top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Dari Permina ke Pertamina

Permina didirikan membawa misi revolusi. Dalam perjalanannya menjadi Pertamina, perusahaan negara yang menjadi sarang korupsi.

21 Jan 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Direktur Utama Pertamina Ibnu Sutowo meresmikan pipe line dan perluasan terminal Semarang, 8 Juni 1971. (Perpusnas RI).

  • 21 Jan 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 12 Feb

KAPTEN Affan terpaksa melepas semua atribut militer di bajunya. Dengan naik becak, ia menuju kantor pos untuk mengambil surat-surat Permina, perusahaan milik negara yang baru saja berdiri. Kala itu, Permina belum punya kantor. Surat-menyurat dialamatkan ke PO BOX 2659.


“Alamat kawat baru dibuat setelah diketahui sebuah telegram penting yang datang dari Amerika dikembalikan karena address unknown,” tulis Mara Karma dalam Ibnu Sutowo Mengemban Misi Revolusi.


Sejak mendapat mandat dari KSAD Jenderal TNI A.H. Nasution untuk memimpin Permina, Deputi II KSAD Kolonel Ibnu Sutowo masih menjalankan aktivitas perusahaan itu dengan menumpang di Markas Besar Angkatan Darat (MBAD). Ia dibantu Kapten Affan, Mayor Geudong, dan Mayor Harijono –semuanya perwira administrasi MBAD. Harijono menemani Sutowo di MBAD, sementara Affan dan Geudong menjalankan aktivitas di rumah Geudong. Semua jajaran direksi Permina kala itu, yang hanya segelintir, tak punya pengalaman di bidang perminyakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page