top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pajak Masa Revolusi Kemerdekaan

Saat masa sulit, pemerintah menerapkan pajak untung-perang untuk membiayai perjuangan Republik.

27 Jun 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Orang melakukan aktivitas ekonomi di Pasar Glodok, Jakarta. (ANRI).

  • 27 Jun 2021
  • 3 menit membaca

PANDEMI Covid-19 selama hampir satu setengah tahun ini menguras keuangan negara. Pertumbuhan ekonomi Indonesia turun. Defisit APBN mencapai 6,1% PDB. Pendapatan negara menyusut hingga -16,0 %, sedangkan pengeluarannya membengkak jadi 12,3%. Keadaan sulit ini mendorong pemerintah berencana memajaki sembako pangan premium.


Rencana ini sampai ke masyarakat dalam narasi pajak semua sembako. Karuan orang semaput dan marah-marah. Saat keadaan rakyat sedang susah, malah dipajakin. Maka sekonyong-konyong Menteri Keuangan Sri Mulyani blusukan ke pasar menjelaskan rencana sesungguhnya.


Menengok ke masa lalu, penerapan pajak pada masa sulit pernah pula terjadi ketika Indonesia baru saja merdeka. Saat itu, menurut Oey Beng To dalam Sejarah Kebijakan Moneter Indonesia Jilid I (1945–1958), Republik membutuhkan pembiayaan untuk mempertahankan kemerdekaannya. Pembiayaan itu antara lain diperoleh dari dana kemerdekaan, pinjaman nasional, candu, dan mencetak uang sendiri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page