top of page

Wali Kota Padang Berpulang di Bulan Ramadan

Wali kota Padang kedua dihabisi tentara Belanda dengan keji. Mengawali agresi militer Belanda pertama di bulan puasa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Parade tentara Belanda di Padang pada 10 Maret 1948 ketika penyerahan komando Brigade U dari Kolonel J.W. Sluyter ke Letnan Kolonel J.C.C. van Erp. (geheugen.delpher.nl).

13 Apr 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 11 Jul

HARI itu, Minggu, 19 Juli 1947, memasuki awal puasa Ramadan. Wali Kota Padang Bagindo Aziz Chan dan istri, Zaura Usman, dalam perjalanan menuju Padang Panjang. Sekitar pukul enam sore, mereka disetop tentara Belanda di jembatan Ulak Karang.


Komandan tentara Belanda, Letnan Kolonel J.C.C. van Erp memberi tahu Aziz Chan bahwa ada lagi aksi ekstremis, sebutan pihak Belanda kepada pejuang Indonesia, yang melakukan kekacauan di wilayah Belanda. Dia mengajak Aziz Chan untuk melihat tempat kejadian. Aziz Chan lalu naik mobil tentara Belanda itu menuju ke Lapai, Padang Luar Kota. Itulah hari terakhir bagi Aziz Chan.


Tentara Belanda kemudian memberi tahu istrinya bahwa Aziz Chan ditembak ekstremis di Lapai. “Ketika Zaura Usman menjenguk suaminya di RST (Rumah Sakit Tentara) Ganting, ternyata dia sudah meninggal dengan kepalanya rusak,” kata Joeir Moehamad dalam Memoar Seorang Sosialis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page