top of page

Hasil pencarian

Cari di situs ini

10072 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Berhenti Jadi Polisi, Mattulada Jadi Ilmuwan

    SMP Nasional merupakan sekolahnya pendukung Republik Indonesia di Makassar ketika kota Makassar menjadi daerah pendudukan Belanda dan ibukota Negara Indonesia Timur (NIT). Wolter Mongisidi, Andi Sose, dan Ahmad Mattulada adalah tiga dari sekian banyak siswa yang dengan terang-terangan melawan tentara Belanda.

  • Dari Piano Casablanca hingga Perang Dagang

    BELUM sehari menjabat sebagai presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya, Donald Trump sudah langsung mengimplementasikan kebijakan proteksionisme. Di hari yang sama pasca-pelantikannya pada Senin (20/1/2025) waktu setempat, Trump menyatakan akan mengenakan tarif impor 25 persen kepada Meksiko dan Kanada, serta tarif 10 persen kepada China.

  • Cerita di Balik Kemunculan Apel McIntosh

    BAGI sebagian orang kata McIntosh mengingatkan pada komputer yang diproduksi oleh Apple. Komputer yang populer dengan sebutan Mac itu menjadi salah satu produk andalan perusahaan teknologi yang didirikan Steve Jobs bersama Steve Wozniak dan Ronald Wayne. Namun, alih-alih McIntosh, nama komputer yang digagas dan dikembangkan pertama kali oleh Jef Raskin, mantan karyawan Apple, di akhir tahun 1970-an itu adalah Macintosh.

  • Berbagai Rupa Program Perbaikan Gizi Era Orba

    PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto jadi ujung tombak upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi bagi masyarakat saat ini. Namun, jauh sebelum itu, pemerintah dari masa ke masa sudah memperjuangankan hal serupa. Persoalan di bidang gizi ini lantaran kebanyakan masyarakat berpikir makan sekadar untuk kenyang atau bertahan hidup. Alih-alih untuk hidup sehat, kandungan gizi yang mesti terpenuhi dalam porsi makanan acapkali diabaikan. Slogan “4 Sehat 5 Sempurna” pernah jadi kampanye yang digaungkan pemerintah pada era 1950-an. Dalam kampanye itu, masyarakat diajak untuk memenuhi semua unsur gizi setiap kali makan, mulai dari karbohidrat, protein, mineral, vitamin, hingga minum susu sebagai penyempurnanya. Tapi, nasi masih mendominasi ketimbang sumber nutrisi lainnya. Maka pada paruh pertama 1960, Presiden Sukarno mencanangkan revolusi menu makanan. Gebrakan ini bertujuan agar masyarakat punya menu makanan bervariasi, tidak hanya berpaku pada nasi untuk pemenuhan kebutuhan gizi. Memasyarakatkan konsep makan seimbang untuk pemenuhan gizi demi kesehatan tampaknya masih belum teratasi memasuki era Orde Baru. Pemerintahan Orde Baru dengan masa berkuasa paling lama menjadi rezim paling banyak menelurkan program terkait perbaikan gizi. Setelah Presiden Soeharto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 14/1974 tentang Perbaikan Menu Makanan Rakyat, program-program terkait pangan, gizi, dan kesehatan –yang semua berkaitan– bermunculan.

  • Pulo Geulis yang Harmonis

    TAHUN ular kayu sudah di depan mata. Masyarakat etnis Tionghoa masih bersiap untuk perayaan hari besar Tahun Baru Imlek Kongzili 2576 dan Cap Go Meh 2025. Tetapi di Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, suasananya berbeda jika dibandingkan di daerah-daerah lain.

  • Kisah Kapten Konig, Senior I Gusti Ngurah Rai

    UNTUK kesekian kalinya, pada 1946 Kapten Johan Bernard Theodor Konig (1907-1985) harus bertugas lagi di Bali. Tugasnya di Bali sebelum itu yakni pada 1941, menjelang Jepang Datang. Koran De Sumatra Post tanggal 3 Desember 1941 menyebut, Kapten Konig dipindahkan dari Singaraja ke Malang.

  • Gizi di Tangan Leimena Sang Teknokrat Kesehatan

    PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) Subianto resmi berjalan sejak 6 Januari lalu. Pemerintah memastikan akan tetap mendanai sendiri program tersebut menggunakan APBN meskipun beberapa pihak termasuk badan usaha berminat menyokong dengan CSR mereka. “CSR itu tidak akan digunakan untuk makan bergizi, tapi siapkan infrastruktur yang akan jadi mitra bagi Badan Gizi. Seperti juga pemda-pemda. SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) tetap dari kita. Dipastikan dari APBN, ya,” kata Dadan, dikutip kompas.com, 22 Januari 2025. Sebagaimana banyak diberitakan sebelumnya, beberapa badan usaha menyatakan dukungan terhadap MBG dengan cara akan menggunakan CSR (Corporate Social Responsibility) mereka. Tak hanya swasta, beberapa pemerintah daerah juga bertekad mendukung MBG. Bahkan, Bank Indonesia (BI) juga. “Kami siapkan juga bagaimana BI mendukung program MBG. Jadi kami dukung program ini. Ini sangat bagus karena membentuk ekosistem keuangan ekonomi inklusif. Kami sedang bicarakan bagaimana tidak hanya kantor pusat tapi 46 kantor-kantor cabang sukseskan ini,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, diberitakan CNBC Indonesia, 22 Januari 2025.

  • Pesan Menteri Kondom

    LIBUR telah tiba... libur telah tiba... hatiku gembira. Begitu lirik lagu yang dulu dinyanyikan mantan penyanyi cilik Tasya Kamila bila menyambut hari libur. Waktu liburan seperti ini biasanya dimanfaatkan orang untuk berbagai kegiatan. Apakah itu jalan-jalan, berwisata, atau berkumpul bersama keluarga. Bahkan, kalau libur panjang, seperti menjelang hari lebaran, sudah jadi tradisi bagi kebanyakan orang Indonesia untuk mudik alias pulang ke kampung halaman.

  • Mencukupi Nutrisi Bukan Hanya Makan Nasi

    MASYARAKAT boleh saja mengatakan selalu ada yang kurang jika makan tanpa sambal, tanpa garam, atau tanpa kerupuk. Namun yang benar-benar tak bisa terpisahkan dari selera orang Indonesia adalah nasi putih. Sampai ada istilah “Belum makan kalau belum makan nasi."

  • Casanova, Wolter Mongisidi, dan Aparat Gadungan “Hallo Dek”

    DUA tahun terakhir, kasus aparat gadungan ramai di Indonesia. Pada Januari 2025, seorang laki-laki berinisial IM yang mengaku polisi di Buru Selatan telah menipu seorang wanita Namlea. Pria sejenis, berinisial ER dan mengaku sebagai kapten Angkatan Darat, pada 2022 membohongi istrinya sendiri di Pondok Gede.

  • Program Gizi Setelah Reformasi

    WAKTU krisis moneter melanda Indonesia di pengujung 1990-an, banyak masyarakat hidup sulit. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat anjlok seanjlok-anjloknya. Harga-harga bahan pokok melambung tinggi. Gelombang PHK terjadi di mana-mana. Untuk sekadar mencari makan pun orang-orang kesusahan. Untuk menyisati keadaan itu, pemerintah melalui Kementerian Sosial mencanangkan Program Penanggulangan Dampak Sosial Krisis Moneter (PPDSKM). Peluncuran program itu berlangsung di Lapangan Arung Samudra, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Yang menarik, peresmian ditandai dengan penyerahan secara simbolis kupon makan gratis kepada lima walikota di DKI Jakarta, selanjutnya dibagikan kepada buruh yang mengalami PHK. Secarik kupon yang didistribusikan melalui kelurahan dan RT/RW itu, seperti diberitakan dalam Kompas, 25 Maret 1998, senilai dengan sebungkus nasi berikut sayur dan lauk-pauk seharga Rp1.500. Kupon-kupon makan gratis tersebut dapat ditukarkan di sekitar 300 warung sehat sederhana (Waserna) yang terdapat di pelabuhan dan sekitarnya. Untuk mencegah terjadinya penyelewengan, Menteri Sosial (Mensos) Siti Hardiyanti Rukmana mengimbau masyarakat untuk memantau pelaksanaan program ini.

  • Tenggelamnya Kapal “Titanic” Kecil

    HARI ini, 30 Januari 1959, enam puluh enam tahun yang lalu, kapal Denmark MS Hans Hedtoft karam setelah menabrak gunung es di selatan Greenland. Insiden nahas yang menewaskan 95 orang –seluruh penumpang dan awak kapal– itu mengingatkan publik pada tragedi Titanic tahun 1912. Seperti apa kisahnya? Beragam penemuan maupun inovasi tak jarang memberikan celah bagi kesombongan manusia. Seperti halnya RMS Titanic yang dirancang Alexander Carlisle dan dibuat oleh Harland & Wolff pada awal abad ke-20. Tak hanya dijuluki sebagai kapal terbesar di dunia, Titanic juga digadang-gadang sebagai kapal paling aman karena dilengkapi peralatan keamanan mutakhir seperti kompartemen kedap air dan pintu kedap air yang bisa dioperasikan dari jarak jauh. Kemunculan kapal Hans Hedtoft juga disambut pujian penuh kebanggaan dan kesombongan. Dalam artikel “High Seas: Little Titanic” di majalah TIME, 9 Februari 1959, dilaporkan bahwa Hans Hedtoft mulai dibuat di galangan kapal Frederikshavn, Denmark, pada Agustus 1958. Kendati dibangun dengan ukuran cukup kecil, kapal pengangkut bertenaga diesel itu kokoh dan ramping. Kapal seberat 2.857 ton itu dirancang khusus untuk pemerintah Denmark agar tahan terhadap hantaman ombak dan es yang membentang di daerah paling ekstrem di Samudra Atlantik Utara, di lepas pantai Greenland.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.
bottom of page