top of page

Ketika Wartawan Dipalak Laskar Sumatra

Bagaimana kelompok-kelompok laskar unjuk taji dengan melakukan pungutan liar. Celakanya aksi lancung itu dilakukan terhadap sesama anak bangsa sediri.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Barisan laskar Sumatra Timur yang beroperasi di front Medan Area. (Repro Medan Area Mengisi Proklmasi).

  • 15 Feb 2021
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 6 hari yang lalu

SUWARDI Tasrif, Rinto Alwi, dan Muhamad Radjab adalah trio wartawan utusan pemerintah. Tasrif dari harian Berita Indonesia, Rinto dari harian Merdeka, sedangkan Radjab dari Kantor Berita Antara. Mereka dipimpin oleh Tuan Parada Harahap, pegawai tinggi pada Kementerian Penerangan. Rombongan itu bertugas meliput keadaan di Sumatra di tengah suasana perjuangan revolusi.


Pada 14 Juni 1947, rombongan berangkat dari Yogyakarta. Mereka tiba di Medan pada 20 Juni. Beberapa kota di Sumatra Timur langsung disinggahi, di antaranya Tebing Tinggi, Pematang Siantar, dan Brastagi. Di kota-kota itu perjalanan lancar-lancar saja, tiada halangan yang berarti. Hingga pada 28 Juni, rombongan melanjutkan perjalanan dari Brastagi menuju kota minyak Pangkalan Brandan.


Pukul 09.00, rombongan bertolak menuruni lereng-lereng bukit di Tanah Karo. Petaka bermula di Pancur Batu. Di tengah jalan, mobil rombongan melewati gardu pengawalan. Beberapa orang laskar menghampiri mobil. Mereka meminta untuk diizinkan menumpang di mobil rombongan. “Caranya bukan meminta, tetapi mendesak dan bagaikan mengancam,” kenang Radjab dalam catatan perjalanannya Tjatatan di Sumatra.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Ini tentang protes dengan cara tapa, pemberontakan budak yang berhasil, pemberontakan Kapal Tujuh, serta awal mula kamp konsentrasi dan penjara.
Ini tentang protes dengan cara tapa, pemberontakan budak yang berhasil, pemberontakan Kapal Tujuh, serta awal mula kamp konsentrasi dan penjara.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
transparant.png
bottom of page