Hasil pencarian
Cari di situs ini
10066 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- The Glorious Days of the Banten Sultanate
IT wasn't even noon yet, but the heat was already stifling. A gate welcomed us with the words “Welcome to Banten Lama Tourist Attraction”. Once upon a time, perhaps a welcome gate existed at the dock, welcoming migrants and traders who stopped by Banten Bay. In its time, Old Banten was a world-class trading port, one of the largest in the history of Nusantara. However, that prestige later vanished.
- Lima Generasi Mengabdi di Istana
LAZIMNYA di banyak kediaman pejabat atau orang penting, bidang-bidang tembok ruang tamu mereka berhias medali atau piagam penghargaan. Namun bukan itu yang jadi kebanggaan Endang Sumitra yang acap dijuluki “Kuncen Istana Bogor”. Ia lebih bangga menghiasi ruang tamu kediamannya di Bantarjati, Bogor dengan foto-foto kebersamaannya dengan enam Presiden Republik Indonesia –dari Soeharto hingga Joko Widodo– selama ia mengabdi di Istana Bogor.
- Transs, Pengusik Lagu Cengeng
MUSISI Fariz RM tak nyaman bila mendengar kata “reuni”. “Saya tu trauma sama reuni,” ujarnya kepada Historia di sebuah studio musik di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan. Perasaan itu muncul dari pengalaman. Rencana reuni tiga band terpenting yang pernah dibentuknya selalu menemui kegagalan. Salah satunya, Transs. Rencana reuni pernah dibicarakan dalam suatu pertemuan di antara mantan personel Transs di rumah Fariz di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan. “Eh Uce meninggal [tak lama kemudian]. Wibi meninggal juga, [karena] ginjal. Haduh… trauma kan aku.”
- Behind the Beauty of Policewomen
IN THE 1960s, the people of the capital were restless. Dozens of “tante girang”, a term for married women with high sexual desire or cougars, were rampant in Jakarta. Aside from it being a social problem, the cougar phenomenon was also seen as moral crimes.
- Karena Masa Lalu Maluku
SEBUAH undangan tertanggal 1 Juni 1981 dari Badan Persatuan Republik Maluku Selatan (RMS) dilayangkan ke segenap pengurus cabang. Isinya ajakan untuk memperingati gugurnya enam pejuang Maluku empat tahun silam “oleh tindakan kekejaman pemerintah Belanda”. Bendera kebangsaan dinaikkan satu tiang.
- Perlukah Materi Pelajaran Sejarah Diperbarui?
GANTI menteri, ganti kurikulum. Ungkapan ini rasanya sudah tak asing lagi bagi banyak orang, dan dirasakan para siswa di Indonesia. Dalam beberapa tahun sekali, kebijakan pendidikan di Indonesia seringkali mengalami perubahan. Hal ini diketahui sudah terjadi sejak era Orde Lama, dimana dunia pendidikan kerap dijadikan kendaraan politik, sehingga kepentingan-kepentingan penguasa seringkali dituangkan ke dalam kurikulum. Inilah yang kemudian menyebabkan kurikulum sekolah berubah-ubah tiap beberapa tahun sekali. (Tilaar, 2006:172).
- Membangun Bisnis di Tanah Tropis
PERJALANAN menuju “tanah harapan” tidaklah mudah. Dengan menunggang kuda, Catchick Edgar memulai perjalanan melewati daerah pegunungan di Bakhtiari, di mana malam begitu dingin dan perampok yang bersembunyi bisa kapan saja menyergap. Sesampai di pelabuhan Basra (kini Irak), dia berlayar menuju Madras sebelum meneruskan perjalanan melalui Kalkuta dan Singapura menuju Surabaya. Kakaknya, Galstaun Edgar, menyambutnya di pelabuhan.
- Sarkies Brothers, Kings of Hotel in Southeast Asia
Seeing the Dutch flag flying over the hotel, the Surabaya youths hit the roof. Failed negotiations to take down the flag led to a riot. Four young men approached and climbed to the top of the hotel. After lowering the flag and tearing off its blue color, they raised it again. People who gathered around the hotel welcomed them with excitement while shouting “Merdeka!” (Freedom!)
- Dutch East Indies Through the Lens of Onnes Kurkdjian
THE annual fair and market were a big hit. Not only locals, but also Europeans came to see the handicraft products and performances. During the event, Onnes Kurkdjian was busy taking pictures. He occasionally directed them so the pictures would turn out the way he wanted them to. In his studio, he also made pictures with a similar theme.
- Membidik Hindia Belanda Lewat Kamera
PAMERAN dan pasar raya tahunan berlangsung meriah. Tak hanya penduduk lokal, orang-orang Eropa pun datang untuk melihat produk-produk kerajinan dan pementasan. Selama acara berlangsung, Onnes Kurkdjian sibuk mengambil gambar. Sesekali dia mengarahkan agar menghasilkan foto yang sesuai keinginannya. Di studionya dia juga membuat gambar dengan tema serupa.
- Karier Pejabat Pemerintah
KENDATI harus dibaca secara hati-hati, siapapun yang meneliti dan menulis mengenai pergerakan nasional Indonesia tak bisa mengabaikan tiga karya penting Petrus Blumberger. Sebagai pejabat kolonial, dia memiliki akses terhadap sumber-sumber resmi, dari maklumat pemerintah hingga risalah parlemen Belanda.
- Elizabeth Taylor dari Indonesia
PETANG di pertengahan Juni 1972, kehebohan menyeruak di bandara Singapura. Orang ramai bertanya-tanya ketika melihat seorang perempuan cantik mirip aktris Hollywood: “Apakah Liz melawat ke Singapura?”




















