengan Dewan Hindia berkantor di Kastil Batavia,” tulis Mona Lohanda dalam Sejarah Para Pembesar Mengatur Batavia.


Calon gubernur jenderal dipilih di antara anggota Dewan Hindia (Raad van Indie), lalu dilaporkan kepada Dewan Tujuhbelas (Heeren Seventien). Untuk dapat diangkat sebagai gubernur jenderal, seseorang tak hanya harus menjadi anggota Dewan Hindia, tapi juga harus menduduki posisi opperkoopman atau pedagang utama dalam struktur kepegawaian VOC. Hal itu didasarkan pada esensi utama VOC yang merupakan perusahaan dagang, sehingga jenjang kepangkatan dalam organisasinya pun menggunakan kriteria dagang. Pangkat opperkoopman dapat diartikan sebagai pedagang paling senior.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Pengikut Chik di Tiro ini gigih melawan Belanda hingga memaksa KNIL mengirim pasukan kecil untuk menumpasnya, yang di dalamnya terdapat Kopral Roeman dari Pasundan.
Pengikut Chik di Tiro ini gigih melawan Belanda hingga memaksa KNIL mengirim pasukan kecil untuk menumpasnya, yang di dalamnya terdapat Kopral Roeman dari Pasundan.
PLTN dianggap paling reliable jadi alternatif PLTU. Tapi senantiasa sekadar wacana sejak era Bung Karno.
PLTN dianggap paling reliable jadi alternatif PLTU. Tapi senantiasa sekadar wacana sejak era Bung Karno.
Polisi berkunjung ke sekolah untuk mengimbau pelajar agar tidak tawuran. Yang dapat mengakhiri tawuran pelajar itu sendiri.
Polisi berkunjung ke sekolah untuk mengimbau pelajar agar tidak tawuran. Yang dapat mengakhiri tawuran pelajar itu sendiri.
transparant.png
bottom of page