Hasil pencarian
Cari di situs ini
10064 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Marga T. Waktu Kuliah Kedokteran
SEORANG mahasiswi kedokteran bernama Karmila hamil setelah diperkosa Feisal dalam sebuah pesta. Feisal lalu menikahi si mahasiswi tadi. Feisal menyesali kejahatannya. Betapapun Karmila sulit menerima pemerkosanya, seorang jabang bayi kemudian lahir dari rahimnya. Karmila sulit menerima kenyataan itu mulanya. Namun sikap Feisal lama-kelamaan membuat Karmila bisa menerimanya dan anaknya. Begitulah sinopsis cerita film Karmila (1973). Di lain tempat, waktu, dan cerita, seorang mahasiswa kedokteran bernama Leo bertaruh dengan kawan-kawannya (termasuk Johny) bahwa dia bisa mendekati hati Siska. Siska merupakan adik Johny yang sedang patah hati karena tunangannya menikahi sahabatnya sendiri.
- Rektor Tak Lulus Kuliah
KEPUTUSAN bahwa rektor akan ditentukan oleh presiden mendapat soroton. Wewenang menunjuk rektor pernah dimiliki oleh Presiden Sukarno. Salah satunya, ketika dia mengangkat Kolonel M. Jasin, Panglima Kodam I/Iskandar Muda menjadi rektor pertama Universitas Syah Kuala (Unsyiah) di Banda Aceh. Penunjukan tersebut karena Jasin berhasil menciptakan keamanan di Aceh setelah membujuk Daud Beureueh, pimpinan DI/TII turun gunung. Didirikan pada 2 September 1961, Unsyiah merupakan perguruan tinggi negeri tertua di Aceh. Pendirian Unsyiah dikukuhkan dengan Kepres No. 161 tahun 1962 tanggal 24 April 1962. Tiga hari kemudian, Sukarno melantik Jasin menjadi rektor. Saat dilantik, Jasin enggan mengenakan pakaian resmi akademik. Dia dilantik dengan mengenakan pakaian militer. Menariknya, Jasin sebenarnya ingin melanjutkan studinya di Fakultas Hukum Unsyiah setelah gagal menyelesaikannya di Universitas Padjadjaran, Bandung, karena tugas militer. “Niat ini terpaksa saya tanggalkan juga, karena aneh bahwa seorang rektor juga menjadi mahasiswa di universitasnya sendiri,” kata Jasin dalam memoarnya Saya Tidak Pernah Minta Ampun kepada Soeharto.
- Sepuluh Gempa Dahsyat di Indonesia Sepanjang Abad 20
GEMPA berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, pada 23 Januari 2018. Pusatnya di 81 kilometer barat daya, kedalaman 10 kilometer, dan tidak berpotensi tsunami. Getarannya sampai ke Jakarta dan sekitarnya. Indonesia termasuk negara yang rawan gempa karena terletak di tengah-tengah Cincin Api Pasfik, di antara tiga pertemuan Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik. Tak heran sering terjadi guncangan ketika ada aktivitas subduksi di antara tiga lempeng itu yang tepatnya berada di sekitar Sumatera, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Indonesia Timur. Untuk kurun waktu sepanjang abad 20 (1900-2000) setidaknya sepuluh kali gempa dahsyat berkekuatan di atas 7,8 SR di sekujur wilayah Indonesia.
- Tujuh Gempa Lombok dalam Catatan Sejarah
IBU pertiwi tengah menangis. Jelang ulangtahunnya yang ke-73 dan pesta olahraga Asian Games XVIII, Indonesia dibuat sesenggukan oleh bencana gempa bumi dahsyat yang melanda Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8/2018), sekira pukul 19.46 WITA. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik gempa berada di 18 kilometer (km) barat laut Kabupaten Lombok Timur pada kedalaman 15 km. Guncangan yang mencapai 7,0 Skala Richter (SR) turut merobohkan ribuan bangunan dan memicu tsunami kecil. Hingga tulisan ini diturunkan, menurut data Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di laman bnpg.go.id, gempa tersebut sudah menelan 91 orang tewas dan 209 lainnya luka-luka. Gempa disebutkan sebagai gempa utama dari aktivitas Sesar Naik Flores yang dimulai sejak 29 Juli 2018, di mana turut mengguncang permukaan bumi dengan magnitudo 6.4 SR.
- Pertanda dari Gempa
PADA tahun saka memanah surya, dia lahir untuk menjadi narapati. Telah nampak tanda keluhurannya, bahkan selama dia ada dalam kandungan di Kahuripan. Saat dia lahir terjadilah gempa bumi, kepul asap, hujan abu, guruh, dan halilintar yang menyambar-nyambar. Gunung Kampud pun bergemuruh, membunuh para durjana. Penjahat musnah dari negara. Itulah tanda Batara Girinata menjelma bagai raja besar. Terbukti selama dia bertakhta, seluruh Jawa tunduk pada perintahnya. Di balik kisah mitologis dalam Nagarakrtagama itu, Jawa memang berulang kali diguncang gempa. Namun, bagi orang Jawa Kuno, bencana itu memiliki makna. Slamet Muljana dalam Nagarakrtagama dan Tafsir Sejarahnya menerjemahkan peristiwa yang dicatat Mpu Prapanca dalam karya monumentalnya itu sebagai kisah kelahiran Raja Hayam Wuruk. Peristiwa alam yang terjadi ditafsirkan sebagai isyarat keluhuran sang bayi. Seperti gempa bumi di Banupindah, hujan abu diikuti guruh dan halilintar. Segala isyarat kebesaran itu terlaksana setelah baginda dewasa dan memegang tampuk kepemimpinan. Kerajaan aman dan tenteram, bebas dari kejahatan.
- Sejarah Gempa dan Tsunami di Donggala Sulawesi Tengah
GEMPA berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, pukul 17.02 WIB. Sebelumnya gempa terjadi pukul 14:00 WIB dengan magnitudo 6. Gempa mengakibatkan tsunami setinggi 1,5–2 meter yang menerjang Palu dan Donggala. Setelah itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami pukul 17:36 WIB. Ratusan gempa susulan terus terjadi. Laporan terakhir pada 30 September 2018 korban meninggal sebanyak 832 orang. Korban kemungkinan akan terus bertambah. Menurut Masyhuddin Masyhuda kegiatan tektonis berupa gempa bumi ringan dan sedang sering terasa di Donggala, Sulawesi Tengah. Ini karena ada patahan (fault) Palu–Koro sepanjang 1000 km yang terentang dari Palu sampai Teluk Bone, hampir sejajar dengan barisan pegunungan Takolekaju.
- Djalimin Dizalimi Belanda
DR. Haji Ali Akbar, anggota DPR RI dari Partai Masyumi, membaca koran mingguan Sin Po, 27 April 1958, yang memberitakan seorang tahanan di penjara wanita Bukit Duri, Jakarta, bernama Djalimin berasal dari Padang, Sumatra Barat. Berita itu menyebut dia dihukum pemerintah Belanda karena membunuh empat orang Belanda pada masa revolusi. Sebagai wakil rakyat kelahiran Bukittinggi, Ali Akbar tergerak untuk mencari tahu nasib tahanan perempuan dari kampung halamannya itu. Dia mengajukan lima pertanyaan kepada pimpinan DPR RI melalui surat yang diterima pada 30 April 1958. Ketua DPR RI kemudian meneruskan pertanyaan Ali Akbar kepada Menteri Kehakiman melalui surat No. 6264/DPR-RI/1958 tanggal 2 Mei 1958. Pemerintah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjawab pertanyaan dari Ali Akbar. Sebab, pemerintah harus meminta penjelasan dari Jawatan Kepenjaraan yang menunggu keterangan dari Pengadilan Negeri Bukittinggi dan Pengadilan Negeri Padang. Akibatnya, pemerintan baru memberikan jawaban tertulis pada 22 November 1958.
- The Downfall of a Palace Tycoon
ASMAWI Lida was flipping through an old photo album given to him by his late father, Sulaiman Lida. Albeit a little shabby, each photograph was still vivid enough, depicting the closeness and friendship between President Sukarno and several state officials.
- Sultan Syahrir dan Ragam Muasal Manusia Indonesia
SULTAN Syahrir punya keyakinan bahwa dia masih punya darah keturunan Nabi Muhammad SAW. Mayor TNI AD itu sejak kecil sudah dikisahkan silsilah keluarganya yang darahnya masih berkelindan dengan Sayid Jalaluddin. Pria asal Palu, Sulawesi Tengah itu keluarga besarnya berasal dari suku Kaili. Para pendahulunya sampai membuat pohon silsilah untuk mengaitkan darah keluarganya dengan Rasulullah SAW. “Menurut kepercayaan orangtua, kami berasal dari Arab. Jadi ada keturunan dari Sayid Jalaludin yang menikah di Cikoang. Intinya menurut beliau-beliau (para pendahulu Sultan), Sayid Jalaluddin ini keturunan Rasulullah yang berperjalanan sampai ke Palu, Sulawesi Tengah,” kata Sultan kepada Historia.ID.
- Tak Ada Ras, Semua Manusia dari Afrika
PERDEBATAN lawas tentang asal-usul orang Indonesia kembali mengemuka setelah Agnes Monica dalam sebuah wawancara mengatakan tak punya darah Indonesia tapi punya leluhur dari Jerman, Jepang, dan Tiongkok. Warganet menuding Agnes tidak nasionalis dan enggan mengakui “darah Indonesia”-nya. Padahal, dalam wawancara tersebut, Agnes membicarakan “darah Indonesia” sebagai asal-usul keturunan (biologis), bukan statusnya sebagai warga negara (politis). Apa yang dikatakan Agnes bisa jadi benar. Dari Proyek DNA yang dilakukan Historia bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ditemukan bahwa leluhur orang Indonesia datang dari berbagai wilayah di dunia. Jurnalis Najwa Shihab, misalnya, dalam DNA-nya terlacak punya leluhur dari 10 tempat berbeda. Usaha para ilmuwan untuk meneliti keragaman dan evolusi manusia sudah dilakukan berabad lalu. Sejak abad ke-17 dan 18, para ilmuwan berusaha mengidentifikasi flora, fauna, dan manusia. Ilmuwan yang hidup di abad ke- 18, seperti Carolus Linnaeus, Johann Friedrich Blumenbach, dan Comte de Buffon berusaha mengklasifikasi semua makhluk hidup yang mereka teliti dalam kerangka kerja sistematis. Dalam berbagai sistem, manusia dikelompokkan menjadi subspesies berdasarkan geografi, warna kulit, dan sifat fisik. Usaha ini mulanya murni untuk kebutuhan penelitian biologi.
- Tetsu Nakamura Sang Samurai Kemanusiaan
LAIKNYA seorang samurai, Tetsu Nakamura tetap menyongsong permulaan hari dengan tegar betapapun di sekitarnya jamak ancaman. Rabu, 4 Desember 2019 itu ia teguh untuk berperjalanan jauh dari Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Afghanistan, menuju lokasi proyek kemanusiaan yang tengah dijalaninya, sekira 25 kilometer dari Jalalabad. Tak dinyana, di tengah jalan rombongan kendaraannya diserang kelompok bersenjata yang hingga kini belum jelas dari kelompok mana. Yang pasti, serangan itu bikin hari Rabu itu menjadi kelabu bagi keluarga Nakamura maupun segenap rakyat Afghanistan yang kehidupannya tertatih-tatih dikoyak konflik bersenjata. Selain Nakamura, beberapa staf dan anggota polisi yang mengawal rombongan juga dilaporkan tewas. Nakamura masih hidup saat dibawa ke rumahsakit di Nangarhar. Kondisinya kritisnya membuat Nakamura mesti dirujuk ke fasilitas kesehatan militer Amerika di Bagram. Namun dalam perjalanan ke landasan udara untuk bisa diterbangkan ke Bagram, Nakamura mengembuskan nafas terakhir di usia 73 tahun.





















