top of page

Penyintas Bom Atom Hiroshima dari Indonesia

Kisah mahasiswa Indonesia bertahan dari bom atom dan menyelamatkan korban.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mahasiswa Indonesia yang belajar di Hiroshima, 1943-1944. Kiri-kanan (berdiri): Sukristo Sastrowarsito, Sam Suhaedi, Supadi, dan Tarmidi. (Duduk): Muskarna Sastranegara, orang Jepang, Sudio Gandarum. (Repro Suka-Duka Pelajar Indonesia di Jepang).

17 Agu 2018
5 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

KAMPUS Bunridai Tokubetsu Gakka di Horishima, Jepang, kelihatan lengang pada pagi 6 Agustus 1945. Banyak kelas kosong. Sebagian besar mahasiswa Jepang dan dosen-dosen mudanya telah bergabung secara berkala ke angkatan perang Jepang sebagai tenaga bantuan untuk menghadapi serangan tentara Amerika Serikat di kota-kota utama Jepang sejak awal 1945.


Sebuah sungai membentang di dekat kampus. Suara aliran sungai biasanya mudah terdengar oleh mahasiswa. Tapi tidak pagi itu. Pesawat pengebom Amerika Serikat terbang di atas kampus. Petugas keamanan Jepang membunyikan sirine peringatan tanda bahaya. Suaranya meraung-raung, menelan suara aliran sungai.


Empat mahasiswa, dua dari Indonesia (Arifin Bey dan Hasan Rahaya) dan dua asal Malaya, berada dalam kelas ketika suara pesawat pengebom dan sirine bersahutan. Mereka masih anyar sekaligus orang asing sehingga harus tetap menjalani perkuliahan di kampus. Dosen mereka berusia lanjut. Perawakannya kurus selaik orang kurang gizi. Langkah-langkahnya pun payah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
transparant.png
bottom of page