top of page

Pemain Hindia Belanda di Piala Dunia Tenggelam di Samudra Hindia

Penampilan Frans Meeng di Piala Dunia 1938 dipuji media Belanda. Perang membuat dia dan kakaknya yang bermain di klub yang sama harus menderita di Samudera Hindia dengan akhir berbeda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Frans Meeng, pemain tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938, tenggelam di Samudra Hindia. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

13 Jul 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 18 Jun

SEBUAH pesta pernikahan diadakan di sebuah rumah di Sidoarjo, Jawa Timur pada 26 Juli 1938. Pasangan yang menikah adalah Emilie Stekkinger dengan Frans Albert Meeng. Emilie merupakan perempuan berparas Indo-Belanda kelahiran Blitar tahun 1911 yang disapa Miel. Pasangannya, Frans Meeng, seorang pemuda kelahiran Palembang tahun 1910 yang disapa Frans. Keduanya, sebut Avond Post tanggal 31 Desember 1937, bertunangan di akhir tahun 1937.


Miel dan Frans akhirnya bisa berbahagia di hari bersejarah itu. Pasalnya, ada saja hambatan yang merintangi sebelum pesta pernikahan mereka berlangsung. Birokrasi pernikahan mereka yang tak tepat waktu membuat ayah Miel harus berada di tempat lain saat pesta dihelat. Belum lagi, mobil untuk mereka juga tak tersedia. Frans sendiri harus dagdigdug karena kereta api yang akan ditumpanginya untuk membawanya ke Surabaya tertahan satu jam di Stasiun Gambir, Batavia.


Ketika tertahan di Gambir, Frans tetap tak bisa mundur dari pernikahannya di Sidoarjo. Sebab, koran Soerabaijasch Handelsblad tanggal 25 Juli 1938 sudah mengabarkan rencana pernikahan itu tepat sehari sebelum pernikahannya akan dilaksanakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page