top of page

Nyanyi Sumbang dari Palembang

Gagal mendorong keluarga raden, Belanda berpaling pada seorang mantan guru untuk menjadi wali Negara Sumatra Selatan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Abdul Malik membacakan resolusi pembentukan Negara Sumatra Selatan, 16 Agustus 1948. (KITLV).

  • 18 Jun 2023
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 18 Mar

ABDUL Malik bukanlah orang terkenal. Dia bukan berasal dari keluarga raden, sekalipun berada di lingkaran anggota-anggota keluarga terkemuka yang punya kaitan dengan Kesultanan Palembang. Dia seorang guru HIS (Hollandsch Inlandsche School) atau sekolah dasar Belanda untuk bumiputra, yang kemudian jadi kepala bagian pendidikan dan kebudayaan Keresidenan Palembang. Namun, ketika Belanda mendorong berdirinya negara federal Sumatra Selatan, namanya tiba-tiba mencuat.


“Recomba membutuhkan orang Palembang semacam dia yang dapat ‘dipakai’ untuk menghadapi tokoh-tokoh Republik di Palembang yang menurut Belanda didominasi ‘elemen asing’,” tulis Mestika Zed dalam Kepialangan Politik dan Revolusi: Palembang 1900–1950.


Mulanya, H.J. Wijnmalen, pemimpin Recomba (Regeringscommissaris voor Bestuursaangelegenheden) atau pemerintahan peralihan Belanda, di Sumatra Selatan, bersandar pada kelompok raden, yang sebagian dari mereka kemudian membentuk perkumpulan Angkatan Pemoeda Sriwidjaja (APS) dengan tujuan memperkuat tali persaudaraan. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo bersama rekan-rekan seperjuangan sebangsa maupun lintas bangsa menggalang perlawanan di Eropa, tempat bercokolnya para kolonialis.
bg-gray.jpg
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Selalu ada cerita di balik kemunculan maskot. Termasuk pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Selalu ada cerita di balik kemunculan maskot. Termasuk pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Pemuda harus dilatih disiplin melalui olahraga agar negara hebat, dihormati, dan ditakuti, kata Mussolini.
Pemuda harus dilatih disiplin melalui olahraga agar negara hebat, dihormati, dan ditakuti, kata Mussolini.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Mulai dari nilai estetis hingga ekologis, taman-taman berdiri di berbagai belahan bumi; menghiasi babakan-babakan peradaban.
Mulai dari nilai estetis hingga ekologis, taman-taman berdiri di berbagai belahan bumi; menghiasi babakan-babakan peradaban.
transparant.png
bottom of page