top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kisah Keluarga Komunis

Alih-alih mendirikan organisasi massa sendiri, PKI mengintensifkan pengaruh di organisasi-organisasi massa.

Oleh :
17 Okt 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kongres SOBSI di Malang, 1947. (rnw.nl).

  • 17 Okt 2025
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

DI tempat persembunyian, sementara sejumlah pemimpin dan kader PKI ditahan dalam Razia Agustus 1951, D.N. Aidit, M.H. Lukman, dan Njoto menganalisis politik dan masyarakat Indonesia. Banyak pelajaran dan kesimpulan yang ditarik dan menghasilkan strategi penting untuk perjalanan partai. “Ketika para pemimpin itu muncul, sebuah konsep front persatuan nasional telah dirumuskan yang memandu partai selama lebih dari satu dekade,” tulis Donald Hindley dalam The Communist Party of IndonesiaL 1951-1963.

    Ingin membaca lebih lanjut?

    Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

    Advertisement

    Masa Pahit Kesultanan Langkat

    Masa Pahit Kesultanan Langkat

    Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
    Menyibak Mitos Haji Djamhari

    Menyibak Mitos Haji Djamhari

    Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
    Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

    Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

    Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
    Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

    Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

    Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
    Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

    Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

    Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
    bottom of page