Pernah menjadi wartawan perang dan penerjemah dalam momen-momen penting sejarah dunia, Sosrokartono yang menguasai banyak bahasa menutup hidup dengan ilmu kebatinan.
Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, pasukan Soviet berusaha mencari jenazah Adolf Hitler. Penemuan jenazah mirip Hitler memicu spekulasi bahwa pemimpin Nazi itu memiliki doppelgänger atau sosok pengganti.
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
Jambi termasuk daerah sulit direbut pasukan payung dan Gadjah Merah Belanda. Diprioritaskan untuk direbut karena menjadi penghasil minyak buat Indonesia.
Selain mencerminkan kejamnya perang, kamp interniran merekam sisi-sisi humanisme yang dialami para tahanan. Kamp-kamp interniran itu kini tak berjejak lagi.
Belanda serahkan lagi tiga benda bersejarah kepada Indonesia. Arca Siwa, Prasasti Damalung dan sebuah Al-Quran direpatriasi untuk disimpan di Museum Nasional.
Alami malfungsi binatu dan toilet, kapal induk AS ditarik mundur usai operasi menyerang Iran. Kisah lebih getir pada Perang Dunia II dialami U-Boat Jerman.
Tradisi patungan masyarakat Betawi untuk membeli kerbau yang akan dihidangkan di hari Lebaran. Kebersamaan ini masih bertahan di tengah segala kemudahan.
The first and largest music studio in Indonesia to record sounds of artistic value, Lokananta continues to exist as a witness to the development of Indonesian music.
Starting as radio dramas in Cuba, the revolution paved the way for radionovelas to become telenovelas. This Latin American cinema spread to various countries, including to Indonesian television screens.
Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
The Dutch East Indies almost sent a football team to the Olympics but failed due to Dutch opposition. As consolation, a Dutch East Indies referee appeared in several matches, including the Olympics' football final.
Belum genap satu dekade berdiri, sebuah perusahaan pelayaran swasta nasional mengalami masalah pelik. Bahkan akhirnya pailit dan bangkrut. Dua kapalnya menjadi sengketa.
Tan Tjeng Bok was known as an actor for three eras. He was once the highest-paid artist, but his life ended in sorrow. He was buried in the Petamburan Public Cemetery.
Studio musik pertama dan terbesar di Indonesia yang merekam suara-suara bernilai baik dari segi artistik. Lokananta tetap eksis sebagai saksi perkembangan musik Indonesia.