- 17 Apr 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 Mei
RADEN Ibnu Sutowo bin Sastrodiredjo, kakek-mertua aktris Dian Sastrowardoyo yang belakangan kembali menjadi perbincangan di jagat maya, sadar betul mesti siap ditempatkan di mana saja kelak setelah menjadi dokter. Sebagai mahasiswa kedokteran Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS), yang terletak di Surabaya, ia tahu betul risiko dari profesi yang bakal digelutinya sebagai abdi pemerintah kolonial.
Maka setelah lulus pada 1940 dan kemudian ditempatkan di Sumatra Selatan (Sumsel), Ibnu santai saja menjalankannya. Sebagai dokter muda pemerintah Hindia Belanda, Ibnu tak menetap di satu tempat saja saat bertugas di Sumsel. Mulanya dia ditempatkan di kantor pemberantasan malaria di Palembang, lalu dipindahkan ke Martapura.
“Tugas utama yang diberikan kepada dr Ibnu Sutowo adalah mengawasi kesejahteraan dan kesehatan rakyat,” tulis Mara Karma dalam Ibnu Sutowo: Pelopor Sistem Bagi Hasil di Bidang Perminyakan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















