top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Preserving Indonesia's Flora and Fauna

Benjamin Galstaun, an Armenian Javanese man, devoted his life to Ragunan Zoo.

18 Jan 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Little elephant Denta walks with Benjamin Galstaun (second left) and Jakarta Governor Ali Sadikin (right) accompanied by guests. (Repro of Sahabat Ragunan 001/September 2014).

  • 19 Jan 2025
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

One night, as they were about to enter their bedroom, Benjamin Galstaun and his wife, Henriette Esche, were stunned. Their bed was in complete mess with its kapok in disarray, burying Nora, the little tiger. The couple eventually spread a mattress on the floor and slept with Nora. Denta, the little elephant, did something else. Wanting to imitate his master's behavior, he sat on a rattan chair and... it broke! Meanwhile, Dora, an ape, destroyed all the kitchen cabinets. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page