top of page

Hasil pencarian

9805 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Demi Minyak Pasukan Khusus Dikirim Ke Jambi

    CORNELIS Plaatzer masih berusia 20 tahun ketika mendaftar jadi relawan Angkatan Darat Kerajaan Belanda (Koninklijk Landmacht/KL) tak lama usai Perang Dunia II. Pemuda asal Putten, Belanda ini kemudian dikirim ke Indonesia yang baru merdeka guna mengembalikan kontrol Belanda yang lepas usai dikalahkan Jepang. Belanda harus menjalani perang melawan Indonesia demi merebut kembali wilayah yang dulu disebutnya Hindia Belanda itu. Cornelis Plaatzer datang ke Indonesia sebagai bagian dari Batalyon 2 Resimen 9 KL. Dia lalu terpilih masuk pasukan khusus penerjun payung berbaret merah. Akhir tahun 1948, dia tinggal di sekitar Bandung, dalam sebuah barak tentara. Kesatuannya adalah kompi para dari Regimen Special Troepen (RST), dia salah satu pasukan terjun. Pada 20 Agustus 1948, anak dari Jan Plaatzer dan Jannetje Kool ini mendapat pangkat kopral sementara.

  • Dara Puspita, The Beatles Perempuan

    WAKTU pulang tiba juga. “Jakarta sudah dekat,” batin Titiek Hamzah, gitaris dan vokalis utama Dara Puspita, ketika pesawatnya transit di Singapura. Dia sudah lama berpisah dengan ibunya hampir tiga setengah tahun. Saat di bandar udara Singapura, dia menelepon ibunya agar tak usah menjemput ke Kemayoran, Jakarta. “Sudah malam,” Titiek beralasan. Sang ibu menolak permintaan itu. Dia berangkat menuju bandara Kemayoran. Di sana riuh. Ratusan orang menunggu kedatangan Dara Puspita. Petugas bandara mengumumkan pesawat mereka sudah berangkat dari Singapura. Tak lama, pesawat tiba di Kemayoran. Keharuan meruap. Titiek memeluk ibunya. Penggemarnya merubung. Bergantian memeluk Titiek karena kangen. Namanya dielu-elukan. Perlakuan serupa juga diberikan kepada tiga personel Dara Puspita lainnya: kakak-adik Titiek Adjie Rachman dan Lies Adjie Rachman, serta Susi Nander.

  • Kasus Penipuan Buku Harian Adolf Hiltler

    ADOLF Hitler dikenal sebagai diktator paling tersohor di dunia. Meski Sang Führer penjahat perang, tetapi tak sedikit orang Jerman yang mengaguminya dan ingin mengetahui kehidupan pribadinya. Hal ini dimanfaatkan Konrad Kujau untuk mengeruk keuntungan melalui pemalsuan benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan Adolf Hitler. Konrad Kujau lahir pada 1938 di Löbau, Jerman dari keluarga miskin. Ayahnya, Richard Kujau, merupakan seorang pembuat sepatu. Keluarga Kujau dikenal sebagai simpatisan Nazi, hal ini terlihat dari aktivitas Richard yang telah menjadi pendukung aktif Nazi sejak tahun 1933. Keyakinan ini menular kepada putranya, Conny, sapaan akrab Konrad, yang tumbuh dengan mengidolakan Adolf Hitler. Sejarawan Robert C. Williams menulis dalam The Forensic Historian, pada Juni 1957, Konrad melarikan diri dari Jerman Timur dan menetap di Berlin Barat. Ia kemudian tinggal di serangkaian kamp pengungsian dan tempat penampungan tunawisma di Jerman Barat. Dia memulai kariernya sebagai tukang kunci, pelukis, pekerja konstruksi dan pelayan, tetapi semua pekerjaan itu tak lama dijalankannya.

  • Ayah Chairil Anwar Dieksekusi Tentara Belanda dalam Pembantaian Rengat

    Kenang, kenanglah kami Teruskan, teruskan jiwa kami Menjaga Bung Karno menjaga Bung Hatta menjaga Bung Sjahrir Kami sekarang mayat Berilah kami arti Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian Kenang, kenanglah kami yang tinggal tulang-tulang diliputi debu Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi. Penggalan sajak berjudul “Krawang-Bekasi” di atas adalah karya sastrawan Chairil Anwar. Ditulis pada 1948, ketika perang mempertahankan kemerdekaan antara Indonesia dan Belanda tengah memuncak. Lewat puisi-puisi gubahannya, Chairil ikut menyalakan semangat heroisme para pejuang.

  • Menggali Peninggalan Kerajaan Sunda Kuno

    TAK banyak peninggalan arkeologis dari masa Kerajaan Sunda Kuno yang bisa disaksikan. Padahal, kerajaan ini diperkirakan telah berkembang sejak abad ke-7 hingga abad ke-16 seiring kejatuhan Kerajaan Tarumanegara pada abad ke-7 M. “Sedikit data yang ditinggalkan oleh Kerajaan Sunda sebelum abad ke-13 M,” tulis Agus Aris Munandar, arkeolog Universitas Indonesia, dalam Siliwangi, Sejarah, dan Budaya Sunda Kuno. Dalam Tatar Sunda Masa Silam, Agus menyebut peninggalan berupa monumen atau bangunan belum dapat diketahui dengan lebih baik. Di Jawa bagian barat memang dijumpai banyak struktur atau monumen kuno. Namun, bangunan-bangun itu selalu dihubungkan dengan zaman yang lebih tua sebelum Kerajaan Sunda.

  • Candi-candi Kerajaan Sunda Kuno

    MASA Mataram Kuno meninggalkan monumen-monumen yang spektakuler. Beberapa di antaranya Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Sambisari. Begitu pula di Jawa Timur, candi-candi peninggalan Kerajaan Singhasari dan Majapahit, masih relatif utuh dan bisa dikagumi keindahannya. Di Jawa Barat tak begitu. Beberapa sisa bangunan masa Hindu Buddha memang berhasil ditemukan. Namun, letaknya tersebar dan kondisinya tinggal serakan batuan andesit atau bata. Misalnya, Kerajaan Sunda Kuno yang berkembang setelah Kerajaan Tarumanegara runtuh pada abad ke-7 M hingga abad ke-16. Tak mudah menyebutkan di mana saja mereka membangun monumennya. Padahal, menurut arkeolog Universitas Indonesia, Agus Aris Munandar dalam Tatar Sunda Masa Silam Kerajaan Sunda, Kerajaan Sunda Kuno mendirikan banyak bangunan terutama untuk keagamaan. Tempat-tempat suci itu beberapa kali disebut dalam naskah-naskah keagamaan yang hingga kini masih bertahan. Sayangnya, lokasinya belum diketahui secara pasti.

  • Riwayat Bumbu dan Budak di Jambi

    SEJAK abad ke-16 wilayah Jambi tercatat telah mampu menghasilkan lada untuk keperluan dagang dengan para saudagar yang melewati wilayah mereka. Daerah yang pernah ada di bawah kuasa Malaka ini awalnya tidak menjadikan rempah itu sebagai komoditi utama perdagangan. Namun sejak dimulainya hubungan dengan orang-orang Eropa, penguasa Jambi mulai melirik tanaman ini dan menjadikannya bahan dagangan utama. Dicatat Tome Pires dalam Suma Oriental, Jambi berada di bawah kekuasaan Demak ketika para penjelajah Portugis itu datang ke wilayah tersebut. Para penguasa di sana dijadikan “gubernur”, yang bertugas mengamankan seluruh wilayah kekuasaan Demak di Jambi. Meski menjelang pertengahan abad ke-16 pengaruh dari Jawa itu masih cukup kuat, para penguasa Jambi telah melakukan kegiatan dagang secara mandiri. “Tanah Jambi tersebut menghasilkan kayu yang mengandung obat-obatan, emas, dan barang dagangan dari Tongkal, serta dari tempat lainnya. Dan di sana sudah lebih banyak bahan-bahan makanan. Negeri ini ada di bawah Pate Rodim, penguasa Demak. Rakyat Jambi lebih banyak menyerupai orang-orang Palembang, Jawa dan Melayu,” tulis Pires.

  • Slamet Sarojo, Polisi Jadi Pengusaha

    BANYAK anak muda ingin menjadi polisi. Orang tuanya bahkan sampai menjual sawah. Mereka menganggap menjadi polisi sebagai jalan menuju hidup sejahtera. Sekarang mungkin ada benarnya. Namun, dulu tahun 1950-an, Inspektur Polisi Slamet Sarojo merasa hidup mengabdi kepada negara sebagai polisi tidak sejahtera. Slamet Sarojo lahir di Solo, Jawa Tengah, 21 November 1930. Anak mantri kehutanan ini menjadi sersan dalam Tentara Pelajar Brigade 17 pada masa revolusi kemerdekaan. Setelah revolusi, ia bersama Anton Sudjarwo masuk Akademi Kepolisian di Sukabumi. Namun, pada pertengahan era 1950-an, Slamet memutuskan keluar dari kepolisian untuk berbisnis agar hidup lebih layak. Sementara Anton Sudjarwo kemudian menjadi Kepala Staf Kapolri (1982-1986).

  • Mimpi Damai di Filipina Selatan

    MILISI Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), kelompok separatis yang berpusat di selatan Filipina, menyerang pasukan pemerintah di Zamboanga, Mindanao, Filipina Selatan, awal September lalu. Pertempuran pun pecah. Ratusan orang tewas dan disandera pasukan MNLF. Militer bereaksi dan berhasil menangkap beberapa pemberontak. Penyerangan itu terjadi menjelang penandatanganan perjanjian damai antara pemerintah dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), pecahan dari MNLF. Selain mengakhiri konflik, poin perjanjian damai mencakup pembagian kekayaan sumber daya alam dan mineral serta pemerintahan otonom di Pulau Mindanao. MNLF menganggap pemerintah Filipina tak menghormati perjanjian yang ditandatangani antara MNLF dan pemerintah pada 1996. Sebagai responnya, Nur Misuari, ketua MNLF, memproklamasikan kemerdekaan Bangsamoro pada Agustus 2013 dan mendirikan Bangsamoro Republik (UFSBR).

  • Boikot All England

    BADMINTON World Federation (BWF) mengeluarkan keputusan yang mengejutkan dan merugikan Indonesia. Tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England 2021. Alasannya, otoritas kesehatan Inggris menyatakan ada penumpang yang positif Covid-19 dalam pesawat yang sama dengan tim bulu tangkis Indonesia. Tim bulu tangkis Indonesia pun harus menjalani isolasi sampai 23 Maret 2021. Melalui media sosial, rakyat Indonesia menyuarakan kekecewaannya kepada BWF. Mereka melambungkan tagar #BWFMustBeResponsible dan #AllEngland2021UnFair. Ada juga warganet yang mengajak boikot BWF. Dalam sejarah, Indonesia pernah berusaha untuk tetap mengirimkan tim bulu tangkis ke All England, sementara negara-negara anggota Asia Badminton Confederation (ABC) memboikotnya.

  • All England dari Masa ke Masa

    PUJIAN tinggi patut dilayangkan untuk Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan ganda putra Indonesia yang menyandang peringkat satu dunia ini berhasil mempertahankan gelar All England pada Minggu, 18 Maret 2018, di Arena Birmingham, Inggris. Kevin/Marcus menang 21-18 dan 21-17 atas pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen. All England merupakan turnamen bulutangkis perorangan. Turnamen ini merupakan turnamen resmi tertua di dunia sebagaiana FA Cup (Inggris) di cabang olahraga sepakbola. Berikut fakta-fakta All England dalam angka yang dinukil dari berbagai sumber: 10 Maret 1898 All England dihelat untuk pertamakalinya sebagai turnamen eksebisi, terinspirasi dari sebuah turnamen yang diprakarsai Percy Buckley, sekretaris Guildford Badminton Club, pada 10 Maret 1989 di Guildford Drill Hall. Hajatan nan sukses itu mendorong Badminton Association of England (BAE) – federasi bulutangkis pertama dunia yang berdiri 1893, menggelar event yang lebih akbar setahun setelahnya.

  • Indonesia dan Kejayaan All England

    TURNAMEN All England yang selama ini dibanggakan oleh rakyat Indonesia karena telah melahirkan banyak juara, tahun ini ibarat “penjahat”. Tak satu pun pebulutangkis Indonesia memiliki peluang untuk mempertahankan tradisi juara di turnamen bulutangkis tertua itu. Induk bulutangkis dunia, BWF, mengumumkan dalam laman resminya, Kamis (18/3/2021), tim Indonesia terpaksa mengundurkan diri dari All England ke-113 (17-21 Maret 2021) karena dalam pesawat yang ditumpangi tim Indonesia pada 13 Maret lalu terdapat satu penumpang yang terpapar virus COVID-19 setelah melalui tracing yang dilakukan otoritas kesehatan Inggris. Alhasil pemerintah Inggris mewajibkan seluruh penumpang, termasuk tim Indonesia, untuk karantina selama 10 hari terhitung dari hari pertama mereka tiba di Inggris, 13 Maret. Itu artinya, tim Indonesia takkan bisa datang ke venue di Utilita Arena Birmingham.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Poligami dipraktikkan oknum tentara sejak dulu. Ada yang dapat hukuman karenanya.
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje diangkat menjadi pejabat negara di Hindia Belanda. Dia mengamati dan memberikan catatan serta nasihat yang membantu pemerintah kolonial mengatur ketertiban dan keamanan di wilayah koloni.
bottom of page