top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Harakiri Jiwa Jenderal Oerip

Berawal dari Perjanjian Renville, Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo merasa patah arang kepada para pemimpin politik. Dalam situasi tekanan batin itulah, dia meninggal dalam kekecewaan.

Oleh :
8 Jul 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Jasad Oerip Soemohardjo saat dimakamkan. (IPPHOS).

Diperbarui: 25 Agu 2025

AWAL November 1948. Sudah beberapa hari, Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo terbaring di tempat tidur. Kondisi kesehatannya menurun drastis. Penyakit jantung yang diidapnya sejak ditahan dalam kamp internir Jepang kembali kambuh. Lelah dan lesu kerap menghiasai wajah tuanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page