top of page

Hasil pencarian

9797 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Menggali Peninggalan Kerajaan Sunda Kuno

    TAK banyak peninggalan arkeologis dari masa Kerajaan Sunda Kuno yang bisa disaksikan. Padahal, kerajaan ini diperkirakan telah berkembang sejak abad ke-7 hingga abad ke-16 seiring kejatuhan Kerajaan Tarumanegara pada abad ke-7 M. “Sedikit data yang ditinggalkan oleh Kerajaan Sunda sebelum abad ke-13 M,” tulis Agus Aris Munandar, arkeolog Universitas Indonesia, dalam Siliwangi, Sejarah, dan Budaya Sunda Kuno. Dalam Tatar Sunda Masa Silam, Agus menyebut peninggalan berupa monumen atau bangunan belum dapat diketahui dengan lebih baik. Di Jawa bagian barat memang dijumpai banyak struktur atau monumen kuno. Namun, bangunan-bangun itu selalu dihubungkan dengan zaman yang lebih tua sebelum Kerajaan Sunda.

  • Candi-candi Kerajaan Sunda Kuno

    MASA Mataram Kuno meninggalkan monumen-monumen yang spektakuler. Beberapa di antaranya Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Sambisari. Begitu pula di Jawa Timur, candi-candi peninggalan Kerajaan Singhasari dan Majapahit, masih relatif utuh dan bisa dikagumi keindahannya. Di Jawa Barat tak begitu. Beberapa sisa bangunan masa Hindu Buddha memang berhasil ditemukan. Namun, letaknya tersebar dan kondisinya tinggal serakan batuan andesit atau bata. Misalnya, Kerajaan Sunda Kuno yang berkembang setelah Kerajaan Tarumanegara runtuh pada abad ke-7 M hingga abad ke-16. Tak mudah menyebutkan di mana saja mereka membangun monumennya. Padahal, menurut arkeolog Universitas Indonesia, Agus Aris Munandar dalam Tatar Sunda Masa Silam Kerajaan Sunda, Kerajaan Sunda Kuno mendirikan banyak bangunan terutama untuk keagamaan. Tempat-tempat suci itu beberapa kali disebut dalam naskah-naskah keagamaan yang hingga kini masih bertahan. Sayangnya, lokasinya belum diketahui secara pasti.

  • Riwayat Bumbu dan Budak di Jambi

    SEJAK abad ke-16 wilayah Jambi tercatat telah mampu menghasilkan lada untuk keperluan dagang dengan para saudagar yang melewati wilayah mereka. Daerah yang pernah ada di bawah kuasa Malaka ini awalnya tidak menjadikan rempah itu sebagai komoditi utama perdagangan. Namun sejak dimulainya hubungan dengan orang-orang Eropa, penguasa Jambi mulai melirik tanaman ini dan menjadikannya bahan dagangan utama. Dicatat Tome Pires dalam Suma Oriental, Jambi berada di bawah kekuasaan Demak ketika para penjelajah Portugis itu datang ke wilayah tersebut. Para penguasa di sana dijadikan “gubernur”, yang bertugas mengamankan seluruh wilayah kekuasaan Demak di Jambi. Meski menjelang pertengahan abad ke-16 pengaruh dari Jawa itu masih cukup kuat, para penguasa Jambi telah melakukan kegiatan dagang secara mandiri. “Tanah Jambi tersebut menghasilkan kayu yang mengandung obat-obatan, emas, dan barang dagangan dari Tongkal, serta dari tempat lainnya. Dan di sana sudah lebih banyak bahan-bahan makanan. Negeri ini ada di bawah Pate Rodim, penguasa Demak. Rakyat Jambi lebih banyak menyerupai orang-orang Palembang, Jawa dan Melayu,” tulis Pires.

  • Slamet Sarojo, Polisi Jadi Pengusaha

    BANYAK anak muda ingin menjadi polisi. Orang tuanya bahkan sampai menjual sawah. Mereka menganggap menjadi polisi sebagai jalan menuju hidup sejahtera. Sekarang mungkin ada benarnya. Namun, dulu tahun 1950-an, Inspektur Polisi Slamet Sarojo merasa hidup mengabdi kepada negara sebagai polisi tidak sejahtera. Slamet Sarojo lahir di Solo, Jawa Tengah, 21 November 1930. Anak mantri kehutanan ini menjadi sersan dalam Tentara Pelajar Brigade 17 pada masa revolusi kemerdekaan. Setelah revolusi, ia bersama Anton Sudjarwo masuk Akademi Kepolisian di Sukabumi. Namun, pada pertengahan era 1950-an, Slamet memutuskan keluar dari kepolisian untuk berbisnis agar hidup lebih layak. Sementara Anton Sudjarwo kemudian menjadi Kepala Staf Kapolri (1982-1986).

  • Mimpi Damai di Filipina Selatan

    MILISI Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), kelompok separatis yang berpusat di selatan Filipina, menyerang pasukan pemerintah di Zamboanga, Mindanao, Filipina Selatan, awal September lalu. Pertempuran pun pecah. Ratusan orang tewas dan disandera pasukan MNLF. Militer bereaksi dan berhasil menangkap beberapa pemberontak. Penyerangan itu terjadi menjelang penandatanganan perjanjian damai antara pemerintah dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), pecahan dari MNLF. Selain mengakhiri konflik, poin perjanjian damai mencakup pembagian kekayaan sumber daya alam dan mineral serta pemerintahan otonom di Pulau Mindanao. MNLF menganggap pemerintah Filipina tak menghormati perjanjian yang ditandatangani antara MNLF dan pemerintah pada 1996. Sebagai responnya, Nur Misuari, ketua MNLF, memproklamasikan kemerdekaan Bangsamoro pada Agustus 2013 dan mendirikan Bangsamoro Republik (UFSBR).

  • Boikot All England

    BADMINTON World Federation (BWF) mengeluarkan keputusan yang mengejutkan dan merugikan Indonesia. Tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England 2021. Alasannya, otoritas kesehatan Inggris menyatakan ada penumpang yang positif Covid-19 dalam pesawat yang sama dengan tim bulu tangkis Indonesia. Tim bulu tangkis Indonesia pun harus menjalani isolasi sampai 23 Maret 2021. Melalui media sosial, rakyat Indonesia menyuarakan kekecewaannya kepada BWF. Mereka melambungkan tagar #BWFMustBeResponsible dan #AllEngland2021UnFair. Ada juga warganet yang mengajak boikot BWF. Dalam sejarah, Indonesia pernah berusaha untuk tetap mengirimkan tim bulu tangkis ke All England, sementara negara-negara anggota Asia Badminton Confederation (ABC) memboikotnya.

  • All England dari Masa ke Masa

    PUJIAN tinggi patut dilayangkan untuk Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan ganda putra Indonesia yang menyandang peringkat satu dunia ini berhasil mempertahankan gelar All England pada Minggu, 18 Maret 2018, di Arena Birmingham, Inggris. Kevin/Marcus menang 21-18 dan 21-17 atas pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen. All England merupakan turnamen bulutangkis perorangan. Turnamen ini merupakan turnamen resmi tertua di dunia sebagaiana FA Cup (Inggris) di cabang olahraga sepakbola. Berikut fakta-fakta All England dalam angka yang dinukil dari berbagai sumber: 10 Maret 1898 All England dihelat untuk pertamakalinya sebagai turnamen eksebisi, terinspirasi dari sebuah turnamen yang diprakarsai Percy Buckley, sekretaris Guildford Badminton Club, pada 10 Maret 1989 di Guildford Drill Hall. Hajatan nan sukses itu mendorong Badminton Association of England (BAE) – federasi bulutangkis pertama dunia yang berdiri 1893, menggelar event yang lebih akbar setahun setelahnya.

  • Indonesia dan Kejayaan All England

    TURNAMEN All England yang selama ini dibanggakan oleh rakyat Indonesia karena telah melahirkan banyak juara, tahun ini ibarat “penjahat”. Tak satu pun pebulutangkis Indonesia memiliki peluang untuk mempertahankan tradisi juara di turnamen bulutangkis tertua itu. Induk bulutangkis dunia, BWF, mengumumkan dalam laman resminya, Kamis (18/3/2021), tim Indonesia terpaksa mengundurkan diri dari All England ke-113 (17-21 Maret 2021) karena dalam pesawat yang ditumpangi tim Indonesia pada 13 Maret lalu terdapat satu penumpang yang terpapar virus COVID-19 setelah melalui tracing yang dilakukan otoritas kesehatan Inggris. Alhasil pemerintah Inggris mewajibkan seluruh penumpang, termasuk tim Indonesia, untuk karantina selama 10 hari terhitung dari hari pertama mereka tiba di Inggris, 13 Maret. Itu artinya, tim Indonesia takkan bisa datang ke venue di Utilita Arena Birmingham.

  • Badminton is Coming Home!

    INDIA mencetak sejarah dalam olahraga bulutangkis. Kendati bukan unggulan, tim putra India untuk kali pertama sukses membawa pulang Thomas Cup usai memecundangi tim Indonesia di partai puncak dengan angka mencolok, 3-0, yang dilangsungkan di Impact Arena Nonthaburi, Thailand pada Minggu, 15 Mei 2022. Publik India pun geger. Negeri yang lebih kondang dengan olahraga kriket itu sekian lama telah menanti gelar perdana turnamen beregu. Disebutkan, grup WhatsApp tim Thomas India berganti nama grup menjadi “It’s coming home” –mengacu pada tempat kelahiran bulutangkis modern; sebagaimana semboyan Inggris ketika mendambakan kembali Piala Dunia. “Srikanth (Kidambi) dan saya sejak awal memutuskan untuk membuat pertemuan para pemain di mana kami semua berkesempatan bicara. Beberapa pemain kami pendiam dan dalam olahraga individu, ego bisa cepat memperburuk keadaan. Tetapi itu sudah jadi masa lalu. (Di Thomas Cup) tidak ada poin ranking, hadiah uang, hanya ada rasa lapar akan gelar. Itu yang ingin dicapai oleh semua dan itulah yang mendorong semangat kami,” kata pebulutangkis senior tim India Prannoy Haseena Sunil kepada BBC, Selasa (17/5/2022).

  • Pieter Sambo Om Ferdy Sambo

    KASUS penembakan Brigadir Yosua Hutabarat pada 8 Juli 2022 oleh Bhayangkara Dua Richard Eliezer Lumiu menyeret nama perwira tinggi polisi yang menjadi bos keduanya, Inspektur Jenderal (Irjen) Ferdy Sambo. Sang bos divonis bersalah oleh pengadilan karena terbukti mendalangi kasus tersebut dengan memerintahkan Richard menembak Yosua dan merekayasa cerita tentangnya menjadi insiden tembak-menembak. Yang pasti, orang Toraja dengan nama belakang Sambo menjadi tidak nyaman karena peristiwa memalukan tersebut. Irjen Pol. Sambo sendiri merupakan perwira tinggi asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Ada yang meyebut dia anak dari Mayjen Pol. Pieter Sambo. Ada pula yang menyebut dia sebagai keponakan Mayjen Pieter Sambo. Sejatinya, Ferdy Sambo adalah anak dari Willem Sambo, bukan anak Pieter Sambo. Willem adalah saudara dari Pieter. Pieter dan Willem bagian dari 13 bersaudara anak pasangan Tungguru Sambo alias Samuel Sambo dengan Lai’Sulle alias Damaris Taruklangi. Samuel merupakan seorang guru yang juga pemuka agama Kristen Protestan di Toraja.

  • Revolusi Bulutangkis Prancis

    TIM bulutangkis Prancis mencetak sejarah di Piala Thomas. Negara yang sebelumnya tak pernah dipandang, apalagi masuk sebagai negara top bulutangkis itu menumbangkan Indonesia 4-1 di pertandingan terakhir penyisihan Grup D pada 28 April 2026. Hasil tersebut mencoreng wajah perbulutangkisan Indonesia selaku pemegang terbanyak Piala Thomas. Untuk pertamakalinya, Indonesia gagal lolos dari penyisihan grup dalam turnamen edisi ke-31 itu yang digelar di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei 2026. Padahal, dari lima partai Indonesia hanya perlu menang dua partai dari Popov Bersaudara (Christo dan Toma Junior). Nahas, Jonathan Christie kalah dari Christo Popov (21-19, 21-14), Alwi Farhan menyerah dari Alex Lanier (21-16, 21-19), Anthony Ginting keok dari Toma Junior Popov (22-20, 15-21, 22-20), dan pasangan Muhammad Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama ditundukkan Éloi Adam/Léo Rossi (21-19, 21-19). Alhasil kemenangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari Christo Popov/Toma Junior Popov (21-18, 19-21, 21-11) tak berarti lagi.

  • Jasir Hadibroto Bekas Banteng Raider Menghabisi D.N. Aidit

    SEJAK zaman revolusi 1945–1949, Jasir Hadibroto, bekas perwira tentara sukarela Pembela Tanah Air (Peta), sudah jadi komandan pasukan campuran bekas Heiho, Peta, dan KNIL yang bersenjata lengkap. Ia pernah ikut bertempur di Banyubiru pada 8 Desember 1945 dalam Palagan Ambarawa. Kapten Jasir terus menjadi komandan setelah tahun 1950. Ia terbiasa memimpin pasukan terlatih dengan baik. Sekitar tahun 1953 ia menjadi salah satu komandan kompi pasukan Banteng Raider, yang terlibat dalam operasi penumpasan DI/TII di Tegal dan Brebes tahun 1952–1954. Jasir tentu saja dikenal oleh Kolonel Achmad Yani yang membentuk Banteng Raider di Jawa Tengah terkait dengan Gerakan Banteng Negara (GBN) dan juga dikenal Kolonel Soeharto yang menjadi Panglima Tentara Teritorium IV Jawa Tengah (Diponegoro).

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Poligami dipraktikkan oknum tentara sejak dulu. Ada yang dapat hukuman karenanya.
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje diangkat menjadi pejabat negara di Hindia Belanda. Dia mengamati dan memberikan catatan serta nasihat yang membantu pemerintah kolonial mengatur ketertiban dan keamanan di wilayah koloni.
bottom of page