Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Pada masa senjanya NH Dini mengalami beberapa penurunan kesehatan. Namun ia tetap bangkit bahkan mendirikan pondok bacaan dengan bantuan teman-teman. Di akhir masa hidupnya NH Dini bahkan memenerima banyak sekali penghargaan yang membanggakan.
Pernikahan NH Dini dengan Yves Coffin seorang Diplomat Prancis membawanya mengembara ke berbagai negara. Dengan memiliki 2 anak tidak membuat kehidupan rumah tangganya mudah, namun sang sastrawan tetap menjadi jati dirinya.
Di masa tuanya, Henk Ngantung hidup memprihatinkan. Dikucilkan dan distigma PKI. Bahkan, pameran terakhir mantan gubernur DKI Jakarta ini diganggu aparat intelijen pemerintah.
The term “tante girang”, which means cougar, gained popularity in the 1970s, though the phenomenon had already been emerging for two decades prior. Popular literature captured it as a social portrait in Indonesia.
Westerling hidup di persembunyian, terlilit utang dan serba kekurangan. Sempat menawarkan diri jadi tentara bayaran. Menulis memoar penuh pembenaran segala tindakannya di Indonesia.
Westerling menawari Sultan Hamid II sebagai panglima APRA. Sultan Pontianak itu memerintahkan menyerang sidang kabinet RIS. Serangan tidak terjadi karena Hamid membatalkan niatnya.
Perjalanan hidup Westerling dari komandan pasukan khusus yang memimpin pembantaian dan kudeta menjadi pelarian. Masa tuanya serba kekurangan, terlilit utang, dan frustrasi mendalam.
Karena lahir di Turki, Westerling dianggap Ratu Adil. Ia membentuk pasukan Angkatan Perang Ratu Adil untuk mempertahankan negara federal. Unjuk kekuatan dengan menyerang TNI.
Westerling menjadi pengusaha angkutan setelah dibebastugaskan dari militer. Namun, ia tetap menjalin kontak rahasia dengan para serdadu dan membangun aliansi untuk kembali beraksi.
Westerling menganggap cara Belanda menghadapi kaum Republik dengan membawa ke pengadilan seperti memarahi anak kecil yang nakal. Ia memilih pembersihan dan pembunuhan.