top of page

Hasil pencarian

Cari di situs ini

10075 hasil ditemukan dengan pencarian kosong

  • Generasi Para Penghibur

    ABU Bakar Bafagih muda diminta mengelola pabrik batik milik keluarga di Pekalongan. Namun, Bafagih tak punya minat berbisnis. Hatinya tertambat pada sandiwara stambul. Maka, dia pergi dari rumah, ikut rombongan kelompok stambul di Jawa Timur. Setelah keluar-masuk menimba ilmu di beberapa rombongan, dia membentuk kelompok stambulnya sendiri: Opera Valencia. Opera Valencia lantas hijrah ke tanah Priangan. Di Sumedang dia bertemu seorang biduanita tonil Sunda bernama Nyi Tjitjih. Terkesima, Bafagih mengajaknya bergabung. Gayung pun bersambut.

  • Di Balik Operasi Bayi Biru yang Bersejarah

    Film Something the Lord Made yang dirilis pada 2004 diadaptasi dari sebuah peristiwa bersejarah dalam dunia kedokteran, yaitu operasi bayi biru yang dilakukan seorang ahli bedah bernama Alfred Blalock di John Hopkins, Amerika Serikat pada November 1944. Dalam film yang disutradarai Joseph Sargent itu dikisahkan Blalock, diperankan aktor kawakan Inggris Alan Rickman, menerima tantangan untuk melakukan operasi terhadap seorang bayi perempuan berusia delapan belas bulan yang sakit parah dengan penyakit jantung sianotik yang fatal. Kelainan jantung ini menyebabkan tubuh pasien mungil tersebut tampak membiru. Menurut dokter bedah jantung, Wililiam S. Stoney dalam Pioneers of Cardiac Surgery, istilah “bayi biru” menggambarkan pasien dengan kelainan jantung bawaan yang mengedarkan darah arteri yang tidak jenuh. Hal ini menyebabkan perubahan warna kebiruan pada anak, yang paling terlihat pada bibir, mata, dan kuku. Meskipun terdapat banyak kelainan jantung yang menyebabkan “penyakit jantung sianotik”, namun yang paling umum terjadi setelah masa bayi adalah Tetralogy of Fallot (ToF), yang dinamai sesuai nama dokter Prancis, Etienne Fallot, yang pertama kali mendeskripsikannya secara akurat pada 1888. Dua ciri penting yang berkaitan dengan ToF adalah terhalangnya aliran darah ke paru-paru (stenosis paru) dan defek septum ventrikel yang besar (celah di antara dua bilik pemompaan jantung), yang memungkinkan darah vena biru disalurkan ke dalam sirkulasi sistemik.

  • Selamat Jalan Gogon, Si Rambut Jambul

    KABAR duka datang dari salah seorang pelawak anggota Srimulat yang memiliki ciri khas berambut jambul dan berkumis ala Adolf Hitler. Jhoni Margono, atau dikenal dengan Gogon Srimulat, meninggal dunia dalam usia 59 tahun, di sebuah rumah sakit di Kotabumi, Lampung, 15 Mei 2018 pagi. Lika-liku Gogon di panggung komedi terbilang singkat. Dia bergabung ke Srimulat pada 1982. Srimulat melambungkan namanya di dunia lawak tanah air. Gogon lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 31 Januari 1959. Gogon muda sebenarnya tertarik seni lukis. Dia bahkan bertekad menjadi seorang pelukis.

  • Kelakar Gus Dur dan Benny Moerdani Tentang Israel

    KECAMAN dan cerca mendera Abdurrahman Wahid alias Gus Dur usai menunaikan kunjungan ke Israel. Apalagi setelah kepulangannya, Gus Dur merekomendasikan peluang bagi pemerintah Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Gus Dur berkunjung ke Israel pada Oktober 1994 atas undangan Kantor Kepresidenan Israel. Di sana Gus Dur menyaksikan proses perdamaian Israel dengan negara-negara Arab. “Hubungan diplomatik itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi masa depan setelah perkembangan kian membaik antara negara-negara Arab dan Israel,” kata Gus Dur kepada wartawan di Jakarta menceritakan hasil kunjungannya ke Israel, diberitakan Berita Yudha, 7 November 1994.

  • Hubungan Gus Dur dan Yahudi

    BEBERAPA waktu lalu publik Indonesia dihebohkan dengan kabar normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia. Kabar tersebut muncul setelah beberapa bulan terakhir lima negara telah membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Mereka adalah Uni Emirat Arab, Maroko, Sudan, Bahrain, dan Bhutan. Sejumlah media di negara itu, seperti Jerusalem Post, mengklaim Indonesia masuk dalam daftar negara yang akan melakukan pemulihan hubungan politiknya dengan Israel, bersama Oman dan negara-negara Asia lainnya. Klaim tersebut membuat publik bertanya-tanya dengan sikap yang diambil pemerintah Indonesia.

  • Daeng Mangalle dan Konspirasi Melawan Raja Thailand

    BERHENTI berperang melawan maskapai dagang Belanda Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) bukan pilihan Daeng Mangalle. Pangeran Kerajaan Gowa ini tak sudi terhadap gencatan senjata VOC Belanda dengan Gowa. Maka ia pun meninggalkan Makassar. Mula-mula dia tiba di ujung barat Jawa. Di Banten, Daeng Mangalle diterima dengan baik oleh sultan Banten. Bahkan, Daeng Mangalle boleh menikahi Angke Sapiah, salah seorang putri sultan. Namun, ketenangan Daeng Mangalle di Banten terusik. Dia yang berusaha menjauhkan diri dari VOC, belakangan tahu VOC juga berada di Banten. Maka dia pun pergi dari Banten.

  • Awal Mula Munculnya Air Mata Buaya

    AIR mata buaya menggambarkan seseorang yang berpura-pura menangis atau sedih untuk menarik simpati orang lain.Istilah ini sangat populer. Bagaimana awal mula “air mata buaya” muncul? Menurut leksikografer Inggris, Susie Dent, ungkapan air mata buaya yang berarti menunjukkan ekspresi sedih yang tidak tulus berasal dari pertengahan abad ke-16. Dalam sebuah catatan tentang kehidupan Edmund Grindal, Uskup Agung Canterbury pada abad ke-16 termuat kalimat “Saya mulai khawatir, jangan-jangan kerendahan hatinya … adalah kerendahan hati yang palsu, dan air matanya adalah air mata buaya”.

  • Gerilyawan RI Disergap Sewaktu Mandi

    SETELAH ibukota RI Yogyakarta diserbu pasukan Belanda pada 19 Desember 1948, Batalyon Andjing NICA yang berada di –bawah komando Overste (setara letnan kolonel) Adrianus van Santen– daerah Banyumas bergerak ke Magelang. Batalyon ini bagian dari Brigade V KNIL. “Gerak maju yang spektakuler dari Brigade V melalui Pantai Utara, sepanjang lereng [Gunung] Slamet menuju dataran Jawa Tengah Selatan. Pasukan Andjing NICA, di bawah pimpinan komandan barunya yang populer, Mayor (sekarang lettnan kolonel) Van Santen, dengan cepat maju melewati Gombong,” demikian De Locomotief tanggal 8 Desember 1948 memberitakan laju Andjing NICA menuju Magelang.

  • Dulu Cabbage Patch Kids, Kini Labubu

    BONEKA Labubu tengah menjadi sensasi dunia. Boneka bertelinga panjang yang berujung lancip dan memiliki senyum nakal yang dihiasi dengan gigi-gigi runcing itu merupakan bagian dari The Monster, sekelompok karakter fiksi dalam buku cerita anak-anak yang diciptakan oleh Kasing Lung pada 2015. Seniman asal Hong Kong itu terinspirasi dari dongeng Nordik dan mitologi Viking. Setelah dirilis, The Monster sukses menarik perhatian masyarakat hingga menarik minat Pop Mart, perusahaan mainan karakter yang terkenal dengan konsep blind box, untuk memproduksi dan menjualnya dalam bentuk mainan tahun 2019. Di antara sejumlah karakter The Monster, Labubu yang paling terkenal. Popularitasnya semakin meningkat setelah bintang K-Pop Lalisa Manoban atau Lisa Blackpink mengunggah video tengah memeluk dan memegang boneka Labubu di akun media sosialnya beberapa waktu lalu. Unggahan wanita yang memiliki pengikut mencapai 104 juta di Instagram itu segera menarik perhatian banyak orang dari berbagai negara yang langsung memburu boneka tersebut.

  • Pejuang Tua dari Aceh dalam Perang Kemerdekaan

    SEWAKTU Kota Medan jatuh ke tangan tentara Belanda, pejuang dari berbagai tempat berbondong-bondong turun ke front Pertempuran Medan Area. Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai dari Langkat, Simalungun, Tapanuli, Tanah Karo, hingga Aceh. Kedatangan para pejuang ke Medan seiring dengan makin banyaknya pengungsi warga sipil dari Medan ke pedalaman. Pejuang Aceh yang turun ke front Medan Area punya misi khusus. Mereka lebih memilih menjemput lawan ke Medan daripada menunggu tentara Belanda memasuki tanah Aceh. Gelombang kedatangan pejuang Aceh ke Medan terjadi sekitar pertengahan Februari 1946. Tidak hanya pasukan laskar yang kebanyakan dari kelompok pemuda pejuang, pejuang tua dari Aceh juga turun ke front Medan Area.

  • Berkunjung ke Israel, Gus Dur Dikritik Tokoh NU

    MASYARAKAT dibuat heboh setelah foto lima orang warga NU bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog muncul di media sosial dan menjadi berita berbagai media. Pertemuan yang berlangsung di Israel itu menuai kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Mengutip laman nu.or.id, Savic Ali, ketua PBNU bidang media, IT, dan advokasi, menyayangkan terjadinya pertemuan itu. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai tindakan orang yang tak memahami geopolitik, tak mengerti kebijakan NU secara organisasi, serta perasaan seluruh warga NU. Pasalnya, Israel kini tengah menjadi sorotan dunia dan mendapat kecaman keras dari banyak pihak atas aksinya melakukan agresi terhadap rakyat Palestina.

  • Tentang Lambang PNI

    PUKUL enam pagi, dua jam sebelum acara dimulai, massa sudah memadati gedung Permufakatan Nasional di Gang Kenari, Jakarta. Mereka hendak mendengarkan pidato Sukarno, ketua umum Partai Nasional Indonesia (PNI), yang saat itu sudah tersohor sebagai singa podium. Gedung itu milik Muhammad Husni Thamrin, tokoh nasionalis dari Betawi yang banyak menyokong perjuangan PNI. PNI menggunakan gedung tersebut untuk berbagai kegiatan seperti rapat umum partai, rapat pengurus, kegiatan administratif, termasuk redaksi surat kabar partai, Persatuan Indonesia. Setiap rapat umum biasanya gedung dihiasi lambang PNI dan spanduk-spanduk yang membakar semangat rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

bg-gray.jpg
Tedy masuk militer karena pamannya yang mantan militer Belanda. Karier Tedy di TNI terus menanjak.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dua anggota legiun Mangkunegaran ikut serta gerakan anti-Belanda. Berujung pembuangan.
bg-gray.jpg
Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta merupakan buah kasih dokter misionaris Belanda bernama J.G. Scheurer yang dijuluki Dokter Tolong.
bg-gray.jpg
Rumah yang pernah digunakan untuk mendidik kesadaran politik rakyat. Kini sepi pengunjung.
bottom of page