top of page



Tiga Bapa Suci dan Sepakbola
Selain Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI, Paus Yohanes Paulus II juga gila bola. Timnas Vatikan dibentuk di masa kepemimpinannya.


Kembara Leo Beenhakker dari Rotterdam hingga Karibia
Ajax dan Real Madrid menaruh hormat di masa duka Leo Beehakker, legenda di tepi lapangan yang ceplas-ceplos di balik kepulan asap cerutunya.


Gol Hantu yang Bikin Gaduh
Walau kontroversial, “gol hantu” acap terjadi dan lazimnya pihak yang diuntungkan selalu merayakannya. Tapi tidak dengan Igor Netto yang sportif.


Kasus Aneh Naturalisasi Ernst Wilimowski
Pemain pertama yang menorehkan quattrick di Piala Dunia. Namun kerumitan status kewarganegaraan membuatnya terlupakan dan dianggap pengkhianat.


Presiden Sukarno Memberangkatkan Timnas Indonesia
Dalam persiapan Olimpiade 1956 di Melbourne, Timnas Indonesia membekali diri dengan aneka pertandingan uji coba ke negara-negara Eropa Timur. Dilepas Presiden Sukarno dan diberi wejangan agar membawa nasi supaya punya cukup tenaga.


Jordi Cruyff di Bawah Bayang-bayang Sang Ayah
Kesulitan membebaskan diri dari beban nama besar sang ayah. Usai gantung sepatu beralih ke belakang layar bersama klub-klub kecil di Siprus, Israel, dan China.


Libero Handal Itu Bernama Bejo Sugiantoro
Walau kiprahnya di tepi lapangan tak se-“bejo” saat masih jadi pemain, nama “Bejo” Sugiantoro selalu harum dalam kenangan di persepakolaan Indonesia.


Delapan Diaspora Filipina di Barcelona dan Madrid
Jauh sebelum pemain naturalisasi Indonesia berkiprah di pentas Eropa, diaspora Filipina sudah lebih dulu pamer aksi dengan beragam rekor.


Denis Law dan Memorinya di Lapangan Hijau
Meniti jalan sepakbola dengan sepatu bekas dari tetangga. Berkali-kali memecahkan rekor transfer hingga jadi kunci trio Trinitas United.


Tujuh Petenis yang Berseragam Pasukan Zionis
Lina Gushko diteriaki “pembunuh bayi” saat bertanding. Ia bukan satu-satunya petenis yang pernah beseragam tentara pendudukan Israel.


Sampai Tua Bapak Gizi Indonesia Suka Berenang
Bapak Gizi Indonesia ini hobi berenang dan pernah memimpin persatuan renang Indonesia. Di usia senjanya masih kuat berenang lama.


Cerita dari Stadion Hoegeng di Pekalongan
Stadion ikonik dari Kota Batik Pekalongan. Disempurnakan monumen Hoegeng Iman Santoso yang jadi panutan fair play dan kejujuran.


Ayah Patrick Kluivert Legenda Sepakbola Suriname
Kiprah Kenneth Ramon Kluivert pesepakbola legendaris Suriname berjuluk Bossa. Konon di lapangan hijau lebih jago ketimbang Patrick Kluivert.


Cerita dari Stadion Diponegoro (Bagian II–Habis)
Berdiri sejak 1934, stadion tertua di Semarang ini memiliki keunikan berupa velodrome. Pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.


Kiprah Toni Pogacnik, Pelatih Timnas Indonesia Asal Kroasia
Toni Pogacnik menjadi pelatih terlama Timnas Indonesia. Membenahi cara dan teknik bermain timnas hingga mampu bersaing di level dunia.

Ads
Ads
Ads
bottom of page











