Setelah mengundurkan diri sebagai Asisten Residen Lebak, Eduard Douwes Dekker berkelana ke berbagai negara Eropa. Dia menulis Max Havelaar dalam keadaan tak punya uang dan dikejar utang.
Subardjo giat menimba ilmu hingga studi hukum di Belanda. Aktif dalam Perhimpunan Indonesia hingga menghadiri berbagai forum internasional memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suhartoâs re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
Adam Malik dekat dengan pelukis ternama Indonesia dan mengoleksi karya mereka. Sebagian besar dari koleksinya menjadi fondasi awal berdirinya Museum Seni Rupa dan Keramik.
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Kendati dididik militer di Kadet Brastagi semasa revolusi fisik, Del Juzar merantau ke Jakarta jadi aktor di film-film Usmar Ismail. Berakhir jadi pengacara.
Keluarga van Roijen punya tempat dalam sejarah diplomasi Indonesia. Sang ayah jadi juru runding Belanda dalam perundingan Roem-Roijen dan penyelesaian sengketa Papua. Anaknya menjadi duta besar Belanda untuk Indonesia.
Penyanyi dan aktivis kulit hitam Amerika Serikat, Paul Robeson menyanyi lagu Indonesia Raya dalam aksi solidaritas mendukung kemerdekaan Indonesia. Suaranya juga hadir di KAA.
Melewati bermacam rintangan berbahaya, Batalyon Kala Hitam pimpinan Kemal Idris berhasil long march kembali ke Jawa Barat. Pesta ulang tahun dihelat untuk sang komandan. Serangan Belanda mengacaukannya.
Didirikan oleh seorang perwira intelijen Jepang untuk melawan militer Belanda di utara Sumatra, Barisan Harimau Liar berakhir sebagai gerombolan perampok.
Sekelompok perwira muda alumni Akademi Militer Yogya melakukan long march untuk bertugas di Sumatra. Sempat berurusan dengan gerombolan bersenjata lokal.
Tak satu pun serdadu Belanda diadili atas kejahatan perangnya di Indonesia, termasuk pembunuh Masdoelhak, sekretaris Bung Hatta pada 1948 dalam Operasi Kraai (Operasi Gagak) di Kaliurang, Yogyakarta.
Makanan ala kadarnya disuguhkan kepada rombongan Gubernur Militer Tengku Daud Beureueh. Cara seorang komandan di garis depan berunjuk rasa kepada atasan.