Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.
Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, milisi Serbia memandu orang-orang kaya untuk “Sarajevo Safari”. Ibu hamil jadi yang termahal untuk diburu via senapan.
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
Antropolog AS mencatat aksi pembersihan PKI di Pulau Rote, NTT. Banyak orang tak bersalah menjadi korban hanya karena mereka menjadi pelanggan koperasi yang dikelola PKI.
Pemberi perintah eksekusi Tan Malaka disebut dalam dokumen rahasia AS. Walikota Surabaya ini membersihkan staf pemerintahan dari unsur PKI hingga ke tingkat RT.
Kisah Wim dan Hetty Wertheim dengan negeri keduanya, Indonesia. Wim, Indonesianis, yang dikenal sebagai salah satu tokoh pertama yang mempertanyakan G30S versi Orde Baru.
Banyak penelitian yang mengungkap bahwa pelaku peristiwa G30S tidak tunggal sebagaimana versi Orde Baru yang menyebut PKI sebagai satu-satunya dalang di balik peristiwa berdarah itu.