top of page

Hasil pencarian

Cari di situs ini

10078 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Prabowo Kena Tempeleng di Magelang

    DI HADAPAN mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan kader Partai Demokrat dalam sebuah acara Partai Demokrat, calon presiden Prabowo Subianto bercerita masa lalunya semasa di Akademi Militer pada November 2023 lalu. Menurutnya, berdasarkan riset yang ada tentang akademi-akademi militer di seluruh dunia, ada dua tipe taruna yang biasanya sukses meniti karier militer. Pertama, taruna yang terbaik dan kedua, taruna yang nakal. Prabowo sendiri mengaku termasuk kategori yang kedua. “Jadi ada cerita yang saya dengar sesudah saya tinggalkan Magelang, kalau ada 100 taruna yang dihukum di lapangan, pasti satu di antara 100 (adalah) taruna Prabowo. Kalau ada 30 taruna yang dihukum di lapangan, salah satu dari 30 pasti ada taruna Prabowo. Kalau 10 yang sedang dihukum, satu dari 10 pasti ada Prabowo. Dan kalau kamu lihat satu taruna sedang dihukum, ya itu Prabowo. Itu cerita turun-temurun saya dengar itu,” ujar Prabowo yang memancing gelak tawa hadirin.

  • Kiper Legendaris Manchester City Bekas Pemuda Hitler

    MANCHESTER City boleh gagal mempertahankan gelar Premier League (liga teratas Inggris) di musim ini (2019-2020). Namun, rival sekota Manchester United itu boleh bangga terhadap kiper utama Ederson Santana de Moraes yang memetik Premier League Golden Glove Award sekaligus mengukir namanya di jajaran kiper-kiper terbaik The Citizens (julukan Man. City) dari era Bert Trautmann hingga Joe Hart. Anugerah sarung tangan emas Premier League sendiri baru diadakan pada musim 2004-2005. Sebelum Ederson yang merengkuhnya pada 26 Juli 2020, kiper Man. City Joe Hart pernah mendulangnya bahkan sampai empat kali (2010-2013, dan 2015). Capaian itu membuktikan Man. City merupakan tim Inggris yang senantiasa punya bintang di bawah mistar gawang. Salah satu kiper legendaris Man. City adalah Trautmann, dari era 1950-1960-an. Namanya terdengar asing di telinga publik sepakbola dunia lantaran ia tak pernah mentas di turnamen internasional semisal Piala Dunia. Kisahnya tenggelam dengan kemunculan banyak kiper legendaris dunia setelahnya, mulai dari Gordon Banks, Dino Zoff, Sepp Maier, hingga Peter Schmeichel.

  • Berebut Takhta Hitler

    D HARI yang cerah itu, 20 April 1945, segenap pejabat dan perwira terdekat Adolf Hitler berkumpul di aula Kekanseliran, Berlin. Kebetulan tak ada teror pemboman Uni Soviet saat itu, sehingga pesta ulangtahun ke-56 sang führer bisa digelar meriah. Dengan menyembunyikan tangan kirinya yang menderita tremor ke punggungnya, Hitler tiba di ruangan disambut semua hadirin dengan salam Nazi yang dikomando SS-Reichsführer Heinrich Himmler. Heil! Semua calon suksesor Hitler turut hadir. Selain Himmler, ada Reichsmarschall Hermann Goering (ejaan Jerman: Göring), orang nomor dua paling berkuasa di Jerman Nazi setelah Hitler. Dikisahkan Ian Kershaw dalam Hitler: 1936-1945 Nemesis, sementara Goering langsung pergi setelah menyalami Hitler, Himmler mencoba membujuk Hitler untuk mau keluar dari Berlin, ibukota Jerman Nazi yang sedang dicecar ofensif Soviet. Dibantu diplomat Walther Hewel, Himmler menyarankan Hitler bernegosiasi politik dengan Sekutu. “Aku muak dengan politik. Tak apa, temanku Himmler yang setia. Pergilah (keluar dari Berlin),” tutur Hitler, dikutip Kershaw.

  • Selusin Jenderal yang Disingkirkan Hitler (Bagian II–Habis)

    ERWIN Rommel. Pamornya begitu tinggi di kalangan serdadu Jerman maupun di kubu Sekutu. Adolf Hitler paham jika sang generalfeldmarschall (marsekal medan) sampai diseret ke pengadilan, moril para prajurit yang tengah mati-matian menahan gempuran Sekutu bakal ambyar. Namun, Hitler tidak bisa mengabaikan masukan dan info dari para pembantu terdekatnya bahwa Rommel (dituduh) terlibat dalam konspirasi Plot 20 Juli 1944. Komplotan sejumlah perwira militer dan politisi oposisi itu bersepakat untuk melenyapkan Hitler. Maka meski nama Rommel begitu kondang, Hitler memutuskan untuk menyingkirkannya. Agar tak menimbulkan gejolak lebih besar di kalangan Wehrmacht (angkatan bersenjata Jerman), kasus keterlibatan Rommel dalam Plot 20 Juli terlebih dulu disidang di Pengadilan Kehormatan Militer, Berlin. Sedikitnya delapan perwira tinggi, termasuk Panglima Komando Tinggi Wehrmacht Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel, dilibatkan sebagai saksi yang keterangannya bakal dijadikan masukan final buat Hitler.

  • Selusin Jenderal yang Disingkirkan Hitler (Bagian I)

    BUNUH diri atau dibunuh. Dua opsi getir dari Adolf Hitler itu diterima Ernst Röhm di selnya di Penjara Stadelheim, Munich pada 1 Juli 1934 dari dua opsir Schutzstaffel (SS) Brigadeführer Theodor Eicke dan Obersturmbannführer Michael Lippert. Röhm, mantan stabschef (setara kolonel jenderal) pasukan Sturmabteilung (SA, sayap militer Partai Nazi), lantas diberi sepucuk pistol Browning dengan sebutir peluru. “Jika saya ingin dibunuh, biar Adolf sendiri yang melakukannya!” kata Röhm menantang kedua opsir itu sembari menepuk dada telanjangnya, dikutip William L. Shirer dalam The Rise and Fall of the Third Reich. Mendengar itu, Eicke dan Lippert terpaksa menembak sang menteri zonder portfolio di tempat. Melayanglah nyawa mantan tangan kanan Hitler di sore itu, sekira pukul 14.20. Röhm ditangkap dalam operasi Nacht der langen Messer atau “Malam Belati Panjang” (30 Juni-2 Juli 1934), operasi gerakan pembersihan SA yang dilancarkan Hitler yang baru setahun naik jadi kanselir. Röhm yang penyuka sesama jenis alias gay itu memang bukan jenderal lulusan akademi militer.

  • Empat Upaya Pembunuhan Hitler yang Gagal

    UMUR adalah rahasia Tuhan. Berulangkali percobaan pembunuhan menghampirinya, nyawa Der Führer Adolf Hitler tetap selamat. Nyawa Hitler baru menguap di pengujung perang, 30 April 1945, atas keputusannya sendiri: bunuh diri di bunker-nya. Sejarawan Inggris Roger Moorhouse dalam bukunya, Killing Hitler: The Plots, The Assassins, and the Dictator Who Cheated Death, mengungkapkan, setidaknya terjadi 42 kali usaha mengincar nyawa Hitler, baik sebelum ia jadi Kanselir Jerman pada 1933 maupun sudah mengobarkan Perang Dunia II. Hanya sekali jiwa Hitler benar-benar terancam, yakni kala komplotan Plot 20 Juli (1944) meledakkan bom koper yang bikin Hitler luka-luka. Upaya pembunuhan Hitler juga pernah dilakukan salah satu kaki tangan terdekatnya, yakni Albert Speer. Speer merupakan arsitek cemerlang yang juga menteri Persenjataan dan Produksi Perang. Dia pernah mencoba membunuh Hitler dan upayanya jadi upaya terakhir sebelum Hitler bunuh diri.

  • Perempuan-perempuan dalam Pelukan Hitler

    RUANGAN sedalam 30 kaki di bawah tanah Gedung Kekanseliran Jermanitu begitu muram. Tak ada hiasan meriah, tiada jam dinding, tamu-tamu kehormatan, apalagi katering mewah. Situasi di Führerbunker itu sunyi meski mirip neraka di luarnya karena Pertempuran Berlin (16 April-2 Mei 1945) tengah berkecamuk. Entah tanggal 28 April malam atau 29 April dini hari, Adolf Hitler dan Eva Braunmenanti dengan sabar kedatangan seseorang pejabat yang bakal mempersatukan mereka secara resmi. Hitler berbusana jas formal seperti biasanya, sementara Eva mengenakan gaun taffeta sutera hitam yang membuatnya tetap anggun. Sebagai saksi, hadir Menteri Propaganda Joseph Goebbels dan Ketua Partai Nazi Martin Bormann. Orang yang dinanti, Walter Wagner, akhirnya hadir juga. Ia mesti melalui perjalanan mengerikan untuk mencapai Führerbunker. Bombardir tentara Uni Soviet kian hari kian merangsek ke Führerbunker. Wagner seorang pengacara yang juga kader Partai Nazi yang bekerja di kantor Kementerian Propaganda merangkap pejabat catatan sipil di pemerintah kota (pemkot) Berlin.

  • Stauffenberg, Opsir Kepercayaan Hitler

    DI tengah semilir angin di halaman Bendlerblock (Markas AD Jerman Nazi), dini hari, 21 Juli 1944, hatinya hancur. Pikirannya terbang jauh membayangkan nasib istri dan tiga anaknya. Pun begitu, Oberst (kolonel) Claus Graf von Stauffenberg masih bisa mengendalikan diri dengan menjaga sikap sebagai perwira meski ia bakal menjelang maut. Dari tempatnya ditahan dekat halaman, setidaknya dua kali Stauffenberg mendengar letusan-letusan senapan regu tembak yang menyasar dua koleganya. Stauffenberg di “kloter” ketiga tak lama kemudian menyusul ke tempat muasal letusan senjata itu bersama koleganya yang lain dan ajudannya, Letnan Werner von Haeften. Jarum jam yang nangkring di salah satu tembok bangunan Bendlerblock menunjuk pukul 1ketika para prajurit yang menahannya menyeret dan meninggalkannya dalam satu barisan dengan koleganya tanpa dibelenggu apapun. Tak lama kemudian, komandan regu tembak mulai memberi aba-aba.

  • Laskar Muslim Hitler di Afrika Utara

    “MUSUH dari musuhku adalah temanku.” Ungkapan politis tersebut cocok untuk menilai eratnya hubungan Adolf Hitler dengan kalangan dunia Arab di Perang Dunia II. Baik Der Führer dan Amin al-Husseini, wakil dunia Arab, punya musuh bersama: Sekutu dan Yahudi. Al-Husseini tak lain adalah Mufti Besar Yerusalem yang sempat memimpin Pemberontakan Arab di Palestina, 1936-1939. Meski disokong dana oleh bos fasis Italia Benito Mussolini, pemberontakan itu kandas. Al-Husseini lari ke Eropa hingga kemudian bersua Hitler di Berlin pada 28 November 1941. Dalam pertemuannya, Hitler menjanjikan sokongan penuh kepada Al-Husseini untuk jadi pemimpin dunia Arab, mulai dana, senjata, hingga pembentukan askar (laskar) alias prajurit muslim di bawah panji Nazi. Dalam gejolak Perang Dunia II, salah satu unit ternama hasil dari janji Hitler pada Al-Husseini itu adalah Divisi Gunung ke-13 “Handschar” di bawah naungan Waffen-SS (Pasukan Schutzstaffel).

  • Akhir Hidup Pemeran Hitler

    JIKA di Indonesia ada Amoroso Katamsi (almarhum) sebagai sosok paling cocok memerankan Soeharto dalam film, di Eropa ada Bruno Ganz. Aktor asal Swiss itu perannya dianggap paling mendekati figur diktator Nazi-Jerman Adolf Hitler dalam film Der Untergang (Downfall) yang rilis 2004. Sang aktor mengembuskan nafas terakhirnya di usia 77 tahun pada Sabtu, 16 Februari 2019 waktu setempat (Minggu, 17 Februari WIB). Ganz meninggal di kediamannya di Wädenswil, Swiss, setelah berjuang melawan kanker usus yang diidapnya sejak Februari 2018. Lahir di Zürich pada 22 Maret 1941, Ganz menyambi jualan buku sambil bersekolah. Kegandrungannya pada dunia seni peran membawanya hijrah ke Jerman dan bergabung ke Teater Schaubuehne di Berlin. Debutnya di dunia film dimulai dari figuran, sebagai pelayan hotel di film komedi Swiss, Der Herr mit der Schwarzen Melone (1960).

  • Perdana Menteri Israel: Pemimpin Muslim Palestina di Balik Holocaust, Bukan Hitler

    PERDANA Menteri Israel Benyamin Netanyahu membuat pernyataan kontroversial. Dalam pidatonya di hadapan peserta kongres zionisme sedunia di Yerusalem, Selasa, 20 Oktober 2015 dia mengatakan Adolf Hitler bukan orang yang memerintahkan pembunuhan massal warga Yahudi di Eropa. “Hitler hanya ingin mengusir warga Yahudi dari Jerman,” kata Netanyahu dalam pidatonya. Rencana Hitler itu disampaikan kepada Husseini saat mereka bertemu pada 25 November 1941, di Berlin, Jerman. Namun ide tersebut, demikian kata Netanyahu, ditentang oleh Mufti Agung Palestina Mohammad Amin al-Husseini, pemimpin tertinggi muslim di Palestina pada 1921-1948.

  • Sengkarut Pohon Keluarga Hitler

    GEDUNG flat dan pub tiga lantai milik keluarga Dafner di Salzburger Vorstadt 15, kota Braunau am Inn, Austria pada sekira pukul 6 petang 20 April 1889 punya penghuni baru. Di salah satu kamar flat sewaanya, seorang penghuni bernama Klara Pölzl melahirkan Adolf Hitler. Kelahiran Adolf kecil dirayakan dengan suka cita. Maklum, sejak dua tahun sebelumnya Klara dan suaminya, Alois Hitler Sr., dirundung nestapa bertubi-tubi. Adolf kecil tak pernah mengenal ketiga kakak kandungnya: Otto meninggal beberapa hari setelah lahir pada 1887, Gustav wafat pada 8 Desember 1887, dan Ida mangkat pada 2 Januari 1888 karena difteri. Adolf kecil merupakan anak keempat dari pernikahan Alois dengan Klara, istri ketiga Alois. Jika ditarik dari garis keturunan ayah, Adolf adalah anak ketujuh Alois yang gemar berselingkuh. Klara, ibunda Adolf, sebelum dinikahi sebagai istri sah kedua merupakan selingkuhan Alois.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.
bottom of page