top of page

Hasil pencarian

Cari di situs ini

10074 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Jenderal-Jenderal Belanda yang Kehilangan Nyawa di Aceh

    ACEH tak ramah pada jenderal-jenderal Belanda. Selain beberapa yang terbunuh, ada pula jenderal Belanda yang terluka dalam Perang Aceh seperti Janderal Mayor Karel van der Heijden. Perang Aceh menjadi neraka bagi para serdadu Belanda. Di minggu-minggu pertama pendaratan pasukan Belanda berkekuatan 3000 prajurit saja, korban di pihak Belanda luar biasa besar. Dalam ekspedisi militer Belanda di Aceh yang dipimpin Jenderal Mayor Johan Herman Rudolf Köhler (1818-1873) itu, Jenderal Köhler sendiri tewas tertembak sniper Aceh di depan Masjid Raya Banda Aceh pada 14 April 1873.

  • Tentara, Pengusaha, dan Pengurus Sepakbola

    SETELAH Agresi Militer Belanda I pada 21 Juli 1947, kekuatan Republik di daerah sekitar Baturaja berantakan. Komandan resimen Mayor Rasjad kemudian memerintahkan seorang Pembantu Letnan (dulu disebut Letnan Muda) mewakilinya dengan mandat penuh untuk bertindak demi pertahanan daerah Ogan Tengah. Pembantu Letnan yang baru berumur 20 tahun itu berangkat ke Ogan Tengah bersama Mayor dr. Moeghni dengan sebuah jip. Sepanjang jalan mereka melihat kampung-kampung di Baturaja sepi karena penduduk mengungsi. Para Republiken dan rakyat sipil panik di sana.

  • Ranjau Siliwangi Usai Renville

    BERITA yang dilansir oleh De Locomotief pada 22 Februari 1949 sempat membuat heboh. Harian berbahasa Belanda yang terbit di Batavia itu menyebutkan bahwa pada 1 Januari 1949, sejatinya kaum Republiken akan melakukan teror di seluruh Jawa Barat. Namun, karena dokumen-dokumen rencana tersebut kadung jatuh ke tangan militer Belanda lewat suatu operasi penyergapan di Gunung Dora Desa Parentas (perbatasan Garut-Tasikmalaya) pada 25-26 Oktober 1948, aksi serangan umum itu berhasil digagalkan. Panglima KNIL Jenderal S.H.Spoor sendiri diberitakan naik pitam. Dalam buku karya sejarawan militer J.A. de Moor, Jenderal Spoor: Kejayaan dan Tragedi Panglima Tentara Belanda Terakhir di Indonesia, sang panglima menyatakan bahwa upaya-upaya teror yang dilakukan para pengikut Republik di wilayah Belanda adalah bukti bahwa TNI tidak pernah berusaha loyal terhadap suatu perjanjian damai.

  • Berjudi di Atas Renville

    PERTENGAHAN Juli 1947, mendadak Angkatan Bersenjata Kerajaan Belanda menggelar Operasi Produk. Faktor pendadakan itu secara militer berhasil menjadikan Belanda menguasai sebagian Sumatera dan kota-kota penting di Jawa Barat serta Jawa Timur. Meskipun demikian, secara politik, Belanda tidak mampu meyakinkan dunia. Bahkan, dengan aksi itu mereka justru dikecam dunia internasional karena dianggap sudah menghancurkan kesepakatan damai di Linggarjati pada 25 Maret 1947. Sementara itu, tujuan utama lain dari operasi militer itu yakni menghancurkan kekuatan TNI sama sekali tak terpenuhi. Alih-alih mencapai hasil maksimal, kekuatan TNI secara kilat mulai berhasil melakukan rekoordinasi kekuatan. Di beberapa tempat, serangan-serangan balik yang dilakukan TNI malah semakin intens. Seorang Komandan Batalyon militer Belanda bernama Letnan Kolonel J. Flink dari Divisi C mengakui situasi itu. Sebulan lebih setelah Operasi Produk, memang pasukannya bisa mempertahankan kondisi keamanan. Namun mulai 31 Agustus 1947 keadaan berubah.

  • Alice Clement, Sherlock Holmes Wanita dari Amerika

    SUATU hari di tahun 1910-an, sebuah laporan kematian diterima markas besar kepolisian Chicago, Amerika Serikat. Korbannya adalah Eileen Perry, seorang wanita muda yang dilaporkan tewas karena penyakit tifus. Dua orang petugas kepolisian segera bergerak menuju kediaman wanita malang itu. “Ini hanya kasus kematian biasa. Nona muda ini meninggal karena sakit tifus,’’ kata petugas kebersihan kepada Williams, salah seorang detektif, yang tiba di kediaman Nona Perry. “Gadis muda ini datang ke sini sekitar enam minggu yang lalu untuk mencari pekerjaan. Sayang ia belum berhasil mendapatkannya. Sekitar dua minggu yang lalu ia jatuh sakit. Kami telah melakukan segala yang kami bisa untuknya tetapi terkendala biaya dan kami tidak dapat menemukan keberadaan orang tuanya,” tambah petugas kebersihan itu.

  • Satu Rumpun Bahasa

    “KITA sekarang memang berbeda, tapi dulu kita satu,” kata Ery Soedewo, peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Medan, setelah menyampaikan makalahnya dalam Seminar Internasional Diaspora Austronesia di Nusa Dua, Bali, Juli 2016. Presentasinya memperlihatkan awal mula berpisahnya bahasa Gayo dan Karo menjadi dua bahasa yang berbeda dari sudut pandang arkeolinguistik. Bahasa Gayo dan Karo adalah sedikit dari bahasa di Indonesia yang berkembang dari rumpun bahasa Austronesia.

  • Cerita di Balik Repatriasi Arca Brahma

    ARCA-ARCA asal abad ke-14 yang hilang dari Kompleks Candi Singhasari berangsur-angsur mulai kembali. Terakhir, arca Brahma jadi bagian dari 288 benda bersejarah yang dipulangkan dari Belanda dalam agenda repatriasi tahun ini. Sebelumnya, ada arca Prajnaparamita yang sudah kembali ke tanah air pada 1970-an. Prajnaparamita ditemukan Asisten Residen Malang D. Monnereau pada 1818 dan diboyong ke Belanda pada 1819. Ada pula arca Durga, Mahakala, Ganesha, Nandiswara, Nandi, dan Bhairawa yang ditemukan pejabat kolonial Nicolaus Engelhard pada 1803, sebelum akhirnya diangkut ke Belanda kurun 1827-1828.

  • Susunan Pemerintahan VOC

    DIDIRIKAN pada 20 Mei 1602, VOC baru memiliki tempat permanen di Batavia pada 1619. VOC membangun pelabuhan, galangan kapal, gudang-gudang pusat perdagangan, serta pusat pemerintahan dan administrasi. Sejak itu, Batavia menjadi pemerintah pusat VOC di Asia, di mana terdapat gubernur jenderal dan anggota Raad van Indie (Dewan Hindia) yang dalam dokumen-dokumen biasanya disebut Hoge Regering (Pemerintah Agung).

  • Empati Muhammad Ali untuk Palestina

    MUHAMMAD Ali tak pernah takut mempertaruhkan karier tinjunya. Meski sempat kena sanksi akibat menolak ikut wajib militer sebagai buntut protesnya terharap Perang Vietnam, juara dunia kelas berat itu tak segan mengamplifikasi empatinya terhadap Palestina. Pada 28 April 1967, Ali menolak wajib militer Perang Vietnam (1955-1975). Akibatnya, ia terancam hukuman penjara 5 tahun, sanksi larangan bertinju selama 3 tahun serta dikenai denda 10 ribu dolar. Padahal saat itu Ali sedang berada di puncak kariernya dengan koleksi gelar kelas berat WBA, WBC, NYSAC, dan The Ring. Pada akhirnya Ali tak dihukum penjara tapi sanksi larangan bertinjunya tetap dikenakan dan gelar-gelarnya pun dilucuti. Sanksinya baru dicabut pada 1970, menandai dirinya comeback ke atas ring.

  • Pencarian Islam Muhammad Ali

    RUANG rawat nomor 263 di Scottsdale Osborn Medical Center, Arizona, Amerika Serikat (AS) pada pukul 20.30 tanggal 3 Juni 2016 sudah ramai dengan keluarga Muhammad Ali. Anak-anak dan istrinya mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk ajal menjemput. “Ali dirawat karena infeksi pernapasan. Sebelumnya ia juga sempat dirawat karena infeksi tapi berhasil sembuh lagi. Tetapi kali ini, setelah beberapa hari perawatan, kondisinya melemah. Keluarganya sudah menemaninya saat ventilator yang menyambung hidupnya dilepaskan. Ali kesulitan bernafas,” tulis jurnalis Jonathan Eig dalam Ali: A Life.

  • Sebelum Muhammad Ali Unjuk Gigi

    HARI itu, 17 Januari 1942, di sebuah rumah lima kamar di lingkungan miskin Jalan Grand Avenue 3302 kota kecil Louisville, Kentucky, Amerika Serikat, seorang bayi dengan berat 2,9 kilogram lahir dari rahim Odessa Lee Grady. Bayi itu dinamai menurut nama suaminya, Cassius Marcellus Clay Jr. Kelak, sang bayi jadi idola global, Muhammad Ali. Cassius kecil merupakan anak sulung dari dua bersaudara pasangan Odessa dan Cassius Marcellus Clay Sr. Keluarga kulit hitam kelas menengah itu hidup dengan ekonomi pas-pasan, di mana Odessa –sebagaimana perempuan kulit hitam kebanyakan– merupakan pembantu rumah tangga dan suaminya seorang pelukis papan iklan sekaligus musisi musiman.

  • Sukarno dan Skandal Diplomat 20 Persen di Denmark

    SUKARNO geram. Tampilan muka sebuah majalah remaja terbitan Amerika Serikat memperlihatkan gadis striptis setengah telanjang, hanya memakai celana dalam, dan berdiri di samping Sukarno yang berpakaian seragam militer lengkap. Sukarno menyebut itu adalah rekayasa foto. “Ini adalah perbuatan kotor yang dilakukan terhadap seorang kepala negara. Apakah aku harus mencintai Amerika kalau ia melakukan perbuatan seperti itu terhadap diriku?” ujar Sukarno dalam otobiografi Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams. Yang dimaksud Sukarno adalah majalah Whisper terbitan Maret 1964. Sebagaimana ditampilkan situs pulpinternational.com, sampul majalah itu menampilkan gambar persis seperti dikatakan Sukarno.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.
bottom of page