Hasil pencarian
Cari di situs ini
10072 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Bikini dari Paris
LABEL fesyen DivinoSeas me-launching bikini yang terinspirasi aktivis HAM Rosa Parks. Kendati mengklaim bahwa set pakaian renang two-piece itu untuk sold out, perusahaan asal Florida, Amerika Serikat itu juga dibanjiri hujatan di jagat media sosial. Sebagaimana dilansirNew York Post, 26 Juni 2024, set bikini berbahan polyester (75 persen) dan spandex (25 persen) yang dinamai “ROSA” itu punya dua varian: “sea salt” berwarna biru dan “light pink” berwarna merah muda dan dijual terpisah. Masing-masing bagian atasan penutup buah dada dibanderol 90 dolar (sekira Rp1,8 juta) sedangkan bawahannya 72 dolar (1,2 juta). “Terinspirasi dari perempuan yang berjuang melawan segregasi bergaya apartheid di Amerika Serikat yang memantik pergerakan HAM pada 1960-an. Dalam rangka menghormati Rosa Parks, DivinoSeas menyematkan inspirasi ini ke dalam haute couture dalam domain busana renang mewah,” bunyi pernyataan label tersebut.
- Omar Barack Selamat dari Bom Atom
BEGITU sauh ditarik, kapal Bandung Maru berjalan meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Agustus 1940. Dua puluh hari lamanya Bandung Maru akan mengarungi Samudera Pasifik melewati Taipei dan Shanghai untuk mancapai tujuan akhir, Kobe di Negeri Sakura. Dari sekian penumpang Bandung Maru, terdapat dua pemuda asal Samarinda, Kalimantan Timur berpaspor Hindia Belanda. Mereka adalah Arden Mulia Noor dan Omar Barack. Mereka hendak menuntut ilmu di Jepang yang kala itu sudah menjadi “macan Asia”. “Ayah setuju sekali saya melanjutkan pelajaran ke Jepang, mengingat ayah saya ada hubungannya dengan perusahaan Jepang BPC (Borneo Produce Company),” kata Omar Barack, yang saat itu berusia sekitar 23 tahun, dalam Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang Sekitar Perang Pasifik 1942–1945.
- Penyintas Bom Atom Hiroshima dari Indonesia
KAMPUS Bunridai Tokubetsu Gakka di Horishima, Jepang, kelihatan lengang pada pagi 6 Agustus 1945. Banyak kelas kosong. Sebagian besar mahasiswa Jepang dan dosen-dosen mudanya telah bergabung secara berkala ke angkatan perang Jepang sebagai tenaga bantuan untuk menghadapi serangan tentara Amerika Serikat di kota-kota utama Jepang sejak awal 1945. Sebuah sungai membentang di dekat kampus. Suara aliran sungai biasanya mudah terdengar oleh mahasiswa. Tapi tidak pagi itu. Pesawat pengebom Amerika Serikat terbang di atas kampus. Petugas keamanan Jepang membunyikan sirine peringatan tanda bahaya. Suaranya meraung-raung, menelan suara aliran sungai. Empat mahasiswa, dua dari Indonesia (Arifin Bey dan Hasan Rahaya) dan dua asal Malaya, berada dalam kelas ketika suara pesawat pengebom dan sirine bersahutan. Mereka masih anyar sekaligus orang asing sehingga harus tetap menjalani perkuliahan di kampus. Dosen mereka berusia lanjut. Perawakannya kurus selaik orang kurang gizi. Langkah-langkahnya pun payah.
- Paul Tibbets, Pilot Pembawa Bom Atom
PADA 6 dan 9 Agustus 1945, bom atom meluluhlantakkan kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Bom atom itu dibawa oleh pesawat B-29. "B-san alias Tuan-B, begitulah orang Jepang menyebut sekaligus menghargai dengan terpaksa pesawat pengebom B-29 yang terkenal saat itu," tulis John Hersey dalam Hiroshima, Ketika Bom Dijatuhkan. Dan pilot yang menjatuhan bom atom “Little Boy” di Hiroshima dari B-29 Enola Gay –nama ibunya– adalah Paul Tibbets. Ayah Paul tidak pernah mendukungnya menjadi pilot karena membenci pesawat dan sepeda motor. Ketika Paul bilang ingin pergi menerbangkan pesawat, ayahnya mengatakan, “Saya sudah mengirimu sekolah, membelikanmu mobil, memberimu uang untuk bersenang-senang dengan perempuan. Jika kau ingin bunuh diri, silakan. Saya tidak peduli,” kata Paul menirukan ayahnya Paul Warfield Tibbets Sr, dalam wawancara dengan The Guardian, 6 Agustus 2002. Sedangkan ibunya, Enola Gay Haggard, hanya berkata, “Paul, jika kamu ingin menerbangkan pesawat, kamu akan baik-baik saja.” Paul Tibbets lahir di Quincy, Illinois, pada 23 Februari 1915. Ayahnya ingin Paul menjadi dokter. Tapi, dia lebih tertarik di militer. Lulus Akademi Militer Barat, sekolah persiapan militer swasta, di Alton, Illinois, yang didirikan pada 1879 dan ditutup pada 1971; Paul melanjutkan ke Universitas Florida di Gainesville. Kemudian dia terpikir untuk menjadi dokter bedah dan masuk Universitas Cincinnati di Ohio selama satu tahun setengah, sebelum akhirnya berubah pikiran lagi, dan bergabung dengan korps Angkatan Udara AS. Selama Perang Dunia II, Paul menjalankan misi-misi penerbangan penting sampai dia diganjar penghargaan sebagai penerbang terbaik Angkatan Udara AS.
- Patriot Norwegia Gagalkan Bom Atom Jerman
LEIF Tronstad tak punya pilihan lain. Ketimbang dipaksa Jerman terlibat dalam proyek bom atom di pabrik Norsk Hydro Rjukan di Vemork dan membuatnya jadi pengkhianat pada negerinya, ilmuwan-perwira militer Norwegia itu memilih kabur dari negerinya meninggalkan anak dan istri. Sebelumnya, Tronstad jadi salah satu konsultan militer di pabrik produksi air berat itu. Di akhir 1930-an, ia belum insyaf bahwa air berat bakal dijadikan salah satu bahan terpenting untuk percobaan atom uranium guna produksi bom atom. Faktor ini yang membuat Jerman menargetkan instalasi tersebut untuk diambilalih ketika menginvasi Norwegia 8 April-10 Juni 1940. Saat Norwegia diduduki, Tronstad masih bertahan bersama para anggota perlawanan bawah tanah Skylark B. Kelompok partisan itu rutin melakukan kontak dengan Inggris sejak Januari 1941.
- Sikut-sikutan Perlombaan Bom Atom Amerika-Jerman
ENAM Agustus 1945 menjadi hari tak biasa di kota Hiroshima yang sedang musim panas. Sekira pukul 8.15 pagi, dinamika kota itu berubah seketika. Bom atom “Little Boy” yang dijatuhkan Amerika Serikat dari pesawat pembom B-29 Superfrotress “Enola Gay” mengubah wajah kota industri itu dalam hitungan detik. Sekira 80 ribu orang menjadi abu, 50 ribu lainnya berangsur-angsur tewas akibat luka yang tak kunjung pulih akibat ledakan bom tersebut. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini warga Hiroshima menggelar peringatan tragedi bom atom di Hiroshima Memorial. Walau dalam peringatan ke-75 kali ini sedikit berbeda lantaran masih pandemi virus corona, peringatan tetap dihadiri Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe.
- Gold dan Kisah Penipuan Tambang Emas di Kalimantan
WAKTU sudah menunjuk pukul 11 malam. Walau sudah larut, sebuah bar di Reno, Nevada masih ramai di suatu hari di tahun 1988 itu. Kenneth ‘Kenny’ Wells (diperankan Matthew McConaughey) dan rekan-rekannya masih sibuk dengan komputer dan telepon mereka untuk mengontak banyak investor. Bar itu adalah bar milik Kay (Bryce Dallas Howard), kekasih Wells. Wells berada di jurang kebangkrutan dan tertatih-tatih mempertahankan Washoe Mining Corporation, perusahaan keluarganya, usai kematian ayahnya. Wells melihat secercah cahaya di ujung terowongan, terutama setelah ia mendapat mimpi dalam tidurnya. Ia bermimpi tentang Indonesia dan hutan tropis Kalimantannya. Ia bermimpi mendapatkan perak, tembaga, bahkan emas. Mimpi itu kemudian membuatnya menggadaikan perhiasan sang kekasih untuk bisa berangkat ke Jakarta menemui geolog Michael Acosta (Édgar Ramírez).
- Umrah Bodong Ala Ponzi
KECUALI sufi atau pertapa, rasanya tak ada manusia yang tak ingin bergelimang harta. Kekayaan bahkan dianjurkan dalam banyak budaya atau agama, semisal Islam. Menurut Ibnu Taimiyah di Majmuu’ul Fatawaa, mencari kekayaan hukumnya bisa jadi wajib kalau berkaitan dengan perkara-perkara yang mesti dilakukan untuk menunaikan berbagai kewajiban seperti zakat atau haji. Tanpa kekayaan, dua rukun Islam itu mustahil ditunaikan. Berdagang atau berbisnis merupakan salah satu cara yang dianjurkan. Sayang, banyak orang justru menafsirkan anjuran berbisnis dengan cara tercela. Seperti yang dilakukan First Travel dan Abu Tours dengan tawaran umrah murah mereka. Skandal First Travel mengemuka pada akhir 2017. Puluhan ribu calon jamaah umrah jadi korban penipuan Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari, pasutri pemilik First Travel. Total kerugian mencapai Rp848 miliar.
- Mahaguru Investasi Tipu-tipu
SATU per satu skandal investasi bodong terbongkar dan menggegerkan publik. Kerugian yang ditimbulkan mencapai triliunan. Setelah kasus Wedding Organizer (WO) Khalisa, dan First Travel, kini sedang hangat kasus umrah murah Abu Tours & Travel. Modus mereka adalah mengeruk keuntungan dari suntikan dana sejumlah investor atau member. Bermodal iming-iming balik modal berlipat dalam waktu cepat atau berangkat umrah dengan murah, mereka memperdaya para korban dengan model investasi tipu-tipu yang dikenal dengan Skema Ponzi. Investasi ala MLM (Multi-level Marketing) itu dicetuskan penipu ulung asal Italia bernama Charles Ponzi. Mahaguru investasi bermodel “Piramida” itu telah memakan banyak korban di Amerika Serikat (AS).
- Titel Juara Barcelona yang Tak Diakui
TAHUN ini Barcelona berambisi mengincar dua gelar sekaligus. Pertama, juara La Liga musim 2022-2023 ini, lantaran di jornada (pekan pertandingan) ke-26 Barca masih nyaman di puncak klasemen dengan gap 12 poin dari Real Madrid di posisi kedua. Kedua, menuntut RFEF (federasi sepakbola Spanyol) mengakui titel juara liga yang mereka raih delapan dekade silam. Titel yang dimaksud adalah titel juara La Liga del Mediterráneo yang digulirkan di wilayah otoritas Republik Spanyol pada 1937, di mana saat itu tengah berkecamuk Perang Saudara Spanyol (1936-1939). Hingga saat ini, RFEF tak pernah mengakui Liga Mediterania sebagai kompetisi resmi pengganti La Liga yang terhenti pada 1937 gegara perang. Mengutip ESPN, Minggu (26/3/2023), pihak klub melalui Comisión de la Memoria Histórica del Barcelona tengah menyiapkan laporan dan proposal yang akan dikirimkan ke RFEF untuk mengklaim validitas gelar Liga Mediterania 1937 yang dimenangkan Barca. Jika berhasil, maka koleksi titel liga Barca akan bertambah menjadi 27, meski masih selisih delapan gelar lagi untuk menyamai rekor seteru abadi mereka, Real Madrid.
- Lima Pelatih Barcelona dari Belanda
POSTER besar berwarna kuning bertuliskan “Ben Tornat a Casa! Koeman” (terj. “selamat datang di rumah”) itu begitu mencolok. Sosok yang wajahnya digambar di poster itu, Ronald Koeman, segera membubuhkan tandatangannya. Kembalinya pahlawan FC Barcelona era 1990-an itu diharapkan jadi juru selamat Barça dari jurang keterpurukan. Setelah merampungkan segenap formalitas kontrak dua tahunnya sebagai entrenador (pelatih) anyar, langkah kaki Koeman mengantarkannya ke lorong menuju lapangan di Stadion Camp Nou. Sejenak, ia memarkirkan bokongnya di barisan bangku cadangan. Kebahagiaan membuncah dari matanya kendati tugas berat menanti mantan defensor (bek) Barça (1989-1995) yang jadi pahlawan Barça musim kala meraih trofi Champions 1991/1992 itu. Entah gaya permainan seperti apa yang bakal diusung Koeman yang menjadi bagian dari sejarah total football ketika masih bermain. “Kabar bahwa Koeman akan membawa kembali total football ke Barcelona jadi bagian yang menarik. Namun dari trek kepelatihannya selama ini, baik di Ajax Amsterdam atau Everton, kita tidak pernah mendengar tentang total football dari klub asuhan Koeman,” sebut Pemimpin Redaksi TopSkor Irfan Sudrajat kepada Historia.ID.
- Derita Barcelona
DI DEPAN gawang Barcelona yang dijaga kiper Marc-André ter Stegen, Philippe Coutinho dengan cermat membaca bola lambung Thiago Alcântara yang mengarah ke Lucas Hernandez. Ekspektasi gelandang FC Bayern Munich itu tak salah ketika Hernandez menekuk arah bola dengan tandukannya. Tanpa dijaga ketat, Coutinho menyodok bola dengan kaki kirinya melewati sela-sela kaki kiper Ter Stegen. Gol di menit ke-89 itu jadi gol penutup Bayern yang menggasak Barça 8-2 di perempatfinal Liga Champions di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020). Coutinho yang menyumbang dua gol malam itu turut melengkapi derita Barça lantaran sebelumnya Coutinho dibuang Barça dengan status pinjaman. “Masa-masa yang sangat sulit. Culers (sebutan fans Barça), saya meminta maaf atas apa yang terjadi kemarin. Saya kecewa. Saya tak ingin mencari-cari alasan karena memang tiada satupun. Pastinya kami harus berubah,” kicau Ter Stegen di akun Twitter-nya, @mterstegen1, Minggu (16/8/2020).





















