top of page

Hasil pencarian

9631 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Bing Slamet Menebus Dosa

    DI sebuah pesta, Bing Slamet terpikat pada seorang gadis yang datang bersama sang kakak, teman dekatnya. Gadis itu masih menginjak sekolah menengah pertama dan pemalu. Bing mengutarakan isi hatinya kepada temannya. Pesan itu pun sampai ke telinga si gadis. Mendengarnya, R. Ratna Kamala Furi kaget dan kelabakan.

  • Bing Sang Bintang

    BERHASIL mengocok perut banyak orang, kelompok lawak Los Gilos, beranggotakan Mang Cepot, Mang Udel, dan Bing Slamet, merambah dunia film pada 1956. Mereka tampil dalam Raja Karet Dari Singapura . Sejumlah pelawak seperti Kuncung, Poniman, D. Harris, dan Srimulat ikut beradu akting. Alih-alih meraup sukses, film ini justru dipertanyakan mutunya. Secara komersial, film ini tak laku. Tapi Bing tak kapok main film.

  • Anak Kolong dari Cilegon

    GADIS itu cantik dan pintar. Mukanya bulat telur dengan mulut mungil. Warna kulitnya kuning langsat. Dia sempat mengecap bangku Holland Indische School (HIS) di Cilegon, Banten. Maka banyak jejaka kampung terpikat dengan Hadijah, nama gadis itu. Mereka berkasad memperistri Hadijah. Tapi tak mudah meluluhkan hati Hadijah. Apalagi ayahnya memasang syarat berat: calon menantu harus lebih berpangkat darinya.

  • Bung Hatta “Ngedumel” di Yogyakarta

    SELAIN ke villa Megamendung di kawasan Puncak, Bogor, Bung Hatta biasanya pergi ke Yogyakarta menghabiskan waktu rehat dari rutinintasnya sebagai wakil presiden di Jakarta. Untuk tujuan itulah Bung Hatta berkunjung ke Yogyakarta pada pekan pertama Maret 1956. Keberangkatan Bung Hatta ke Jogja disertai oleh kedua sekretaris pribadinya, yaitu Wangsanegara dan Mohammad Tamjiz.

  • Makan Bergizi Gratis di Dunia

    KENDATI kritik tetap mengiringi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap digulirkan pemerintahan Prabowo Subianto 6 Januari lalu. Kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan yang terjadi di sana-sini makin “melanggengkan” kritik yang ada sejak program tersebut masih dikampanyekan.

  • Bagi-bagi Susu Gratis di Masa Lalu

    SUSU hingga kini masih dianggap komoditas mewah. Maka wajar bila program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah dijalankan pemerintahan Prabowo Subianto sejak 6 Januari 2025 akhirnya tak lagi dilengkapi susu. Meski susu jadi bagian dari janji dalam kampanye, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengungkapkan susu tak wajib masuk dalam menu MBG karena pasokan susu belum merata di berbagai daerah. Pun Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, juga mengungkapkan alasan bahwa tidak adanya susu agar program MBG tak memicu meroketnya impor susu.

  • Ragam Versi Kemunculan California Roll Sushi

    PARA pencinta sushi tentu tak asing dengan California roll, salah satu menu sushi paling populer. Berbeda dengan sushi autentik yang berupa nasi cuka kepal yang disajikan dengan ikan maupun hasil laut lain dalam keadaan mentah; California roll berisi nasi, mentimun, daging kepiting (umumnya kepiting imitasi), alpukat, dan nori, dan termasuk dalam kategori sushi fusion.

  • Di Mana Arsip Pater Beek?

    PARTAI Komunis Indonesia (PKI) menemui ajal setelah Gerakan 30 September (G30S) gagal. Selain tentara, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) kemudian terlibat dalam penumpasan orang-orang PKI di Indonesia. Mereka tergabung dalam Kesatuan Aksi Pengganyangan Gerakan 30 September (KAP-Gestapu). Arsip-arsip dari beberapa ormas tadi merekam apa yang terjadi pada tragedi 1965, antara lain Arsip Nahdlatul Ulama (NU) dan Arsip Muhammadiyah. Kedua organisasi keagaaman ini turut andil dalam pemberantasan PKI pasca-G30S.

  • Goyang Lidah dengan Sejarah Carbonara

    SEBUTIR telur, lada hitam, dan keju pecorino romano  sudah disiapkan di atas meja. Berbatang-batang spaghetti kering juga dimasukkan ke dalam panci air mendidih, lalu di tungku kompor sebelahnya, Jamie Oliver memasukkan guanciale  (daging pipi babi) ke dalam wajan. Yang kemudian membuat heboh warganet adalah, chef selebriti itu memasukkan satu bahan baku lain yang dianggap “haram” ada di hidangan carbonara buatannya itu: satu siung bawang putih.

  • Demi Timor Timur, Uang Palsu Dimainkan

    BANYAK orang mendadak heboh karena adanya kasus uang palsu yang dicetak di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar. Tak hanya produk uang palsunya yang amat mirip dengan uang asli sehingga kabarnya bisa beredar lewat mesin ATM, proses pembuatannya pun di luar kebiasaan. Produksi uang palsu tersebut dilakukan di sebuah institusi pendidikan dan sudah dilakukan dalam waktu tidak sebentar. Akibatnya, 17 orang ditetapkan menjadi tersangka dan proses pengadilannya masih berjalan hingga sekarang.

  • Jejak Soemantri Brodjonegoro Diteruskan Anaknya

    MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kementeriannya. Aksi itu diduga dipicu oleh sikap sang menteri yang dinilai kasar dan arogan. Satryo disebut suka pecat pegawai semena-mena hingga menggampar pekerja di rumah dinas. Beredar pula isu rencana mutasi besar-besaran oleh Menteri Satryo di kementeriannya dalam rangka penghematan anggaran negara. Namun belakangan, Satryo membantah tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

  • Tujuh Petenis yang Berseragam Pasukan Zionis

    KETENANGAN dan konsentrasi Lina Gushko pecah berantakan di tengah pertandingan penting petenis putri Israel itu saat melawan Naomi Osaka asal Jepang. Teriakan-teriakan anti-zionisme Israel yang bergema. Chant-chant  seperti “Palestina Merdeka”, “Israel negara teroris”, dan “pembunuh bayi” terdengar cukup lantang berkat pengeras suara, membuatnya kalah straight-set , 4-6 dan 4-6.

bottom of page