top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kiai NU dan Daging Babi

Ketika para kiai NU melucu. Dari soal makan babi sampai Jawa tanah kiai.

8 Agu 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

K.H. A.bdul Wahid Hasyim. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

  • 8 Agu 2019
  • 2 menit membaca

SORE itu, menjelang 1943, Saifuddin Zuhri (mantan menteri agama era Sukarno dan Soeharto) dan beberapa kawannya mengunjungi kantor Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) pimpinan Hasyim Asy’ari di Taisodori (kini Tugu Kunstkring Paleis di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat).


Saifuddin bermaksud mencurahkan kegelisahan dari aktivitas yang sedang dikerjakannya. Ia bersama beberapa tokoh Islam saat itu sedang ikut dalam program penggemblengan ulama berjiwa Nippon yang dibuat pemerintah Jepang. Mereka dipersiapkan untuk membantu Jepang memenangkan perang melawan Sekutu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page