top of page

Ketika Sipir Berserikat di Dalam Penjara

Menolak pemakaian cara kejam dan bengis di penjara. Bercita-cita mewujudkan penjara sebagai rumah pendidikan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Narapidana di Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah, 1900-1926. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

6 Mei 2015
2 menit membaca

Diperbarui: 27 Apr

TERIAKAN orang kesakitan terdengar dari penjara Nusakambangan, Jawa Tengah, pada 7 Oktober 1959 pukul 14.00. Seorang sipir ambruk terkena sabetan parang narapidana. Seorang sipir lainnya mencoba menghentikan upaya pelarian narapidana itu. Kalah cepat menekan picu senapan, sipir itu tertembak dan tewas. Narapidana berhasil kabur. Para sipir berduka.


Besoknya para sipir melepas kepergian rekannya. Mereka minta perhatian serius dari pemerintah untuk memperbaiki kehidupan para sipir di penjara. Sebab risiko pekerjaan mereka sangat tinggi. “Tiap-tiap detik ada kemungkinan berjumpa dengan malaikat el maut,” tulis Suara Buruh Kependjaraan, Oktober-November 1959.


Kehidupan sipir jarang tersorot, terhalang oleh ketebalan dan ketinggian tembok penjara. Pada masa kolonial Belanda, para sipir bumiputera tak punya kedudukan berarti. “Pekerjaan hanya terbatas pada penjagaan keamanan di dalam lingkungan, aspirasi untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi tidak ada, karena kesempatan untuk itu tidak diberikan,” tulis Suara Buruh Kependjaraan, Desember 1954-Februari 1955.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Pelatih pribadi Diego Maradona berjuluk “Si Buta”. Setia mendampingi dalam suka maupun duka.
Pelatih pribadi Diego Maradona berjuluk “Si Buta”. Setia mendampingi dalam suka maupun duka.
Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.
Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Bak kanker kronis, rasisme tetap tumbuh di lapangan hijau. Mencoreng keindahan sepakbola.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
transparant.png
bottom of page