Hasil pencarian
Search this site
10003 hasil ditemukan dengan pencarian kosong
- Sambung Rasa dalam Sepotong Lumpia
JIKA berkunjung ke Semarang, Jawa Tengah, buah tangan yang paling dicari ialah lumpia. Makanan dengan kulit tipis dan isian rebung ini menyimpan sejarah perjumpaan masyarakat Tionghoa dan Jawa. Bermula dari sebuah komunitas, lumpia menjadi identitas Kota Semarang. Bahkan, makanan ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya. “Lumpia Semarang merupakan hasil perpaduan antara kuliner Tionghoa dengan kuliner lokal,” catat Nicholas Molodysky dalam Kuliner Khas Tionghoa di Indonesia. Pada akhir abad ke-19, Tjoa Thay Yoe, seorang pendatang dari Tiongkok datang ke Semarang untuk berdagang. Dia menjual makanan berbahan daging babi dan rebung di Pasar Johar. Dia bertemu dengan Wasih, seorang pedagang makanan berbahan udang dan kentang. Setelah lama berjualan bersama, keduanya jatuh cinta dan menikah.
- Doa Habib untuk Ratu Belanda
“KITA doakan Habib Rizieq Allah panjangkan umurnya. Jadi mimpin insyaallah di Indonesia. Yang kedua Allah pendekkan umur Megawati dan Pak Jokowi. Al-Fatihah,” itulah doa Habib Idrus dalam acara Maulid Nabi Muhammad Saw. di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta. Karuan doa ini jadi bahan debat publik. Sebab doa tersebut dianggap kurang pantas. Lebih dari seratus tahun lalu, seorang habib bernama Sayyid Usman bin Yahya juga pernah bikin geger karena doanya di Masjid Pekojan, Batavia, pada 2 September 1898. Dia mendoakan Ratu Wilhelmina panjang umur, sejahtera, dan sehat senantiasa. Dia juga berdoa semoga Kerajaan Belanda bersinar terang dan rakyat Hindia Belanda dikaruniai hasil bumi, perkebunan, dan tambang. Kemudian Habib Usman bin Yahya meminta pemerintah Hindia Belanda turut menyebarluaskan doa ini ke luar Batavia. “Ke antero Jawa, dan menurut Java-Bode yang menurunkan berita tentang doa ini sehari setelahnya, juga sampai ke Madura,” ungkap Nico J.G. Kaptein dalam “The Sayyid and The Queen: Sayyid Uthman on Queen Wilhelmina’s Inauguration on the Throne of the Netherlands in 1898”, termuat di Journal of Islamic Studies, Volume 9, Nomor 2, 1998.
- Bill Shankly dalam Kenangan
API “Si Merah” berkobar lagi. Liverpool FC langsung tampil “gacor” memulai musim barunya di Liga Inggris. Dari empat partai awal, tiga kemenangan disabet tim asuhan Jörgen Klopp itu. Aston Villa jadi korban terbarunya yang keok tiga gol tanpa balas pada matchday keempat di Stadion Anfield, Minggu (3/9/2023) malam. Di musim sebelumnya (2022-2023), Liverpool nyaris tanpa gelar. Dari berbagai kompetisi, Mohamed Salah dkk. hanya mampu memetik gelar FA Community Shield. Satu dari sekian faktor non-teknis kebangkitan The Reds ditengarai karena inspirasi legenda Bill Shankly yang melekat di jersey anyar tim musim ini. Mengutip laman resmi klub, 5 Mei 2023, jersey kandang tim menggunakan desain klasik serupa jersey skuad 1973-1974, di mana skuad 50 tahun lewat itu jadi musim terakhir Shankly menukangi Liverpool dengan tinggalan kenangan manis kemenangan Piala FA.
- Story Behind the Grave of a British Sailor at Bogor
Giant bamboo stalks towered overhead, providing shade in the Bamboo Garden on the west side of the Bogor Botanical Gardens (KRB) that afternoon of May 12, 2026. In the center of the garden stood a Dutch cemetery, although there was one grave with an English epitaph belonging to a former British Royal Navy (RN) officer: Captain Joseph Drury. “To the memory of Captn J. Drury, R.N., who died on the 1st of March 1835. Aged 51 years. Much regretted by his relatives and friends,” reads the epitaph on the gray marble headstone. Captain Drury’s grave is just one of 42 graves scattered across the 87-hectare garden. However, only 38 of the graves have legible inscriptions on their headstones, allowing for the identification of those buried there.
- Soeratman Keluarga Anggar
PADA suatu pagi, 1 September 1937, seorang serdadu mengamuk di tangsi Batalion Infanteri ke-8 tentara Koninklijk Nederlandsche Indische Leger (KNIL) di Rampal, Malang. Dia memegang klewang yang biasa dipakai serdadu KNIL. Setelah merobohkan istrinya, dia mengancam anak-anak dan perempuan lain. Seorang sersan Jawa kemudian mengambil sebilah besi dari pagar. Dengan besi dan kemampuan teknik bermain anggar, dia berhasil merobohkan serdadu mengamuk itu. Kejadian itu tercatat dalam koran-koran Belanda, seperti De Locomotief dan De Indische Courant edisi 17 Maret 1939. Koran tersebut menyebut, atas kejadian itu, sersan Jawa kelas satu bernama Soeratman dianugerahi penghargaan medali kehormatan Orde Oranje Nassau perak dan pedang. Bintang itu diberikan kepadanya dalam sebuah upacara militer yang mana atasannya memujinya.
- Terbit Tenggelam Partai Komunis di Negeri Matahari Terbit
PANGGUNG politik Jepang perlahan tapi pasti mulai diselingi pemimpin perempuan. Tak hanya Gubernur Tokyo yang kembali dijabat politikus perempuan, sebelumnya Nihon Kyōsan-tō (Partai Komunis Jepang/PKJ) pun diduduki perempuan. Pemilihan gubernur Tokyo pada 7 Juli 2024 untuk ketiga kalinya dimenangkan incumbent Yuriko Koike. Meskipun maju sebagai calon independen, ia turut didukung Jiyu-Minshuto (Partai Liberal Demokratik) yang merupakan partainya Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida. Pada 2016, Koike merupakan perempuan pertama yang menjabat gubernur Tokyo. Koike menang dengan angka 42,8 persen, mengalahkan calon independen lain, Shinji Ishimaru, dan politikus perempuan lain yang didukung PKJ, Renhō Saitō. Menariknya, PKJ untuk pertamakali dipimpin seorang perempuan sebagai ketua umumnya (ketum), Tomoko Tamura, yang kini juga masih duduk di Parlemen Jepang.
- Kisah Air Mancur Henk Ngantung
AIR mancur di Bundaran Bank Indonesia di Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat laksana oase di tengah hiruk pikuk jantung ibu kota. Letaknya di depan Bank Indonesia mendekati kawasan silang barat Tugu Monas, yang kerap langganan macet dan sesekali tempat berunjuk rasa. Orang-orang menyebutnya Air Mancur Bundaran Bank Indonesia atau Air Mancur Thamrin. Namun, nama air mancur ini awalnya melekat pada perancangnya, Henk Ngantung. “Air mancur Bundaran Bank Indonesia zaman dulu sebenarnya pada saat diresmikan namanya Air Mancur Henk Ngantung, Ngantung Fountain,” tutur Geni Ngantung, putri kedua Henk Ngantung, kepada Historia.ID.
- Horor Warsawa dari Mata Lensa Pewarta
SERIBU kata mungkin takkan cukup untuk menggambarkan horor di Polandia pada 13 September 1939. Namun, satu gambar saja sudah berbicara ribuan makna. Julien Bryan percaya itu. Sambil menahan pedih sejauh mata memandang di sebuah perkebunan kentang di pinggiran Warsawa, Bryan susah payah menekan nuraninya untuk membuka lensa kameranya. Di perkebunan dekat Jalan Ostroroga itu, mata Bryan menangkap sesosok jasad wanita. Darah kental mengucur dari dadanya. Sementara gadis cilik di sampingnya histeris tak tahu harus berbuat apa selain mencoba membangunkannya. Tangisnya begitu menusuk hati Bryan. Bryan insyaf tragedi semacam itu akan jadi pesan sangat kuat untuk para pemimpin di dunia Barat agar bertindak lebih dari sekadar menyatakan perang terhadap Jermannya Adolf Hitler. Sambil menguatkan hatinya, Bryan pun mengarahkan lensa kamera Leica-nya ke arah mereka.
- Korps Nyonya Belanda
SETELAH Negeri Belanda diduduki tentara Jerman pada pertengahan Mei 1940, di Inggris berdiri pemerintahan pengasingan Belanda. Raja Belanda, keluarganya, juga pengikutnya yang berada di Inggris pun bersiap untuk membebaskan Belanda. Di antara orang Belanda di Inggris, terdapat seorang perempuan berusia 38 tahun yang bekerja di perkantoran. Cornelia Elisabeth Dijserinck namanya. Perempuan kelahiran Haarlem, 1 September 1902 itu merupakan istri Arie Smit –kelahiran Gorinchem, 7 Mei 1898. Cornelia anak dari Vincent Dijserinck dan Hendrika Johanna Elisabeth Engelberts. Dia resmi menjadi Nyonya Smit-Dijserinck setelah menikah dengan Arie Smit di Bloemendaal pada 31 Juli 1923. Pasangan Smit-Cornelia punya dua anak: Jan Arie Smit (kelahiran Vlissingen, 8 Mei 1924) dan Johanna Christina Smit (kelahiran Vlissingen, 30 Januari 1929). Cornelia dalam banyak catatan lebih sering disebut Nyonya Smit-Dyserinck. Ketika Belanda mengungsi ke Inggris, sebagian perempuan Belanda bergiat di dunia perawatan kesehatan. Atas prakarsa Persatuan Wanita Belanda di Inggris, pada 23 Februari 1942 berdirilah Nederlandse Vrouwelijke Militaire Verpleegdienst (NVMV). Lembaga ini hanya organisasi medis dan tidak berstatus militer. Komite Palang Merah Belanda di London termasuk yang bersiap untuk pembebasan negeri Belanda. Perawat kesehatan amat dibutuhkan dalam misi tersebut.
- Ahmad Subardjo dalam Pusaran Revolusi
DUA hari setelah Proklamasi kemerdekaan, Presiden Sukarno menunjuk Ahmad Subardjo sebagai ketua panitia kecil yang bertugas merencanakan organisasi pemerintah pusat. Bersama Soetardjo Kartohadikoesoemo dan Alex Andries Maramis, Subardjo mengusulkan agar pemerintah membentuk sepuluh departemen dan enam menteri negara. Usulan tersebut disetujui oleh Sukarno dan anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). “Alasan hanya mengusulkan sepuluh departemen dan enam menteri negara agar pemerintah pusat dalam menghadapi keadaan gawat, dapat mengambil keputusan dengan segera, dan enam menteri negara dapat bergerak cepat untuk menghubungkan pusat dan daerah-daerah. Mereka dapat diutus oleh pemerintah pusat ke daerah-daerah di pedalaman, baik provinsi maupun daerah-daerah bawahan,” kata Ahmad Subardjo dalam otobiografinya, Kesadaran Nasional. Untuk memimpin Departemen Luar Negeri, Subardjo ditunjuk menjadi menteri luar negeri pertama. Sebagai negara baru merdeka, pemerintahan berjalan dengan fasilitas seadanya dan serba terbatas. Bahkan, Subardjo tidak memiliki kantor, pegawai, dan alat-alat kantor untuk menunjang tugasnya.
- Firaun yang Mengaburkan Gendernya
DI dalam peradaban Mesir kuno, kepemimpinan tertinggi didominasi oleh laki-laki. Sebagai firaun, raja memiliki peran sebagai penghubung antara para dewa dan manusia. Ia memimpin pasukan kerajaan yang besar dan tangguh. Meski begitu, sejarah mencatat takhta tertinggi kerajaan Mesir kuno pernah beberapa kali dipimpin oleh perempuan. Salah satunya adalah Hatshepsut. Hatshepsut adalah firaun perempuan yang berkuasa paling lama di Mesir, yakni sekitar 21 tahun (1479-1458 SM). Di bawah kepemimpinannya, Mesir mengalami kemajuan dan pembangunan yang pesat. Dia bahkan disebut-sebut sebagai salah satu firaun paling sukses karena berhasil mempertahankan kedamaian dan kejayaan Mesir. Semasa kekuasannya, dia memerintahkan sejumlah misi perdagangan yang sukses serta pembangunan berbagai monumen, kuil, dan tempat suci yang indah. Termasuk di antaranya empat obelisk raksasa di Kuil Amun di Karnak, serta berbagai karya seni yang memuji prestasi dan mengabadikan doa-doanya. Salah satu yang paling megah adalah kuil pemakamannya, Djeser-Djeseru (yang berarti “Yang Tersuci dari Yang Suci”), di kompleks Deir el-Bahri di tepi barat Sungai Nil, seberang kota Luxor, Mesir.
- Bang Jago Tak Terkalahkan itu Bernama Rocky Marciano
SIRINE meraung-raung memecah kesunyian malam di sebuah ladang jagung di Jasper County, Iowa, Amerika Serikat, 31 Agustus 1969. Sherif Darrel Hurley ditemani paramedis dr. John Maughan segera menuju lokasi jatuhnya sebuah pesawat berdasarkan laporan seorang saksi mata Coleen Swarts. Tak dinyana, mereka menemukan tiga mayat korban yang salah satunya adalah petinju legendaris Rocky Marciano. “Sherif Jasper County di lokasi mengatakan Marciano ditemukan tewas di dalam pesawat bermesin tunggal Cessna (172). Sementara jasad pilot Glenn Belz (37) dan penumpang lainnya Frank Farrell (23) ditemukan 500 meter dari bangkai pesawat,” tulis suratkabar Spokane Daily Chronicle edisi 1 September 1969. Sebelumnya, sekira pukul 21.05, Coleen melihat sekelabatan cahaya janggal di udara di kegelapan malam. Makin diperhatikan, Coleen makin insyaf hal ganjil itu adalah sebuah pesawat yang mesinnya mati hingga kemudian jatuh di tengah-tengah ladang jagung milik tuan tanah Henry Eilander. Pesawat menabrak sebuah pohon ek.





















