top of page

Sepakbola di Tanah Buangan Boven Digoel

Kaum buangan di Digoel menggelar pertandingan sepakbola untuk menyambut atau melepas tahanan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kesebelasan Sinar Perdamaian dan KSVD berfoto sebelum pertandingan. Perpisahan dengan Sayuti Melik (kanan bawah, berbaring). (Repro Citra dan Perjuangan Perintis Kemerdekaan Seri Perjuangan Ex Digul).

18 Feb 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Apr

SEPAKBOLA memang olahraga sejuta umat. Dengan sebuah bola dan tanah lapang, orang-orang sudah bisa bermain sepakbola. Tak terkecuali para tahanan politik di Tanah Merah Boven Digoel, Papua. Sepakbola jadi andalan untuk memecah kesunyian kamp dan mengisi waktu luang.


Sepakbola di Tanah Merah bermula ketika kaum buangan membentuk organisasi kesenian dan olahraga bernama Kunst, Sport en Voetbal Vereeniging Digoel (KSVD). KSVD dipimpin oleh buangan asal Bandung, Wiranta yang kemudian digantikan oleh Sabariman.


KSDV seringkali mengadakan pertandingan. Selain sebagai olahraga, sepakbola juga sebagai hiburan. Tak butuh waktu lama, sepakbola menjadi olahraga favorit kaum buangan. Setelah KSVD, muncul kesebelasan-kesebelasan lain, seperti Sinar Perdamaian dan SH (Sport for Health).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Mengunjungi Gereja Sacrè-Coeur di Paris. Sebuah monumen peringatan untuk dua peristiwa yang memukul kaum Katolik Prancis.
Mengunjungi Gereja Sacrè-Coeur di Paris. Sebuah monumen peringatan untuk dua peristiwa yang memukul kaum Katolik Prancis.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Trauma itu tak pernah hilang. Namun Kroasia tetap menatap ke depan hingga bisa berbangga dengan prestasi di Piala Dunia.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Mewarisi ambisi JFK mendaratkan manusia di bulan 50 tahun lalu, Donald Trump terobsesi memasang bendera di Mars.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
Penggunaannya untuk komunikasi telah ada sejak ribuan tahun silam. Di masa modern, merpati tetap jadi pilihan.
transparant.png
bottom of page