top of page

Akhir Perlawanan Haji Umar yang Kerap Merepotkan Pasukan Belanda

Pangeran Haji Umar memimpin perlawanan di pedalaman Jambi. Disergap Kapten Darlang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan Marsose, yang dibentuk untuk menghadapi perlawanan Aceh, ikut dikerahkan dalam mengatasi perlawanan Haji Umar di Jambi. (Tropenmuseum).

30 Apr 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 29 Jun

TAK hanya sekali-dua, tentara kolonial Koninklijke Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) acapkali terpaksa menggunakan pasukan khusus antigerilya, Marsose, untuk memadamkan perlawanan-perlawanan yang sulit di berbagai daerah kekuasaannya. Termasuk di Jambi ketika menghadapi Haji Umar dan para pengikutnya pada abad ke-20. Sama seperti Raden Mattaher, Sultan Thaha dan yang lain, Haji Umar dianggap sebagai gangguan di Jambi.


Kuatnya perlawanan Haji Umar ditengarai oleh Belanda lantaran adanya sokongan dari luar. Rumor yang beredar di kalangan orang Belanda, Kekaisaran Turki dan Jepang dianggap memberi pengaruh dalam perlawanan-perlawanan pribumi terhadap pemerintah Hindia Belanda di Nusantara. Mengutip Indisch Militair Tijdschrift tentang penaklukan Jambi 1901-1907, koran De Sumatra Post, 26 September 1916, menyebut Turki menjanjikan bantuan kepada kelompok Haji Umar dan ketika bantuan itu terlambat, mereka menjatuhkan harapan pada Jepang.


Haji Umar bernama lengkap Pangeran Haji Umar bin Pangeran Muhamad Yasin. Belanda menyingkat namanya menjadi Dji Oemar (baca Ji Umar). Buku Sejarah Perlawanan terhadap Kolonialisme dan Imperialisme di Jambi menyebut, Haji Umar adalah panglima yang berasal dari Sarolangun, Bangko yang terletak di pedalaman Jambi sekitar Kerinci. Ia, kata Mardanas Safwan dalam Riwayat Hidup dan Perjuangan Sultan Thaha, terlibat dalam beberapa pertempuran seperti mempertahankan benteng Limbur Tebo bersama Raden Hamzah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
transparant.png
bottom of page