top of page

Hasil pencarian

Cari di situs ini

10072 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Harta, Wanita, dan Kapten Nakamura

    KAPTEN Nakamura Iroshi adalah sedikit dari ribuan tentara Jepang terpelajar yang bertugas di Jawa. Pria kelahiran Miyagi, Sendai, tahun 1914 ini pernah kuliah di Teikuko Daigaku (Universitas Kekaisaran) di Tokyo pada 1930-an. Kendati banyak orang di kampusnya tak menyukai militerisme Jepang, Nakamura lalu justru menjadi bagian dari militer Jepang.

  • Delapan Diaspora Filipina di Barcelona dan Madrid

    BEK timnas Indonesia Jay Idzes belakangan jadi perbincangan hangat setelah didapuk jadi kapten klub Seria A Italia, Venezia FC. Pun kompatriotnya, Rizky Ridho, santer digosipkan tengah dilirik klub Como 1907. Bersama Thom Haye (bermain untuk Almere City) dan beberapa pemain berpaspor Indonesia hasil naturalisasi yang juga berkiprah di liga-liga teratas Eropa yang lain, mereka sedang menikmati kebintangan mereka di hadapan publik tanah air. Namun, mereka bukan pemain naturalisasi Indonesia pertama yang “abroad” dan pernah main di Eredivisie (Belanda). Adalah Arnold Wouter ‘Nol’ van der Vin yang tercatat sebagai pemain naturalasasi Indonesia pertama yang abroad. Di musim 1954-1955, Arnold merumput bersama Fortuna ‘54 (kini Fortuna Sittard). Ia tercatat jadi satu dari sekian “naturalisasi” berdarah Belanda yang memilih timnas Indonesia pasca-era kemerdekaan selain Boelard van Tuyl, Pieterseen, Van der Berg, dan Pesch. Akar sejarah begitu mengikat di persepakbolaan antara negeri mantan penjajah maupun yang terjajah. Tidak hanya Indonesia dengan Belanda, tapi juga Filipina dengan Spanyol, yang menjajah sejak 1565 hingga Filipina mendeklarasikan kemerdekaannya pada 12 Juni 1898. Bahkan jauh sebelum Van der Vin tampil di liga top Belanda, pada akhir abad ke-19 sudah ada sejumlah pemain diaspora Filipina yang pernah membela klub-klub top Spanyol seperti Real Madrid, Atlético Madrid, dan FC Barcelona. Bahkan ada pula yang pernah berseragam timnas Filipina dan timnas Spanyol. Berikut delapan di antaranya:

  • Sejak Kapan Pengantin Baru Berbulan Madu?

    SEPERTI halnya gaun pengantin berwarna putih, honeymoon atau bulan madu juga telah menjadi tradisi yang umum dilakukan oleh pengantin baru. Para pengantin baru di masa kini, di mana sebagian besar berasal dari kelas pekerja, biasanya menghabiskan waktu selama beberapa hari –disesuaikan dengan jumlah cuti– untuk bulan madu ke tempat-tempat wisata populer di dalam maupun luar negeri.

  • Brain Drain Insinyur Dirgantara Indonesia ke Negeri Orang

    FENOMENA tagar #KaburAjaDulu belakangan viral di kalangan anak muda Indonesia di dunia maya. Ajakan hijrah ke luar negeri itu jadi ekspresi kekecewaan atas banyaknya beleid pemerintah yang tidak berpihak pada generasi muda, carut-marut keadaan ekonomi, politik, hingga hukum di negeri ini sehingga mendorong mereka ingin mencari kesempatan yang lebih pasti dan lebih baik untuk berkarya dan mencari penghidupan di luar negeri.

  • Setiakawan Rakyat Asia-Afrika

    PADA 26 Desember 1957, sekira 500 orang dari berbagai bangsa Asia-Afrika berkumpul di University of Cairo. Pemerintah Mesir punya hajat besar: Konferensi Solidaritas Rakyat Asia- Afrika. Konferensi itu merupakan tindak lanjut dari Semangat Bandung yang dihasilkan dalam Konferensi Asia-Afrika.

  • Relawan Penyelamat Peradaban

    DI Ghent, Belgia, beberapa biarawan bekerja tergesa-gesa. Mereka berkejaran dengan waktu. Tentara Jerman-Nazi sudah dekat. Dalam kegelapan malam, mereka berangkat menggunakan truk dengan membawa karya-karya seni klasik Eropa ke tempat yang mereka anggap aman. Adegan ini menjadi pembuka film The Monuments Men.

  • Misteri Terowongan Da Vinci di Kastil Sforza

    LEONARDO da Vinci bukan sekadar begawan dan pelukis. Ia juga pakar paleontologi, anatomi, astronomi, insinyur zeni militer, hingga arsitek. Pemikiran-pemikiran visionernya banyak tersimpan di catatan-catatan pribadinya yang juga berisi sketsa-sketsa bangunan. Salah satunya sketsa Kastil Sforza di Milan, Italia.

  • Ode Duka Kramat Lima

    BANGUNAN itu tampak pucat. Kulit dindingnya mengelupas di sana-sini. Warnanya yang merah terlihat menua. Menjelang petang, tiga kuli sibuk memperbaiki pintu utama, memasang jendela, dan mencuci perkakas kerja. Bangunan itu sedang didandani dari wajah tuanya.

  • Menikmati Peradaban Sungai Mekong

    DARI Huay Xai, kota perbatasan Laos dengan Thailand, saya menumpang slow boat menuju Luang Prabang. Hari sudah senja ketika kapal kayu beratap tanpa dinding dan berkapasitas 70 penumpang itu tiba di Pak Beng, sebuah kota kecil di tepi sungai yang indah. Kami harus singgah dan bermalam karena pertimbangan keamanan dan keselamatan.

  • Memahami Masa Lalu Melalui Musik

    KETIKA mengunjungi Maileppet di Pulau Siberut, Sumatra Barat, awal 1980-an, Gerard A. Persoon heran sekaligus terkesima atas sambutan yang diberikan Asak, tetua suku. Asak menyanyikan lagu Wilhelmus, dalam bahasa setempat, khusus untuknya.

  • Kurikulum Merdeka di Palestina

    OPERASI militer yang dilancarkan Israel di wilayah Gaza membuat para mahasiswa Palestina di Indonesia cemas. Mereka segera mencari informasi mengenai nasib keluarga, kerabat, dan teman. Terlebih, bukan hanya di Gaza, kekerasan terjadi di Hebron, sebuah kota di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel.

  • Serba-serbi Cincin Kawin

    SELAIN buku nikah, cincin kawin yang disematkan di jari manis sepasang pengantin menjadi tanda telah terikat sebagai suami-istri. Penggunaan cincin sebagai tanda maupun simbol kekuasaan atau ikatan telah dilakukan sejak lama. Tak heran bila cincin dianggap sebagai aksesoris yang paling simbolis. Cincin kawin yang dikenakan oleh wanita telah dikenal sejak zaman kuno. Cincin ini digunakan oleh bangsa Mesir, Yunani, dan Romawi. Tulisan-tulisan Mesir Kuno menjelaskan, penempatan cincin kawin di jari manis karena di jari tersebut terdapat pembuluh darah yang langsung menuju jantung. “Karena saraf yang ada di jari ini, orang yang bertunangan menyematkan cincin di jari keempat pasangannya, seakan-akan itu adalah representasi dari hati,” tulis Vincent M. Figueredo dalam The Curious History of the Heart: A Cultural and Scientific Journey. Hubungan antara jantung dan jari keempat di tangan kiri adalah hasil pengamatan dokter Mesir pada pasien yang merasakan sakit “di jantungnya”. Rasa sakit itu dimulai dari dada, lalu bergerak ke lengan kiri hingga ke jari keempat dan kelima. Berdasarkan hal itu muncul anggapan bahwa jantung dan jari keempat saling terhubung. Orang Romawi menyebut pembuluh darah di jari manis yang mengalir menuju ke jantung sebagai vena amoris atau “urat nadi cinta”.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.
bottom of page