top of page



Kala Arab Saudi Memesona di Piala Dunia
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?


Maradona-nya Indonesia Telah Tiada
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.


Suporter Militan Tanah Priangan
Fanatisme dan militansinya mengiringi setiap perjuangan Maung Bandung.


Robby Darwis yang Legendaris
Satu dari beberapa ikon Persib Bandung paling bergaung. Turut melegenda bersama tim Garuda.


Bobotoh, Suporter Militan yang Patut Dicontoh
Lahir dari watak luhur urang Sunda, Bobotoh beda dari fans yang fanatik buta.


Tendang Bola Bisa Hilang Keperawanan?
Sepakbola putri dalam negeri masih terbengkalai. Mitos-mitos menakutkan terus mengitari.


Gaung Maung di Pentas Sejarah
Kiprah Persib terus mewarnai persepakbolaan tanah air.


Wenger dan Lima Pelatih Terawet Sejagat
Arsene Wenger berdiri di antara legenda kehormatan. Satu dari sedikit pelatih terlama yang mengasuh sebuah klub.


Main Bola Bukan untuk Pamer Paha
Mulai populer di era 1980-an, sepakbola putri terus menuai penentangan. Alhasil, kini mengalami kemunduran.


Darah Daging Fasisme Italia Menggebrak Eropa
Roma bikin heboh menjungkalkan Barca. Ibarat de javu lantaran Roma awalnya dilahirkan sebagai pendobrak hegemoni langganan juara.


Sepakbola Kaum Hawa Merentang Masa
Kaum putri juga ingin bisa berprestasi di lapangan hijau. Sayang, acap dipandang sebelah mata.


Diusir di Pengujung Karier
Meski semua pesepakbola berharap tutup karier dengan manis, lima legenda ini justru mendapat kenyataan sebaliknya.


Rasis Tak Kunjung Habis
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.


Para Bintang yang Disanjung Standing Ovation
Mendapat standing ovation dari fans Juve, Ronaldo melanjutkan “estafet” bintang-bintang terdahulu.


Mesin Uang Bernama Beckham
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.

Ads
Ads
Ads
bottom of page













