top of page

Menyapa Si Huma

Sejarah animasi di Indonesia tak bisa dilepaskan dari film serial Si Huma. Namun, erat hubungannya dengan upaya pengenalan Pancasila.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Animasi Si Huma. (Repro majalah HAI No. 23/VII Edisi 21-27 Juni 1983).

  • 5 Nov 2024
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 26 Apr

SEPUCUK surat berkop Sekretariat Negara diterima Partono awal 1980-an. Surat itu ditandatangani Gufran Dwipayana, kepala Pusat Produksi Film Negara (PPFN) –kini, Produksi Film Negara (PFN)– yang juga asisten menteri sekretaris negara bidang mass media/dokumentasi. Isinya, Partono diminta membantu PPFN dalam membuat film animasi.


Beberapa hari berselang, Partono mendatangi kantor PPFN di Jalan Otto Iskandardinata Raya, bilangan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sesampai di sana, dia diterima Dwipayana, yang kemudian menjelaskan maksud undangannya dan keinginannya membuat sebuah film animasi yang akan diproduksi dan disokong penuh oleh PPFN.  


“Pada pertemuan pertama itu belum tercetus tentang Si Huma. Baru sekadar ngobrol tentang kemungkinan produksi serial animasi di tivi saja,” kenang Partono, saat ditemui di studio animasinya di perumahan Pertamina, Rawamangun, Jakarta Timur. Studio animasi ini menempati sebuah rumah yang juga berfungsi sebagai galeri lukisan untuk menyimpan karya beberapa pensiunan pegawai Pertamina.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
K-Pop, budaya Korea yang ikut mengguncang penutupan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
Kain tenun di berbagai daerah di Indonesia punya ciri khas masing-masing. Sayangnya, pendataan tentang para perajinnya masih belum memadai.
transparant.png
bottom of page