top of page



Bukan Sekadar Perjalanan Rohani
Selama menunaikan ibadah haji, Presiden Sukarno melakukan serangkaian kegiatan kenegaraan.


Sukarno and The Prostitution Scandal in Denmark
A scandalous mess that tainted Indonesian diplomatic history: an Indonesian diplomat was reported to have provided a woman for Sukarno.


Jejak Putra Sang Fajar di Surabaya
Kota pertama tempat Sukarno ditempa menjadi aktivis politik terdepan dalam pergerakan nasional.


Dapur Perjuangan di Priangan
Astana Anyar bukan hanya rumah bagi pasangan Sukarno dan Inggit Garnasih, tapi juga markas kaum pergerakan.


Sukarno Bikin Pelat Nomor Sendiri
Sukarno meminta pelat nomor REP 1 ditolak kepala polisi lalu lintas. Sukarno pun membuat sendiri pelat nomor itu.


Herman Pieters Panglima Kesayangan Sukarno
Setelah berjuang mempertahankan kemerdekaan di Jawa, Herman Pieters kemudian menjadi panglima di kampungnya. Pangkatnya mentok sampai kolonel.


Seabad First Lady Fatmawati
Fatmawati menjahit Bendera Pusaka Merah Putih dalam kondisi hamil tua. Ia menjadi first lady pada masa revolusi kemerdekaan.


Sukarno dan Skandal Diplomat 20 Persen di Denmark
Kisah memalukan dalam sejarah diplomatik Indonesia. Seorang diplomat disebut-sebut menyediakan perempuan untuk Sukarno.


Mula Indonesia Mengutang pada IMF
Sukarno tak bisa menolak bantuan IMF. Stabilisasi ekonomi arahan IMF mendapat protes keras.


Dokter Mata Bung Besar
Dokter mata dengan segudang karya. Dipenjara dan menjadi eksil pascaperistiwa G30S 1965.


Hartini Dihina, Sukarno Murka
Tulisan bermuatan hinaan kepada istri presiden. Dulu di tembok rumah, sekarang di laman sosial media.


Sukarno Ditembak Pistol FN di Istana
Pelaku berhasil masuk ke Istana membawa pistol FN. Menembak Sukarno saat salat.


Tujuh Cerita Ringan Sukarno
Dari lagak Sukarno menunggang kuda hingga nyasar ke bioskop. Dari Kromo Lawi hingga Marhaen bakar jerami.


Lima Cerita Ringan Sukarno
Dari Sukarno makan sate sampai Nehru makan rebung. Dari singkong Marhaen sampai sersan mayor terasi.

Ads
Ads
Ads
bottom of page













