top of page

Hasil pencarian

Cari di situs ini

10060 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Polisi Zaman Kumpeni

    DALAM canda yang dilontarkan Gus Dur itu tersimpan kritik pedas bahwa kejujuran di tubuh organisasi kepolisian telah hilang dan menjadi barang langka. Benarkah demikian? Belakangan ini polisi sedang menghadapi cobaan terberat sepanjang keberadaannya di Republik ini. Perkara Susno Duadji, rekening gendut, hingga yang paling beken Gayus Halomoan Tambunan membuat lembaga kepolisian mendapat sorotan dari masyarakat. Kasak-kusuk tentang kinerja polisi pun sudah beredar luas dari mulut ke mulut dan kuping ke kuping, menyisakan sejumput ragu atas kinerja lembaga kepolisian.

  • Demokrasi untuk Yogyakarta?

    SECARA metodologis kata “seandainya” tidak bisa digunakan untuk menganalisa peristiwa sejarah. Tapi kalau saja boleh berandai-andai melihat fakta sejarah, maka sebuah pertanyaan dilontarkan dalam kasus kisruh keistimewaan Yogyakarta akhir-akhir ini: bagaimana seandainya Sultan Hamengku Buwono IX (HB IX) tidak memutuskan untuk bergabung dengan Republik Indonesia yang masih jabang bayi itu? Tentu jawabannya bisa bermacam rupa dan semuanya memiliki potensi untuk menjadi benar atau salah. Namun pastinya baik jawaban itu salah atau benar tak satu pun yang menjadi realitas karena hanya berangkat dari kata seandainya.

  • Soemarsono di Surabaya

    Pada 10 November 2010 harian Kompas memuat artikel wartawan senior Rosihan Anwar yang berjudul “Inga-Inga 10 November 1945”. Ada tiga hal yang dia ingin katakan dalam artikelnya: pertama, dia adalah saksi sejarah yang turut hadir dalam beberapa peristiwa penting pada era awal revolusi Indonesia; kedua, dalam masa revolusi banyak orang yang tak bisa dipegang omongannya seperti para pemuda yang justru tidak ikut pertempuran; dan ketiga, seperti yang ditulis pada paragraf terakhir artikelnya, dia adalah seorang Sjahririest atau pengikut Sutan Sjahrir. Untuk persoalan yang ketiga, penulis tidak akan campur urusan.

  • Malaria di Cihea

    PEMERINTAH kolonial menerapkan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) pada kurun 1830-1870. Sistem ini diberlakukan untuk mengisi kembali pundi-pundi kas negara Belanda yang kosong terkuras untuk membiayai perang Jawa (1825-1830). Selama tiga dekade lebih penyelenggaraan tanam paksa, Belanda berhasil membawa keuntungan yang berlimpah. Namun seiring dengan mengalirnya gulden untuk Belanda, gerakan balas budi terhadap warga jajahan di Hindia Belanda pun muncul. Menjelang akhir abad ke-19 berhembus isu penurunan tingkat (mindere-welvaart) kesejahteraan warga jajahan di Hindia Belanda. Gerakan balas budi itu kemudian semakin mengkristal dan berujung pidato Ratu Belanda di hadapan parlemen pada 1901. Dalam pidatonya itu Ratu menyampaikan sebuah konsep “kewajiban moral” kepada warga Hindia Belanda. Kemudian dari sana lahirlah Politik Etis, suatu program yang mengedepankan upaya meningkatkan kesejahteraan warga jajahan lewat edukasi, irigasi dan emigrasi.

  • Setelah Obama Pulang dari Indonesia

    DIREKTUR Jurnal Perempuan Mariana Amiruddin dalam status Facebook-nya menulis, “Obama, please be my president.” Sementara itu, ratusan bahkan mungkin ribuan pengguna jejaring sosial Facebook dan Twitter lainnya bercececowet dalam hal yang sama: kedatangan Obama dan kekaguman mereka pada sosok presiden Amerika Serikat ke-43 itu.

  • Islam Arab atau Islam China?

    BEBERAPA teori menyangkut hadirnya Islam di Kepulauan Nusantara dikemukakan para pakar sejarah. Ada dua teori klasik yang utama ihwal penyebaran Islam di Nusantara. Pertama, dikemukakan oleh Niemann dan de Holander yang menyebutkan kalau Islam dibawa oleh pedagang Timur Tengah. Kedua, adalah teori pedagang Gujarat yang diusung oleh Pijnapel dan kemudian diteliti lanjut oleh Snouck Hurgronje, Vlekke, dan Schrieke. Agaknya teori-teori klasik itu menyandarkan validitasnya pada lapoan perjalanan yang ditulis Marcopolo yang menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi, yang ketika singgah di Aceh tahun 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi′i. Adapun peninggalan tertua kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satunya adalah makam Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis tahun 475 H/1082 M, yaitu zaman Singasari. Diperkirakan makam ini bukan penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.

  • Gugatan Eduard Douwes Dekker

    ROMAN Max Havelaar terbit kali pertama pada 15 Mei 1860 di Amsterdam. Roman itu bercorak satir politik, ditulis oleh Eduard Douwes Dekker di bawah pseudonim Multatuli (latin: aku telah banyak menderita). Ia jadi pusat perhatian karena menghadirkan realitas kehidupan masyarakat Lebak nan miskin di tengah hiruk-pikuk kolonialisme yang mengeruk keuntungan dari negeri jajahan. Bulan Maret 2010, di negeri asalnya, Belanda, 150 tahun penerbitan roman Max Havelaar yang juga bertepatan dengan 190 tahun kelahiran penulisnya diperingati besar-besaran. Mengusung tema “Het is geen roman,’t is een aanklacht!” (ini bukan roman, tapi sebuah gugatan), Universitas Amsterdam menggelar serangkaian kegiatan dari pameran, seminar, sampai pemutaran film. Bahkan universitas ternama di Belanda itu mengajukan roman Max Havelaar ke UNESCO untuk ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia. Dekker bukan ambtenar yang selalu membuat laporan palsu demi pujian dari atasan, atau hidup cari selamat demi gaji bulanan. Ia manusia yang benar pada tempat yang salah. Bukan saja penindasan sang bupati yang digugatnya, tapi juga kekuasaan kolonial yang membiarkan rakyat terus terhimpit kesusahan.

  • Hari (Perjuangan) Ibu

    HARI Ibu yang kerap diperingati pada 22 Desember setiap tahunnya agak salah sambung. Nyasar dari tujuan awalnya. Campur aduk dengan momen Mother’s Day di Amerika Serikat yang selalu diperingati pada 9 Mei setiap tahunnya. Mother’s Day di Amerika memang berbeda dengan hari Ibu di Indonesia. Awal mula peristiwanya pun berbeda. Di Amerika Mother’s Day selalu diperingati 9 Mei yang tak lain adalah tanggal meninggalnya Ann Jarvis, seorang ibu yang pada 1868 menginisiasi gerakan untuk menyatukan kembali keluarga-keluarga yang tercerai berai akibat perang saudara (Civil War) di Amerika. Setalah ia wafat, usahanya diteruskan oleh Anna Jarvis, anak perempuannya yang kemudian menetapkan tanggal kematian ibunya sebagai Mother’s Day di Amerika.

  • Living on the Land of Disaster

    THE story of the disappearance of a village in what is now Liangan hamlet is engraved in the mind of Istiarso, the Liangan Site caretaker. He has heard stories for generations that there was once a village, even a bustling market, in that area before it was buried by a volcanic eruption.

  • Kisah Hak Cipta dan Royalti Musik di Indonesia

    AWAL April 2021, insan musik Indonesia bergembira. Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. PP ini berisi mewajibkan pengguna lagu atau musik di karaoke, bioskop, restoran, hotel, bank, kafe, pub, kelab malam, diskotek, kereta api, pesawat terbang, kapal laut, dan bus membayar royalti kepada pencipta atau pemegang hak cipta lagu atau musik.

  • Sejarahnya Campursari Bikin Ambyar Emosi

    KABAR duka kembali datang dari dunia seni tanah air. Dionisius Prasetyo atau yang dikenal dengan nama Didi Kempot, meninggal dunia pagi tadi (05/05) di rumah sakit Kasih Ibu, Solo. Penyanyi yang baru-baru ini dijuluki Godfather of Brokenheart ini sudah berkecimpung di dunia seni sejak tahun 1984, sebagai pengamen jalanan. Dari situ, anak seniman lawak Ranto Edi Gudel ini mulai merangkak ke panggung seni dan masuk dapur rekaman, bahkan moncer hingga Suriname.

  • Manggarai: Budaknya, Stasiunnya, dan Buruhnya

    STASIUN Manggarai kini merupakan stasiun tersibuk di Jakarta. Letaknya yang strategis membuatnya jadi persimpangan empat arah bagi Kereta Rel Listrik (KRL), dari arah Jakarta Kota, Tanah Abang (menghubungkan jalur Banten), Bogor, dan Bekasi. Kereta-kereta jarak jauh ke jurusan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pun lewat stasiun ini. Keramaiannya membuat banyak penumpang KRL enggan berganti kereta di stasiun ini. Bahkan, pernah ada yang berhenti bekerja daripada harus melewati stasiun yang berada di tengah-tengah kota Jakarta ini. Seperti namanya, stasiun itu berada di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Nama Manggarai cukup unik. Mengingatkan nama daerah di Nusa Tenggara Timur. “Istilah Manggarai muncul dalam masa-masa pergulatan politik antara Bima, Gowa-Tallo dan Masyarakata Nuca Lale sekitar abad ke-18. Beberapa tulisan yang selalu dirujuk ketika berbicara tentang istilah Manggarai adalah JP Freijss dalam artikel Naar Mangarai en Lombok,” catat Hironimus Bandur dalam Muslim dan Katolik Manggarai, Flores Barat.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.
bottom of page