- 10 Okt 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 14 Apr
SIAPA yang tak mengenal Bobo, Coreng, Upik, dan Cimut? Keempat karakter ini kerap menghiasi berbagai cerita dalam majalah Bobo. Majalah anak-anak di Indonesia ini terbit pertama kali pada 14 April 1973. Mulanya Bobo berupa lembaran khusus untuk anak di harian Kompas. Sambutan positif pembaca memunculkan gagasan untuk menerbitkan majalah khusus anak-anak. Terlebih pada masa itu majalah khusus anak yang tersedia dalam bahasa Indonesia masih belum banyak ditemukan.
Menurut Kurniawan Junaedhie dalam Rahasia Dapur Majalah Indonesia, gagasan menerbitkan majalah khusus anak ini datang langsung dari P.K. Ojong. Wartawan dan pengusaha yang turut mendirikan Kelompok Kompas Gramedia itu tertarik menerbitkan majalah khusus anak di Indonesia setelah membaca majalah anak-anak berbahasa Belanda, Bobo, terbitan CV Oberon yang telah menarik perhatian publik dan anak-anak di Negeri Kincir Angin sejak tahun 1968.
“Untuk merealisasikan gagasannya, Ojong mengangkat Tineke Latumeten, mantan sekretaris redaksi Kompas, yang selama itu ikut mengelola halaman anak-anak Kompas dengan nama Kak Tina, sebagai pemimpin redaksinya,” tulis Junaedhie.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















