Hasil pencarian
Cari di situs ini
10073 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Jurus Litsus Halau Komunis
SETAMAT studi ilmu pendidikan di salah satu universitas swasta di Salatiga, Jawa Tengah, tahun 1992, Haning berniat mengajar di sebuah sekolah negeri. Namun, ada satu hal yang bakal membuyarkan niatnya: masa lalu ayahnya. “Bapak kandung saya pernah di Buru saat saya berusia setahun,” kenang Haning, berusia 46 tahun, kepada Historia. Pulau Buru, sejak Orde Baru berkuasa, dikenal sebagai salah satu tempat pembuangan anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI).
- Jalan Berliku Trem di Nusantara
NUN jauh di bumi belahan barat, penulis Belanda S.A. Reitsma dan istrinya sedang menikmati perjalanan darat menuju Praha, Ceko. Mereka menumpang kereta Balkan Express. Kala itu, Oktober 1933, parlemen Ceko sedang reses. Gerbong tempat Reitsma berada dipenuhi politisi parlemen yang sedang tur bareng.
- Dua Sosok Eropa Biang Onar di Lombok
PENYULUT perang itu bernama George Peacock King dan Vasily Panteleimonovich Malygin. Keduanya orang Eropa. King warga Inggris kelahiran Bengal, sedangkan Malygin berasal dari Moldova.
- Destinasi di Ceruk Gempa
ALFRED Russell Wallace datang ke Lombok bertepatan dengan musim telih kembang komak. Cukup lama naturalis Inggris ini berkeliaran di Pulau Lombok, yaitu sejak 17 Juni hingga 29 Agustus 1856. Meski ia sudah terbiasa dengan iklim di negerinya yang bertemperatur rendah, namun ia sempat merasa tersiksa saat berada di Kopang, Lombok Tengah. Udara dingin menusuk kulit, menembus hingga ke belulang.
- Di Sekitar Indonesia Menggugat
PENANGKAPAN Sukarno dan para aktivis Partai Nasional Indonesia (PNI) mengundang kecaman dari sesama aktivis kemerdekaan. Salah satunya dari Sutan Sjahrir yang sedang studi di Amsterdam. Melalui suratkabar De Socialist edisi 8 November 1930, Sjahrir menyuarakan kritikannya.
- Bos Perkebunan Diculik TKR
SEJAK sewa tanah digalakkan di zaman liberal Hindia Belanda, keluarga Leyssius sudah berkecimpung di dunia perkebunan. Florent Emile Leyssius (1817-1876) pernah menjadi administrator yang mengelola Perkebunan Kalangari di Karawang dan kemudian mengolah tanah di Yogyakarta. Anaknya, Leendert Cornelis van Nouhuys (1838-1910), pernah juga menjadi administrator di Onderneming Moedja-Moedjoe, Yogyakarta. Anak lainnya, George Antoine Florent Leyssius (1856-1918), pernah bekerja di pabrik gula Randoe Goenting, Yogyakarta. Anak lainnya lagi, Alexander Leyssius (1867-1913), pernah bekerja di pabrik gula Kali Redjo di Sumpiuh, Banyumas. Begitu yang tercatat dalam Nederland's Adelsboek tahun 1921.
- Depresi Besar dan Kegilaan Menari di Amerika
MALAM telah larut tetapi suasana di dalam sebuah arena di salah satu wilayah Amerika Serikat itu masih saja ramai dengan teriakan para penonton yang tengah menyaksikan dansa maraton, sebuah kompetisi berhadiah uang yang sangat digemari oleh penduduk Negeri Paman Sam di masa Depresi Besar. Sorak-sorai para penonton yang memberi dukungan kepada para kontestan yang telah menari selama berhari-hari beradu dengan iringan musik dari fonograf di sudut arena. Keriuhan ini seakan memberi gambaran lain dari Depresi Besar yang menghancurkan ekonomi AS di tahun 1930-an. Dansa maraton tidak hanya dipandang sebagai hiburan, tetapi juga peluang untuk bertahan hidup di tengah krisis yang tak menentu.
- Keponakan Hitler Melawan Jerman
NEW YORK, Maret 1944, sejumlah calon prajurit bersiap untuk mengikuti pelatihan angkatan bersenjata Amerika Serikat di tengah Perang Dunia II. Namun sebelum memulai pelatihan, para calon prajurit itu lebih dahulu dipanggil untuk didata dan mendapat informasi mengenai penampatan tugas. Satu per satu nama calon prajurit dipanggil, hingga sampailah pada satu nama yang hingga kini terus menarik perhatian karena keterkaitannya dengan salah satu diktator paling tersohor di dunia yakni Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman yang kerap disebut sang Führer. Ia adalah William Patrick Hitler, putra Alois Jr –kakak tiri Adolf Hitler- dengan istrinya yang berdarah Irlandia bernama Brigid Dowling. Jurnalis David Gardner yang melakukan investigasi mengenai keluarga Hitler menulis dalam The Hitler Bloodline: Undercovering the Fuhrer’s Secret Family bahwa Alois bertemu dengan Bridget di Dublin pada awal abad ke-20. Tak butuh waktu lama hingga keduanya menjalin hubungan dekat. Dalam sebuah manuskrip yang ditemukan Gardner di New York Public Library disebutkan kala itu Alois mengatakan kepada keluarga Brigid bahwa kehadirannya di Dublin dalam rangka urusan bisnis. Ia mengaku pekerjaannya berkaitan dengan “bisnis hotel” dan sedang melakukan tur Eropa untuk mempelajari industri ini di Inggris, Prancis, dan Belgia.
- Sepenggal Cerita tentang Sekolah Rakyat di Masa Lalu
DEMI mewujudkan pendidikan yang bisa dinikmati semua anak Indonesia, pemerintah berencana mengadakan dua jenis sekolah baru: Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Sekolah Garuda adalah sekolah unggulan, sementara Sekolah Rakyat adalah sekolah gratis untuk anak kurang mampu. Kendati berbeda, Sekolah Rakyat merupakan istilah yang tak asing di telinga sebagian masyarakat. Istilah tersebut mengingatkan pada masa lalu. Dulu, Sekolah Rakyat (SR) menjadi sebutan untuk Sekolah Dasar (SD). Itu dimulai sejak zaman pendudukan Jepang. Di era sebelumnya, Hindia Belanda, penyebutan untuk sekolah dasar adalah Volkschool.
- Sekolah Rakyat, Dulu dan Kini
SALAH satu poin dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan gratis. Setelah memunculkan gebrakan program SMA Unggulan Garuda, progam lainnya adalah Sekolah Rakyat. Bedanya, SMA Garuda diampu Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sedangkan Sekolah Rakyat akan dikelola Kementerian Sosial (Kemensos). SMA Garuda di bawah Kemendiktisaintek menyasar anak-anak dengan prestasi bidang akademik, khususnya sains dan matematika. Adapun kriteria siswa Sekolah Rakyat yang rencana programnya akan mulai dijalankan di tahun ajaran 2025/2026, adalah anak-anak dari kalangan miskin ekstrem. Menurut ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof. M. Nuh dalam program #IntrigueRK bertajuk “Program Mulia Prabowo, Jangan Sebatas Usia Kabinet” yang diunggah kanal Youtube Prof. Rhenald Kasali, 17 April 2025, Sekolah Rakyat esensinya adalah memuliakan kaum miskin melalui pendidikan. Oleh karenanya, program itu menjadi tanggung jawab Kemensos meski tetap akan bekerjasama dengan Kemendikdasmen. Alasannya, pendekatan kemiskinan.
- Tio Tek Hong Menjual Senapan hingga Gramofon
KAWASAN Pasar Baru di Jakarta Pusat dikenal sebagai pusat perdagangan yang tak pernah sepi dari pengunjung. Toko-toko berjejer menjual beragam produk, mulai dari pakaian, alat olahraga, makanan, hingga berbagai kebutuhan harian lainnya. Bicara mengenai Pasar Baru tak lengkap bila tak membahas Tio Tek Hong, seorang pengusaha terkemuka di Hindia Belanda.
- Menggerakkan Ideologi Kebangsaan dari Bandung
KOTA Bandung yang sejuk memang begitu kondusif jadi destinasi pelesiran sejak masa kolonial. Tapi di balik semua pesona yang dimilikinya itu, kota berjuluk “Kota Kembang” atau “Parijs van Java” yang juga kota pendidikan itu berangsur-angsur jadi kota pergerakan kebangsaan Indonesia. Hampir semua tokoh pergerakan dan organisasi yang bernafaskan nasionalisme baik sebelum maupun sesudah berdirinya Boedi Oetomo di School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) Batavia (kini Jakarta) pada 20 Mei 1908 lahir di kota ini.





















