top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Detik-detik Terakhir Wolter Mongisidi

Dalam tengah malam yang becek, Robert Wolter Mongisidi dieksekusi. Merdeka tetap jadi keyakinannya.

21 Feb 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Robby Herman Mongisidi memegang foto kakaknya, Robert Wolter Mongisidi saat muda. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

  • 21 Feb 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 14 Feb

KENDATI usianya sudah 86 tahun, tubuhnya masih sehat dan terlihat gagah. Ingatannya masih kuat, suaranya pun jelas. Kala ditemui Historia.ID pekan lalu, Jumat (5/1/24), dia bercerita dengan lancar. Dialah Robby Herman Mongisidi.


Robby merupakan warga Malalayang pensiunan tentara. Satu hal yang mungkin membuatnya bangga, selain berhasil menjadi tentara, adalah penempatan pertamanya di kesatuan yang memakai nama mendiang kakaknya: Batalyon 720/Wolter Mongisidi.


Robby merupakan adik kandung Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi. Usia keduanya terpaut jauh, lebih dari sepuluh tahun. Robby belum tahu banyak ketika kakaknya berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan kembali Belanda. Namun, Robby beruntung. Dia mengetahui orang yang tahu detail cerita detik-detik terakhir Wolter. Oleh karenanya, dia bergegas menemui orang itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page