- 21 Feb 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 14 Feb
KENDATI usianya sudah 86 tahun, tubuhnya masih sehat dan terlihat gagah. Ingatannya masih kuat, suaranya pun jelas. Kala ditemui Historia.ID pekan lalu, Jumat (5/1/24), dia bercerita dengan lancar. Dialah Robby Herman Mongisidi.
Robby merupakan warga Malalayang pensiunan tentara. Satu hal yang mungkin membuatnya bangga, selain berhasil menjadi tentara, adalah penempatan pertamanya di kesatuan yang memakai nama mendiang kakaknya: Batalyon 720/Wolter Mongisidi.
Robby merupakan adik kandung Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi. Usia keduanya terpaut jauh, lebih dari sepuluh tahun. Robby belum tahu banyak ketika kakaknya berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan kembali Belanda. Namun, Robby beruntung. Dia mengetahui orang yang tahu detail cerita detik-detik terakhir Wolter. Oleh karenanya, dia bergegas menemui orang itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












