top of page

Ponsel Segede Sepatu

Ponsel pertama di Indonesia harganya selangit, bentuknya sebesar sepatu. Bisa untuk memukul maling.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ponsel berukuran besar.

4 Mei 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Jun

SEUKURAN genggaman tangan, bisa masuk saku, dan harga terjangkau. Telepon selular (Ponsel) pintar dimiliki hampir semua orang di Indonesia sekarang. Lewat benda tipis itu, orang bisa menelepon, mengirim pesan, dan mengakses internet. Banyaknya fungsi bikin orang kecanduan menggunakannya. Di angkutan umum, di ruang tunggu, bahkan di toilet.


Padahal, ketika pertama keluar, harga ponsel selangit, 13-15 juta rupiah ketika kurs dollar Amerika masih 1386 rupiah. Ponsel pertama di Indonesia itu muncul tahun 1986 sebagai buah kerjasama Telkom dengan PT Rajasa Hazanah Perkasa (PT RHP). Teknologinya menggunakan Nordic Mobile Technology (NMT) dengan perangkat merek Ericsson.


Telkom menyediakan jasa komunikasinya, sementara PT RHP menyediakan perangkatnya. Ketika pengguna ingin mendapatkan telepon seluler, mereka tidak membeli perangkat telepon dan nomor provider secara terpisah, melainkan satu telepon hanya satu nomor dan tidak bisa diganti.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Raksasa pemakan tumbuhan yang lembut ini juga karnivora dan oportunis?
Raksasa pemakan tumbuhan yang lembut ini juga karnivora dan oportunis?
transparant.png
bottom of page