- 25 Mar 2023
- 4 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
PULUHAN gubernur jenderal ditunjuk selama masa kekuasaan VOC di Batavia. Dari 37 gubernur jenderal, 34 gubernur jenderal benar-benar terlibat langsung dalam urusan kota yang kini dikenal dengan nama Jakarta.
“Di masa kekuasaan VOC tidak ada jabatan dan fungsi tertinggi dalam administrasi pemerintahan kota. Semuanya harus dilaporkan kepada pemerintah pusat yang dijabat oleh Gubernur Jenderal bersama-sama dengan Dewan Hindia berkantor di Kastil Batavia,” tulis Mona Lohanda dalam Sejarah Para Pembesar Mengatur Batavia.
Calon gubernur jenderal dipilih di antara anggota Dewan Hindia (Raad van Indie), lalu dilaporkan kepada Dewan Tujuhbelas (Heeren Seventien). Untuk dapat diangkat sebagai gubernur jenderal, seseorang tak hanya harus menjadi anggota Dewan Hindia, tapi juga harus menduduki posisi opperkoopman atau pedagang utama dalam struktur kepegawaian VOC. Hal itu didasarkan pada esensi utama VOC yang merupakan perusahaan dagang, sehingga jenjang kepangkatan dalam organisasinya pun menggunakan kriteria dagang. Pangkat opperkoopman dapat diartikan sebagai pedagang paling senior.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















