top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Penyintas Bom Atom Hiroshima dari Indonesia

Kisah mahasiswa Indonesia bertahan dari bom atom dan menyelamatkan korban.

16 Agu 2018

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Mahasiswa Indonesia yang belajar di Hiroshima, 1943-1944. Kiri-kanan (berdiri): Sukristo Sastrowarsito, Sam Suhaedi, Supadi, dan Tarmidi. (Duduk): Muskarna Sastranegara, orang Jepang, Sudio Gandarum. (Repro Suka-Duka Pelajar Indonesia di Jepang).

Diperbarui: 6 Agu 2025

KAMPUS Bunridai Tokubetsu Gakka di Horishima, Jepang, kelihatan lengang pada pagi 6 Agustus 1945. Banyak kelas kosong. Sebagian besar mahasiswa Jepang dan dosen-dosen mudanya telah bergabung secara berkala ke angkatan perang Jepang sebagai tenaga bantuan untuk menghadapi serangan tentara Amerika Serikat di kota-kota utama Jepang sejak awal 1945.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Prajurit Keraton Ikut PKI

Prajurit Keraton Ikut PKI

Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
bottom of page