top of page



Suka Duka Juru Warta Istana Era Bung Karno
Bung Karno termasuk presiden yang cukup akrab dan hangat dengan wartawan. Namun, selain kesepakatan tak tertulis yang mesti dihormati para juru warta, mereka juga harus hati-hati dengan pengawal presiden.


Akhir Kabinet Sukarno dan Kemunculan Perdana Menteri
Kabinet presidensial yang dibentuk Presiden Sukarno tidak bertahan lama karena mendapat kritikan. Sistem pemerintahan berubah menjadi parlementer yang memunculkan jabatan perdana menteri.


Bung Karno dan Revolusi Teknologi Antariksa (Bagian II)
Bung Karno menaruh perhatian pada antariksa. Pembangunan Planetarium salah satu buktinya. Penting untuk menguak rahasia semesta tanpa sudut pandang takhayul.


Menata Koleksi Istana
Selama menjabat presiden, Sukarno mengumpulkan ribuan benda seni yang menjadi koleksi Istana Kepresidenan. Koleksi berharga ini menunggu sentuhan perawatan kemudian dipamerkan.


Bung Karno dan Revolusi Teknologi Antariksa (Bagian I)
Roket sebagai senjata sudah ada di Nusantara sejak abad ke-13. Roket sebagai eksperimen antariksa mewabah di kalangan mahasiswa sejak 1960-an. Menarik perhatian Bung Karno.


Pancasila Rawan Distorsi Bila jadi Alat Legitimasi
Pancasila rawan distorsi ketika dijadikan alat legitimasi oleh penguasa. Penulisan sejarah lahirnya Pancasila pun pernah dikaburkan sebagai upaya desukarnoisasi.


Desukarnoisasi
Desukarnoisasi terjadi pada masa Orde Baru. Upaya ini untuk mengecilkan bahkan menghilangkan peran Sukarno dalam sejarah Indonesia.


Menyaring Arus Globalisasi dan Ledakan Pluralisme dengan Pancasila
Karakter dan identitas bangsa Indonesia bertahan dari arus globalisasi karena Pancasila. Dasarnya titik temu simpel dari keragaman yang kompleks sejak dahulu kala.


Bung Karno dan Sepakbola Indonesia
Meski punya pengalaman kurang menyenangkan di lapangan sepakbola di masa kolonial, Bung Karno peduli dengan sepakbola nasional. Dia memprakarsai pembangunan stadion utama, mulai dari Lapangan Ikada hingga Gelora Bung Karno.


Cerita di Balik Popularitas Sukarno
Terpilihnya Sukarno sebagai presiden pertama Republik Indonesia tak dapat dilepaskan dari popularitasnya. Ia membentuk dirinya menjadi tokoh penting gerakan nasionalis sejak zaman kolonial Belanda dan semakin kuat di masa pendudukan Jepang.


Bung Karno dan Revolusi Teknologi Nuklir (Bagian II)
Ambisi Bung Karno memiliki bom atom sendiri untuk menjaga kedaulatan hanya dianggap “gertak sambal” oleh Amerika.


Sukarno, Romusha, dan Pendudukan Jepang di Indonesia
Sukarno bekerja sama dengan Jepang sebagai strategi mencapai kemerdekaan Indonesia. Dia pun terlibat dalam propaganda pengerahan romusha. Pilihan sulit yang membuatnya dicap kolaborator.


Bung Karno dan Revolusi Teknologi Nuklir (Bagian I)
Bung Karno tak ingin Indonesia tertinggal dalam perlombaan teknologi nuklir. Kerjasama dengan Amerika dan Soviet dibuat.


Jalan Sukarno Menuju Kursi RI-1
Sukarno terpilih menjadi presiden RI pertama dalam proses yang singkat. Tidak melalui pemilihan umum seperti sekarang, Bung Karno mendapat mandat secara aklamasi.


Menteri Urusan Makanan
Sukarno pernah berkata, persediaan makanan adalah soal hidup dan mati suatu bangsa. Di awal merdeka, Indonesia pernah memiliki menteri yang khusus menangani persediaan makanan rakyat.

Ads
Ads
Ads
bottom of page










