top of page



Tujuh Pemeran Film Pengkhianatan G30S/PKI
Mulai dari seniman profesional hingga tentara terlibat dalam film Pengkhianatan G30S/PKI. Inilah tujuh pemeran film propaganda Orde Baru itu.


Film Pengkhianatan G30S/PKI dan Fakta Sejarah
Setidaknya, ada lima ketidaksesuaian antara materi yang dikisahkan film G30S/PKI dengan fakta sejarah sebenarnya.


Anak Pahlawan Revolusi Kecewa Film Pengkhianatan G30S/PKI
Anak jenderal korban peristiwa G30S 1965 kecewa dengan film Pengkhianatan G30S/PKI karena tidak menceritakan konteks sosial yang terjadi saat itu dan menonjolkan peran Soeharto.


Pembersihan PKI di DPRD Yogyakarta
PKI pernah menjadi partai paling kuat di Yogyakarta. Anggotanya dibersihkan dari DPRD setelah peristiwa 1 Oktober 1965.


Indikasi Kebangkitan PKI
Simposium anti-PKI hakulyakin PKI akan bangkit lagi. Mereka sudah melihat tanda-tandanya.


Tuntut PKI Membubarkan Diri
Simposium meyakini PKI masih eksis dan menuntutnya membubarkan diri. Padahal, PKI sudah dibubarkan 50 tahun lalu.


Seruan Jihad dari Simposium Anti-PKI
Simposium anti-PKI menolak rekonsiliasi formal. Jika negara minta maaf, mereka akan jihad.


Gabungan Ormas Siapkan Simposium Tandingan
Gabungan ormas akan mengadakan simposium tandingan karena menganggap Simposium Nasional 1965 cenderung membela PKI.


Pelabelan PKI, Stigmatisasi Paling Kejam
Ada banyak pelabelan di negeri ini. Tapi, label PKI paling kejam.


Elizabeth Ida dan Gambar yang Bicara
Seorang perupa mengangkat kejahatan kemanusiaan pada 1965 menjadi tema karyanya. Dekonstruksi tanpa provokasi.


Kisah Semaoen dan Suratnya untuk Komintern
Penjelasan mengenai kondisi partai yang kehilangan pemimpin akibat penangkapan. Kecewa karena korupsi.


Kakek Andi Noya Dibunuh Massa Anti-PKI
Massa anti-PKI menghabisi orang yang tidak ada sangkut pautnya dengan PKI. Salah satunya kakek Andy Noya.


Dituduh Komunis, Gubernur Bali Dihilangkan
Konflik di tubuh PNI membuat seorang Sukarnois dituduh komunis. Dihilangkan setelah peristiwa G30S.


Alasan Sarwo Edhie Memimpin Operasi Pembunuhan Massal PKI
Sarwo Edhie Wibowo marah karena teman dan pelindungnya, Jenderal TNI Ahmad Yani menjadi korban Gerakan 30 September 1965.


Badan Ekonomi "Sama Rata Sama Rasa"
Tak ingin keduluan, kaum komunis di Sumatera Timur membentuk badan untuk memperjuangkan perekonomian rakyat.

Ads
Ads
Ads
bottom of page













