Orang-orang Jerman yang menentang Hitler berkumpul di Hotel Lutetia. Setelah Prancis diduduki Nazi, hotel mewah itu menjadi kantor intelijen militer Jerman.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
Josephine Baker menjadi mata-mata Prancis di masa Perang Dunia II. Bintang panggung keturunan Afrika-Amerika ini memanfaatkan koneksi dan kecerdikannya untuk mengelabui Nazi.
Sebegitu panjang perjalanan sejarah bangsa, banyak tokoh perempuan yang eksis di dalamnya. Namun aktivis perempuan tak menemukannya di historiografi Indonesia terbaru.
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
Ketajaman mata pisaunya membuat perkakas dapur ini menjadi senjata andalan para petarung. Mulai dari pesilat, preman, hingga pecarok menggunakan Pisau Cap Garpu.
Kumis dalam sejarah masyarakat Eropa tidak semata-mata selera pribadi, tetapi juga dipengaruhi kontrol sosial hingga citra pahlawan militer yang heroik.
Lima jilid buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global baru saja dirilis. Ahli arkeologi prasejarah mengkritisi buku babon sejarah ini.
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Pasca-Peristiwa 9/11, otoritas Amerika menyatakan kondisi udara aman. Kenyataannya berlainan. Kini arsip-arsipnya diungkap ke publik oleh Zohran Mamdani.
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Agustus 1965, Sutan Sjahrir dirawat di Swiss untuk mengobati penyakit stroke yang menggerogoti tubuhnya, Poppy (Istri Sutan Sjahrir) setia mendampingi Sjahrir hingga akhir hayat.
Pada 1945, Bote yang mulai dipanggil dengan Wolter pergi ke Makassar melanjutkan pendidikannya. Di sana ia ustru ditugasi menyerbu gedung-gedung yang diduduki Belanda dan menangkapi para perwira Belanda.
Perjuangan Hatta dan Sjahrir terhenti sementara karena ditangkap oleh pemerintah kolonial Belanda dan dibuang ke Boven Digul tahun 1934, kemudian saat dipindahkan ke Banda Neira mereka memutuskan menempati rumah yang sama.
Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran penting Tiga Serangkai: Sukarno, Hatta, dan Sjahrir. Berbeda dengan Sukarno dan Hatta, masih banyak orang yang tidak terlalu familiar dengan sosok Sjahrir.
Sebagai revolusioner yang terus melawan pemerintah Belanda, dan bahkan melawan PKI, Tan pun jadi buron yang harus terus mengganti-ganti identitas dirinya.
Tan Malaka bersama kaum revolusioner tak puas dengan langkah diplomasi pemerintah. Mereka pun membentuk volksfront untuk memperjuangkan kemerdekaan 100%.
Seperti anak-anak Minangkabau pada umumnya, Tan Malaka mengisi masa kecilnya dengan pendidikan agama dan silat. Pada usia 16 tahun, Tan Malaka pun melanjutkan pendidikannya ke Belanda.
Pada Juli 1825, pasukan Belanda pun menyerbu kediaman Diponegoro.
Namun, Diponegoro berhasil lolos bersama istri dan pasukannya ke arah barat. Mereka pergi menuju tempat persembunyian yang aman, yaitu Gua Selarong.
Pada tahun 1955 Bandung menjadi saksi hidup diadakannya Konferensi Asia-Afrika (KAA) yang bertempat di Gedung Medeka.
Diikuti oleh 29 negara dengan semangat berkobar melawan kolonialisme.
Sukarno merupakan presiden RI yang sangat mencintai seni. Ia pun suka meluangkan waktunya untuk melukis. Ia sempat melukis di sarang DI/TII yang membahayakan dirinya.