- 10 Feb 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 18 Apr
“SEJARAH Indonesia adalah sejarah pemuda Indonesia, dari sejak Perhimpunan Indonesia di Belanda, Sumpah Pemuda, Revolusi Agustus 1945, sampai penggulingan diktator Soeharto. Banyak mereka menjadi korban. Hanya sayang mereka tidak melahirkan pemimpin,” kata Pramoedya Ananta Toer sebagaimana dicatat oleh adiknya, Koesalah Soebagyo Toer, dalam Pramoedya Ananta Toer dari Dekat Sekali.
Pramoedya Ananta Toer dikenal sebagai sastrawan yang memiliki perhatian besar terhadap isu kemanusiaan. Dalam setiap karyanya, ia kerap memunculkan karakter pemuda sebagai tokoh sentral yang muncul untuk melawan penindasan. Hal ini bukan tanpa alasan, pengarang kelahiran Blora, 6 Februari 1925 itu dibesarkan dalam iklim perjuangan rakyat Indonesia yang telah lama dibelenggu oleh penjajahan Belanda dan Jepang.
Pramoedya menjadi saksi perjuangan rakyat Indonesia yang sebagian besar digerakkan oleh kaum muda. Pram sendiri di masa mudanya ikut andil dalam mempertahankan kemerdekaan yang membuatnya dijebloskan ke penjara ketika Belanda melancarkan agresi militer untuk kembali menguasai Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















