top of page



Sinema dalam Sejarah: Dari Epik Sampai Detektif
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.


Ini Baru Namanya Mainan
Berawal dari hanya main-main, lima mahasiswa yang memainkan kata-kata mendapatkan hasil bukan main: bisa memainkan perasaan banyak orang.


Film Fiksi Sains dan Fantasi Merekam Harapan dan Ketakutan
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.


Benyamin Sueb, Raja Lenong Main Film
Benyamin Sueb bukan saja seniman serba bisa, tetapi juga serba tidak puas. Baginya, kepuasan adalah kemunduran.


Benyamin Sueb Penyambung Lidah Orang Betawi
Benyamin Sueb mewakili perasaan umum orang Betawi yang kian terpinggirkan. Suaranya aspirasi orang Betawi. Dia tak tergantikan.


Benyamin Sueb Ngider Ngelenong Ngerap
Benyamin Sueb bukan hanya legendaris dalam gambang kromong, tetapi juga Bapak Rap Indonesia.


Joris Ivens dan Dukungan Buruh Australia untuk Indonesia
Joris Ivens, sineas asal Belanda, mendukung kemerdekaan Indonesia melalui filmnya, Indonesia Calling.


Hachiko, Sepuluh Tahun Penantian
Karena kesetiaannya pada sang majikan, Hachiko, seekor anjing jadi legenda. Patungnya berdiri di sejumlah tempat bak pahlawan.

Ads
Ads
Ads
bottom of page











